MANAGED BY:
MINGGU
28 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 11 Desember 2019 13:21
Dukungan Independen Bisa Ditolak

Verifikasi Faktual Menentukan

MENUJU PILKADA: Sosialisasi Bawaslu dan KPU Kota Tarakan bersama media di ruang rapat Bawaslu Tarakan, Selasa (10/12).

Bawaslu Tarakan tengah melakukan survei indeks kerawanan pemilu (IKP) 2019 hingga 17 Desember mendatang. Pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Tarakan 2018, IKP menunjukkan tren menurun atau membaik. Namun menjadi catatan bagi Bawaslu ke depan mengenai Pilgub Kaltara 2015.

Seperti diketahui dalam Pilgub 2015 sempat diwarnai unjuk rasa dan kericuhan, pada Rabu 16 Desember dan Sabtu 19 Desember. Kericuhan muncul akibat ketidakpuasan dari salah satu pendukungan pasangan calon.

Ketua Bawaslu Tarakan Sulaiman mengungkap kondisi Tarakan khususnya saat ini, tak banyak manuver masyarakat. “Pemilu di Tarakan sudah mendekati angka ringan dalam hal indeks. Adapun survei indeks kerawanan pemilu 2019, akan kami rampungkan sesuai data lapangan. Tentunya dengan IKP 2019, kami berharap bisa mendapatkan data untuk kepentingan bersama. Ini ditunggu seluruh elemen stakeholder (pemangku kepentingan) pemilu,” ungkapnya di Kantor Bawaslu Tarakan, kemarin (10/12).

Dari survei yang akan dilakukan dan menjadi bahan pemangku kepentingan nasional, diinginkan data real. Ada 4 variabel penting dalam survei IKP, yakni KPU, Bawaslu, kepolisian dan media. “Ini semata-mata pemetaan awal,” ucapnya.

“Kita (Tarakan) tinggi itu di 2015. Pengambilan data ini juga seharusnya merujuk pada 2015. Itu bisa dijadikan pertimbangan ke Bawaslu RI. Saya bilang, untuk pengambilan data ini perlu keluar juga. Fokus pada kejadian yang ada kaitannya dengan kepemiluan. Kami berharap misalnya jangan sampai demo terjadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan survei IKP pada kepolisian harus berdasarkan laporan resmi. Sehingga kerawanan harus menjadi perhatian masyarakat, yakni dengan menyikapi serius, sebab jika tak serius maka pemangku kepentingan bisa kecolongan.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 27 Februari 2021 11:33

Lanjutan Sidang Sabu Cair, Saksi dari Avsec Dihadirkan

TARAKAN -Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua orang saksi dari…

Sabtu, 27 Februari 2021 11:30

Residivis Curanmor Kembali Berulah

TARAKAN – Polisi dari Unit Reskrim Polsek Tarakan Barat berhasil…

Sabtu, 27 Februari 2021 11:21

Semua Wartawan Wajib Vaksin

TARAKAN - Wacana dari Presiden RI Joko Widodo yang akan…

Sabtu, 27 Februari 2021 10:37

Ingin Regenerasi, Percayakan Kaum Muda

TARAKAN - Minimnya regenerasi pada sebagian partai Politik (Parpol) menyebabkan…

Jumat, 26 Februari 2021 14:20

Antara Muncikari dan Korban Ternyata Ada Hubungan Keluarga

TARAKAN - Penyidik Satreskrim Polres Tarakan masih mendalami keterangan dua…

Jumat, 26 Februari 2021 14:19

Polisi Datang, Pelaku Judi Sabung Ayam Kabur

TARAKAN - Puluhan warga di Kelurahan Juata Laut seketika langsung…

Kamis, 25 Februari 2021 10:45

Ekspor Langsung, Hemat Biaya 40 Persen

TARAKAN – Dengan jarak yang lebih dekat dari negara tujuan,…

Kamis, 25 Februari 2021 10:44

Bebaskan Masyarakat Berbicara

KURANGNYA kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan jurnalis semakin tinggi di…

Kamis, 25 Februari 2021 10:40

Dua Muncikari Ditangkap di Jakarta

TARAKAN – Dua pelaku yang berperan sebagai muncikari berhasil ditangkap…

Kamis, 25 Februari 2021 10:39

Temukan Pungli di Imigrasi, Laporkan Saja !

TARAKAN – Masyarakat diminta jangan segan untuk melaporkan, bila menemukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers