MANAGED BY:
MINGGU
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 10 Desember 2019 10:47
Jangan Kira Aman, Peta Bidang Tanah Belum Menguatkan Kepemilikan

2020, BPN Targetkan 1.600 Peta Bidang

Masronata Sitanggang

PROKAL.CO,

TARAKAN – Sebagian besar lahan masyarakat belum memiliki sertifikat kepemilikan. Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan akan melakukan pengukuran pada 1.600 bidang tanah masyarakat di tahun 2020.

Hal tersebut juga dimaksudkan untuk mengejar target nasional sebanyak 75 juta bidang tanah dalam jangka 9 tahun di seluruh Indonesia. Sehingga, pada tahun 2020 BPN Tarakan mengupayakan agar pengukuran bidang tanah dapat segera terselesaikan sebelum jangka waktu tersebut.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha BPN Tarakan Masronata Sitanggang menjelaskan, kebijakan ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 6 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Seluruh Wilayah Republik Indonesia. Sehingga, pihaknya berharap dapat menyelesaikan PTSL sesuai yang ditargetkan.

“Target 2020 itu 1600 peta bidang tapi bisa menunggu perubahan revisi lagi kalau sekiranya ada perubahan kebijakan lagi. Tergantung apakah target itu bisa lebih besar atau lebih kecil. Karena sebelumnya harus melihat kondisinya,”ujarnya, kemarin (9/12).

Ia menjelaskan, pada pemetaan bidang di tahun 2018, pihaknya telah menyelesaikan pengukuran sebesar 2.800 peta bidang. Meski demikian, dari jumlah tersebut hanya sekitar 1.450 peta bidang yang berhak mendapatkan sertifikat. Hal itu disebabkan, banyaknya lahan masih dalam terikat perkara antar pihak. Sehingga pihaknya tidak dapat melakukan pengurusan sertifikasi lebih lanjut. Walau demikian, pihaknya belum dapat melakukan perekapan di tahun 2019. Hal itu disebabkan proses sertifikasi masih berjalan.

“Ada yang terkendala. Tapi peta bidangnya sudah ada, cuma untuk sertifikatnya belum karena berbagai faktor,” tukasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 16 September 2020 11:06

Anggota Berpolitik, MUI: Silakan Mundur

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menempuh sikap tegas guna…

Rabu, 16 September 2020 11:03

GTM dan Gusher Plaza Dilelang?

TARAKAN - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan…

Rabu, 16 September 2020 10:26

BKD Tegaskan ASN Berpolitik Berpotensi Menimbulkan Pemecatan

TARAKAN - Sesuai Aparatur Sipil negara (ASN) yakni PP 53…

Rabu, 16 September 2020 10:24

Hingga September, Kasus Kebakaran Menurun

TARAKAN – Angka kasus kebakaran sampai dengan pertengahan September ini…

Selasa, 15 September 2020 10:55

Buron Sejak Mei, Perampok Tambak Akhirnya Terciduk

TARAKAN – Sempat menjadi buronan pihak kepolisian sejak Mei lalu,…

Selasa, 15 September 2020 10:53

Warga Binaan yang Kabur Ketahuan Mencuri

TARAKAN – Meski sempat dikabarkan melarikan diri, seorang warga binaan…

Selasa, 15 September 2020 10:47

Arab Saudi Menyambut Jemaah Umrah

TARAKAN - Kementerian Agama (Kemenag) dan pemerintah Arab Saudi saat…

Selasa, 15 September 2020 10:35

Ekspor Kepiting Kaltara ke Malaysia Meningkat

TARAKAN - Semenjak dibukanya kembali kegiatan ekspor dan impor ke…

Selasa, 15 September 2020 10:02

KPU Sinkronkan Data Pemilih

TARAKAN - Semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada 2020, membuat KPU semakin…

Senin, 14 September 2020 14:36

Amankan Pilkada, Kodim Siapkan Seluruh Personel

MALINAU – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Tahun 2020…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers