MANAGED BY:
RABU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 10 Desember 2019 10:41
Warga Berharap Aspirasi Ditindaklanjuti
AKSI DAMAI: Perwakilan dari Latup menyampaikan aspirasi di Mapolres Tarakan, kemarin (9/12).

PROKAL.CO,

TARAKAN - Sekitar pukul 09.30 WITA kemarin (9/12), puluhan warga mendatangi Mapolres Tarakan melakukan aksi damai. Diketahui, aksi damai itu dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait pengoperasian trayek speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. Tidak hanya itu, para massa aksi juga meminta kepada Polres Tarakan untuk memproses oknum kepolisian yang sempat melontarkan perkataan yang menyinggung warga.

Ketua Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun (Latup) Tarakan, H. Wahab mengungkapkan, aksi itu merupakan aspirasi damai. “Dari bahasa aparat keamanan, tapi tidak apa-apa asal kita bisa duduk bersama-sama. Untuk masalah bahasa, saya kira kita bisa memaafkan, namanya manusia tidak luput dari kesalahan,” ungkapnya, kemarin (9/12).

Pihaknya berharap dari aksi tersebut, pemerintah bersama aparat penegah hukum bisa memperhatikan pihaknya yang sudah menyampaikan aspirasi. Terhadap aspirasi terkait pengoperasian trayek speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, dirinya masih enggan membeberkan lebih jauh. “Intinya ini adalah orasi damai, kita semua wajib menjaga keamanan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira menyatakan, pihaknya sudah mengawal dengan baik penyampaikan aspirasi warga tersebut. Kemudian terhadap adanya aspirasi warga terkait dengan tindakan oknum Polres Tarakan yang sempat melontarkan kata yang dianggap menyinggung, Kapolres menegaskan, bahwa anggota tersebut memiliki surat perintah untuk menjalankan dinas.

“Keberadaan anggota kami itu menjalankan dinas. Kalau dinilai ada kesalahan, nanti kami laporkan. Kami ada satuan di atas kami, yaitu Polda, yang berhak menilai apakah anggota kami bersalah atau tidak,” ungkapnya.

Klarifikasi terhadap oknum tersebut, pihaknya menyerahkan ke tingkat Polda Kaltara. Sementara itu, terkait dengan aspirasi yang disampaikan massa mengenai pengoperasian trayek, Kapolres menyatakan bahwa semua itu adalah kewenangan Dinas Perhubungan Kaltara dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 21 April 2021 16:43

Tim Satgas Pangan Temukan Dugaan Repacking Produk

TARAKAN – Dalam pengawasan dan pengecekan terkait ketersedian pangan menjelang…

Rabu, 21 April 2021 16:20

Ayu, Sosok Kartini PLN UPDK Tarakan

TARAKAN — Setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini.…

Rabu, 21 April 2021 12:21

Mudik Bisa di Daerah Aglomerasi

TARAKAN - Peniadaan mudik pada bulan Ramadan dan Hari Raya…

Selasa, 20 April 2021 22:17

27 Sekolah di Tarakan Dinyatakan Siap PTM

TARAKAN- Sebanyak 27 sekolah di Tarakan sudah melakukan pengajuan izin…

Selasa, 20 April 2021 22:15

GeNose C19 Akan Jadi Pilihan Masyarakat Untuk Berpergian

TARAKAN – Memiliki akurasi yang cukup tinggi, membuat kedepan GeNose…

Selasa, 20 April 2021 22:12

Penyelidikan Dewa Sebakis 3 Selesai, Tidak Ditemukan Unsur Kelalaian

TARAKAN – Proses penyelidikan terhadap peristiwa kebakaran speedboat (SB) Dewa…

Selasa, 20 April 2021 21:38

Tebar Niat Kebaikan Ramadan Radar Tarakan (Bagian-2) 

Pada hari ke-8 Ramadan, Selasa (20/4), Rumah Sakit Umum Daerah…

Selasa, 20 April 2021 20:13

Klub Siapkan Diri di Piala Gubernur dan Ketua DPRD Kaltara

TARAKAN - Memasuki bulan April, tahapan sosialisasi pelaksanaan Piala Gubernur…

Selasa, 20 April 2021 16:20

Baznas Optimis Capai Target Pengumpulan Zakat

TARAKAN - Besaran zakat fitrah dan harta tahun ini tidak…

Selasa, 20 April 2021 16:18

Korban Pencabulan Oknum Guru Mulai Jalani Terapi Psikologi 

TARAKAN - Empat korban pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers