MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 11 Desember 2019 13:31
Perketat Razia Penumpang Kapal Laut

Cegah WNI Keluar Negeri Ilegal

DIPERIKSA: Sejumlah penumpang kapal resmi yang baru tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan diperiksa personel gabungan untuk mencegah calon WNI non prosedural, Selasa (10/12).

PROKAL.CO, NUNUKAN –  Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan melakukan razia gabungan bersama instansi terkait di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, dengan memeriksa identitas sejumlah penumpang kapal resmi yang baru tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Selasa (10/12). Razia tersebut untuk melakukan identifikasi keluarnya Warga Negara Indonesia (WNI) non procedural dari Indonesia ke Malaysia,

Setidaknya ada puluhan warga dari luar Nunukan terjaring razia saat itu. Penumpang yang notabenenya bukan warga asli Nunukan tersebut, mengaku hanya sekedah mencari kerja di Nunukan, mengujungi kelurga di Nunukan bahkan ada yang sekadar liburan di Nunukan.

Kepala BP3TKI Nunukan, AKBP Hotma Victor Sihombing mengatakan, kedatangan para penumpang yang bukan beridentitas asli Nunukan tersebut, langsung ditanyakan maksud dan tujuannya pergi ke Nunukan.

“Ya, jadi harus ketahui niat dan maksud keberadaan mereka di Nunukan itu dalam rangka apa. Karena mereka identitas KTP-nya, bukan identitas KTP Nunukan, sehingga keberadaan mereka di Nunukan harus benar-benar kita dalami dalam rangka apa,” ujar Hotma kepada sejumlah awal media.

Dari hasil pendalaman, total 35 penumpang yang terjaring razia, masing-masing menyampaikan kedatangan mereka, hanya bertujuan untuk berpindah kependudukan, mengunjungi keluarga yang sakit, mencari pekerjaan, hingga menghadiri acara pernikahan keluarga.

Meski dengan alasan demikian, Hotma tidak percaya begitu saja. Pihaknya tentu akan mendalami kebenaran niat mereka tersebut datang ke Nunukan. Jika memang benar apa yang dilakukan sesuai yang dikatakan, maka yang bersangkutan akan dipantau hingga keperluannya di Nunukan selesai.

“Tanpa terkecuali jika ada yang punya keperluan di luar Nunukan atau ke Malaysia, KTP yang bersangkutan akan kita pegang sampai keperluannya di Malaysia selesai. Kemudian beli tiket ke Nunukan dan setelah sampai di Nunukan, baru akan kita kembalikan KTP-nya,” tambah Hotma.

Sementara itu, bagi mereka yang tidak bisa memberikan alasan dan tujuan keberadaan mereka di Nunukan, BP3TKI akan langsung memulangkan kembali yang bersangkutan ke kampung halamannya secara gratis.

Pasca razia, sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi para penumpang atau warga dari luar daerah tersebut berniat untuk bekerja secara non prosederal ke wilayah Malaysia. Razia pun akan dilakukan berkelanjutan khusus untuk penumpang dari kapal laut. “Ya, beberapa waktu ke depan, nanti kita juga akan lakukan pemeriksaan lagi di kapal-kapal swasta juga. Jadi razia ini berkelanjutan,” beber Hotma.

Dari data PB3TKI, rincian 35 orang yang terjaring razia di antaranya 17 orang laki-laki, 16 orang perempuan, 1 anak perempuan dan 1 anak laki-laki 1. Tujuan daerah ada yang ke Sebatik dengan alasan acara keluarga. Selain itu juga ada yang mengaku ingin bekerja di Sebatik. selain itu juga ada yang beralasan berobat, kemudian mencari kerja di kecamatan lain seperti di Sebuku, bahkan ada yang sekadar liburan semata. (raw/zia)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Februari 2020 11:28

Warga Diimbau Hemat dan Tampung Air

NUNUKAN – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan mengimbau…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:23

Nelayan Rumput Laut Diminta Jaga Kualitas

NUNUKAN – Pembudidaya rumput laut harus menjaga kualitas. Ini demi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:59

Embung Kering, Warga Keluhkan Tak Dapat Air

NUNUKAN – Dampak keringnya Embung Bolong milik Perusahaan Daerah Air…

Senin, 17 Februari 2020 06:41

Hendak Balap Liar, Belasan Oknum Pelajar Diamankan

NUNUKAN — Setidaknya ada belasan oknum pelajar beserta motor yang…

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…

Kamis, 30 Januari 2020 15:14

Coba Berangkatkan WNI Via Jalur Ilegal, JM Diamankan

NUNUKAN – Pria paruh baya berinisial JM (30), diamankan polisi…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

Deteksi Dini Corona Terus Dilakukan

NUNUKAN – Untuk mencegah dan juga mendeteksi dini virus corona,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers