MANAGED BY:
RABU
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Desember 2019 11:23
Minim Anggaran, Jalan Longsor Tak Tersentuh Perbaikan
BERBAHAYA: Jalan penghubung Desa Salimbatu-Desa Silva Rahayu yang mengalami kerusakan sejak 2015 ini sudah nyaris putus.

TANJUNG SELOR - Tanah longsor yang terjadi di jalan poros Desa Salimbatu-Desa Silva Rahayu hingga saat ini tak kunjung dilakukan perbaikan oleh pemerintah daerah (Pemda). Akibatnya, jalan longsor sudah yang terjadi sejak tahun 2015 silam itu nyaris putus. Bahkan saat ini jalan itu hanya tersisa kurang lebih 1 meter.

Kepala Desa Salimbatu, Asnawi mengatakan, longsoran itu sudah terjadi sejak 2015 silam. Dan dari desa sebenarnya sudah beberapa kali mengusulkan di dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) desa.

"Usulan itu kami sampaikan dengan harapan jalan itu bisa secepatnya dibangun oleh pemerintah," ungkap Asnawi kepada Radar Kaltara. Jalan, sambung Asnawi, sangat penting. Karena jalan itu merupakan akses penghubung masyarkakat Salimbatu, Silva Rahayu dan Kelubir serta beberapa desa lainnya yang ada di Salimbatu. "Tahun ini kami juga sudah usulkan. Tapi belum juga ada perbaikan," bebernya.

Ia mengungkapkan. hampir setiap tahun jalan itu selalu diusulkan kepada pemerintah agar segera dilakukan perbaikan. Oleh karena itu dirinya berharap kepada pemerintah agar dapat segera memperbaiki jalan tersebut. Apalagi saat ini titik longsor itu tidak hanya terjadi di satu titik. Tapi kurang lebih ada 5 titik.

"Kami dari desa terus terang saja tidak ada anggaran untuk melakukan perbaikan jalan itu, dan jalan itu juga bukan menjadi skala desa, karena bukan aset desa," sebutnya.

Sehingga, anggaran desa tidak dapat mengakomodasi perbaikan jalan tersebut. Dari desa hanya bisa membantu melalui bantuan pihak perusahaan melalui dana corporate social responsibility  (CSR). "Tapi, bantuan itu hanya sebatas untuk menyiring saja. Kalau untuk menimbun dan sebagainya tidak ada kemampuan dari desa untuk mengakomodasi kegiatan tersebut," bebernya.

Meski tidak dapat merincikan secara pasti berapa kebutuhan anggaran untuk perbaikan. Namun ia meyakini bahwa perbaikan jalan itu akan membutuhkan anggaran yang cukup besar. Apalagi saat ini longsoran jalan itu sudah semakin parah.

Sementara, Bupati Bulungan, H. Sudjati menyapaikan, sekarang ini terus terang saja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan masih sulit. Karena anggaran untuk perbaikan belum ada. "Jadi kalau sekarang ini kita masih kesulitan kalau harus memperbaiki longsoran itu. Apalagi biaya yang dibutuhkan cukup besar," sebutnya

Sebenarnya keuangan daerah bisa saja mengakomodasi perbaikan jalan itu. Akan tetapi semua itu akan berdampak terhadap sejumlah kegiatan lainnya. "Anggaran kita tahun 2020 nanti nominalnya masih sama dengan tahun ini," bebernya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan, Fakhrudin mengatakan, ruas jalan itu merupakan salah satu ruas jalan yang dahulunya telah diserahkan kepada  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Namun berjalannya waktu, jalan itu dikembalikan lagi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan.

“Untuk perbaikan, kami akan coba usulkan di anggaran 2021, kalau anggaran 2020 sudah tidak bisa, karena sudah berjalan,” ungkap Fakhrudin

Sebenarnya DPU-PR juga telah bersurat kepada pihak perusahaan yang beroperasi di desa tersebut, hanya saja sampai saat ini belum ada jawaban dari pihak perusahaan. “Kita sudah bersurat, tapi tidak ada jawaban dari pihak perusahaan,” bebernya.

Selain perusahaan, pihaknya juga akan mencoba mengusulkan perbaikan kepada Pemprov Kaltara atau pemerintah pusat. Untuk kebutuhan anggaran perbaikan jalan itu diperkirakan membutuhkan kurang lebih Rp 3 miliar. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Rabu, 27 Oktober 2021 16:39

Di Kaltara, 14 Desa Terpencil Teraliri Listrik

TANJUNG SELOR – Di momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN)…

Rabu, 27 Oktober 2021 13:08

Gubernur Zainal Lantik 26 Pejabat Eselon II Hasil Job Fit

  TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H.…

Rabu, 27 Oktober 2021 11:31

HADEHHH...!! Di Kaltara, Tarif RT-PCR Masih Rp 525 Ribu

PEMERINTAH menurunkan tarif tes real time polymerase chain reaction (RT-PCR)…

Selasa, 26 Oktober 2021 22:15

Binda Kaltara Vaksinasi Masyarakat dan Pelajar

TANJUNG SELOR – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kaltara menggelar…

Selasa, 26 Oktober 2021 13:37
Buntut Pemukulan Kapolres Nunukan kepada Anak Buahnya

Selain Kapolres Nunukan dan SL, Wakapolres Juga Akan Diperiksa Polda Kaltara

TANJUNG SELOR - Video viral tindak kekerasan yang diduga dilakukan…

Senin, 25 Oktober 2021 12:55

Kaltara Targetkan 2024 Buka Keterisoliran Wilayah

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) genap berusia sembilan…

Senin, 25 Oktober 2021 12:54

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

TANJUNG SELOR - Mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19 di Kaltara, masyarakat…

Senin, 25 Oktober 2021 12:47

Penghargaan bagi Pelaku Sejarah, Hari Jadi 25 Oktober

Terhitung mulai tahun 2021, Hari Jadi atau Hari Ulang Tahun…

Senin, 25 Oktober 2021 12:44

Kaltara untuk Indonesia

TANJUNG SELOR – Sejak terbentuk sebagai daerah otonomi baru (DOB)…

Senin, 25 Oktober 2021 12:40

Selesaikan Misi, Ahim Digendong Gubernur

TANJUNG SELOR - Ibrarim Rusli sukses menyelesaikan misi lari dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers