MANAGED BY:
KAMIS
01 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 10 Desember 2019 10:41
Warga Berharap Aspirasi Ditindaklanjuti
AKSI DAMAI: Perwakilan dari Latup menyampaikan aspirasi di Mapolres Tarakan, kemarin (9/12).

PROKAL.CO,

TARAKAN - Sekitar pukul 09.30 WITA kemarin (9/12), puluhan warga mendatangi Mapolres Tarakan melakukan aksi damai. Diketahui, aksi damai itu dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait pengoperasian trayek speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. Tidak hanya itu, para massa aksi juga meminta kepada Polres Tarakan untuk memproses oknum kepolisian yang sempat melontarkan perkataan yang menyinggung warga.

Ketua Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun (Latup) Tarakan, H. Wahab mengungkapkan, aksi itu merupakan aspirasi damai. “Dari bahasa aparat keamanan, tapi tidak apa-apa asal kita bisa duduk bersama-sama. Untuk masalah bahasa, saya kira kita bisa memaafkan, namanya manusia tidak luput dari kesalahan,” ungkapnya, kemarin (9/12).

Pihaknya berharap dari aksi tersebut, pemerintah bersama aparat penegah hukum bisa memperhatikan pihaknya yang sudah menyampaikan aspirasi. Terhadap aspirasi terkait pengoperasian trayek speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, dirinya masih enggan membeberkan lebih jauh. “Intinya ini adalah orasi damai, kita semua wajib menjaga keamanan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira menyatakan, pihaknya sudah mengawal dengan baik penyampaikan aspirasi warga tersebut. Kemudian terhadap adanya aspirasi warga terkait dengan tindakan oknum Polres Tarakan yang sempat melontarkan kata yang dianggap menyinggung, Kapolres menegaskan, bahwa anggota tersebut memiliki surat perintah untuk menjalankan dinas.

“Keberadaan anggota kami itu menjalankan dinas. Kalau dinilai ada kesalahan, nanti kami laporkan. Kami ada satuan di atas kami, yaitu Polda, yang berhak menilai apakah anggota kami bersalah atau tidak,” ungkapnya.

Klarifikasi terhadap oknum tersebut, pihaknya menyerahkan ke tingkat Polda Kaltara. Sementara itu, terkait dengan aspirasi yang disampaikan massa mengenai pengoperasian trayek, Kapolres menyatakan bahwa semua itu adalah kewenangan Dinas Perhubungan Kaltara dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 30 September 2020 14:18

Tiga Pasar di Tarakan Disidak

TARAKAN – Sebagai upaya menjaga mutu komoditi perikanan yang didistribusikan…

Rabu, 30 September 2020 11:02

Tiga Kali Daya Listrik Dinaikkan Tanpa Ganti Instalasi

TARAKAN - Unit Inafis Satreskrim Polres Tarakan melakukan oleh Tempat…

Rabu, 30 September 2020 11:00

Mau Daftar KPPS? KPU: Harus Rapid Test

TARAKAN – Sesuai tahapan Pilkada Serentak 2020, jadwal pembentukan Kelompok…

Rabu, 30 September 2020 10:57

Selama Pandemi, Ekspor dan Impor Turun

TARAKAN - Semenjak Malaysia memberlakukan lockdown pada akhir Maret lalu,…

Selasa, 29 September 2020 10:08

LSI Denny JA: Irianto Masih Unggul Jauh

TARAKAN - Dr. H. Irianto dinilai paling mampu urus ekonomi.…

Selasa, 29 September 2020 10:05

Longsor di Tarakan, 11 Meninggal, Maria dan Intan Kehilangan Tiga Keluarga

TARAKAN - Hujan deras yang mengguyur Tarakan sejak pukul 00.30…

Selasa, 29 September 2020 10:02

Diduga Korsleting Listrik

TARAKAN - Kebakaran kembali terjadi di Jalan Hang Tuah, RT…

Senin, 28 September 2020 13:03

Melihat Aktivitas Warga Binaan Lapas Kelas II-A Tarakan (3-habis)

Pernah berbuat kesalahan fatal di masa lalu, bukan berarti akhir…

Senin, 28 September 2020 12:53

Masih Ada Aktivitas Balapan Liar Selama Pandemi

TARAKAN - Selama pandemi Covid-19, Satlantas Polres Tarakan masih menemukan…

Senin, 28 September 2020 12:10

BREAKING NEWS!! Jumlah Korban Meninggal Sudah Mencapai 14 Jiwa

TARAKAN -  Data korban yang meninggal akibat bencana longsor di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers