MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Desember 2019 11:50
Hingga November, Kasus Kebakaran Meningkat

Satu Rumah di Desa Binusan Kasus Terakhir

LAWAN API: Petugas Disdamkar Nunukan berusaha melakukan pemadaman api yang melahap rumah Munawan di Desa Binusan, Selasa (10/12).

PROKAL.CO, NUNUKAN – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menghanguskan satu unit rumah milik Munawan di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, Selasa (10/12).

Rumah yang jadi korban dihuni tiga orang dewasa dan enam anak-anak. Namun, saat kejadian rumah Munawan tidak berpenghuni. Sementara penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik sekira pukul 17.20 Wita. Api dapat dipadamkan sekira 30 menit kemudian.

“Informasinya diduga korsleting. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Nunukan, Rachmaji Sukirno.

Sementara itu, dari data Disdamkar Nunukan di tahun 2018 pada  periode yang sama (Januari-November), jumlah kasus kebakaran sebanyak 35 kejadian. Sementara di 2019 per-November sudah mencapai 100 kejadian.

Rachmaji mengatakan, kebakaran kebanyakan melanda di daerah padat penduduk dan di daerah pelosok pada sejumlah kecamatan. Selain itu, kebakaran juga banyak melanda lahan.

“Ya, kebakaran ini banyak melanda daerah kecamatan. Di daerah kecamatan, peralatan kita terbatas di mana terkadang menjadi kendala personel di lapangan lakukan pemadaman. Namun, hasil akhir pemadaman tetap dilakukan secara 100 persen,” ungkap Rachmaji.

Tentu dengan meningkatnya jumlah kebakaran menjadi bahan evaluasi petugas pemadam kebakaran ke depannya. Selanjutnya apa yang seharusnya dilakukan jika kembali dihadapkan keadaan demikian, peran serta masyarakatlah yang diharapkan. Karena memang masyarakat yang paling banyak membantu.

“Kalau di kecamatan luar Nunukan, memang kita akui keterbatasan personel bahkan peralatan pun demikian. Untuk itu peran serta masyarakat juga intansi terkaitlah yang seharusnya diharapkan dalam menangani hal ini ke depannya,” terang Rachjmaji.

Dirincikan, selama 2019 kebakaran lahan sebanyak 65 kejadian disusul kebakaran rumah, ruko , kios BBM, dan kandang 34 kejadian. Dari semua kejadian, jumlah kerugian ditaksi sebesar Rp 1, 160 miliar. (raw/ana)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers