MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Desember 2019 11:49
ASN, TNI/POLRI ‘Diharamkan’ Dukung Calon Perseorangan
JELANG PILKADA: KPU Nunukan saat menggelar sosialisasi sinergitas bersama media massa demi suksesnya Pemilu 2020.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Status ASN, TNI dan Polri ‘diharamkan’ memberi dukungan terhadap calon perseorangan pada pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2020.

 KPU Nunukan memastikan pendukung yang berstatus tidak memenuhi syarat (TMS) tak akan lolos dari verifikasi dukungan calon perseorangan.

Itu dipastikan Komisioner KPU Nunukan Kaharuddin kepada awak media ketika melakukan sosialisasi sinergitas bersama media massa belum lama ini.

Apalagi KPU, kata Kaharuddin, dibantu dengan apliaski Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Silon adalah aplikasi yang dibuat oleh KPU RI bekerja sama dengan pengembang universitas ternama di Indonesia.

Dengan aplikasi tersebut, KPU akan mendeteksi secara otoamtis kartu tanda penduduk (KTP) yang tidak beridentitas Nunukan. Sehingga saat verifikasi akan terdeteksi daerah pemilihan yang bersangkutan.

“Di KTP itu kan tercantum kabupaten, provinsi, kecamatan dan desa, ketika itu berbeda dengan daerah pemilihan yang bersangkutan, itu akan terlihat atau terdeteksi di apliaski Silon, dan juga akan terverifikasi saat verifikasi administrasi,” ujar Kaharuddin.

Kaharuddin memastikan kemungkinan lolos itu kecil, karena tetap akan dilakukan verifikasi faktual, dan masih banyak jenjang verifikasi lainnya yang membuat pendukung TMS tidak bisa lolos verifikasi.

“ASN, TNI dan juga Polri ber-KTP masing-masing daerah kemudian mendukung, di aplikasi akan terlihat, status pekerjaanya sebagai apa. Kemudian, saat verifikasi juga akan terdeteksi pekerjannya apa, terutama saat verifikasi faktual,” tambah Kaharuddin.

Jika juga ditemukan, maka ASN, TNI/Polri yang bersangkutan akan dicoret. Karena sudah jelas di TMS kan. Terkecuali ASN, TNI/Polri sudah pensiun.

“Jika sudah pensiun, masuk dalam kategori memenuhi syarat dukungan. Regulasi PKPU pencalonan, mengatur sedetail mungkin verifikasi sampai faktual. Ketika itu ditemukan, artinya ASN terdeteksi mendukung ada sanksi di Undang-Undang ASN, Sanksi netralitasnya dan sebagainya,” beber Kaharuddin. (raw/ana)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Februari 2020 11:28

Warga Diimbau Hemat dan Tampung Air

NUNUKAN – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan mengimbau…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:23

Nelayan Rumput Laut Diminta Jaga Kualitas

NUNUKAN – Pembudidaya rumput laut harus menjaga kualitas. Ini demi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:59

Embung Kering, Warga Keluhkan Tak Dapat Air

NUNUKAN – Dampak keringnya Embung Bolong milik Perusahaan Daerah Air…

Senin, 17 Februari 2020 06:41

Hendak Balap Liar, Belasan Oknum Pelajar Diamankan

NUNUKAN — Setidaknya ada belasan oknum pelajar beserta motor yang…

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…

Kamis, 30 Januari 2020 15:14

Coba Berangkatkan WNI Via Jalur Ilegal, JM Diamankan

NUNUKAN – Pria paruh baya berinisial JM (30), diamankan polisi…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

Deteksi Dini Corona Terus Dilakukan

NUNUKAN – Untuk mencegah dan juga mendeteksi dini virus corona,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers