MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 10 Desember 2019 10:31
Biar Mulus..!! Jalan Menuju Pelabuhan Feri Diguyur Rp 16,5 Miliar
DITINGKATKAN: Akses pintu gerbang utama menuju pelabuhan feri di Ancam, Desa Ardi Mulyo akan dikucur anggaran sebesar 16,5 miliar di tahun 2020 mendatang.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Di tahun 2020 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali mengguyur anggaran ke akses pintu gerbang utama menuju pelabuhan kapal feri di Ancam, Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan.

Tak tanggung-tanggung, anggaran yang bakal dikucurkan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukinan (DPUPR-Perkim) Kaltara yaitu sekitar Rp 16,5 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler.

Kepastian itu disampaikan secara langsung Gubernur Kaltara, Dr. H. Iranto Lambrie. Menurutnya peningkatan akses jalan menuju pelabuhan kapal feri itu tak ditampiknya cukup penting. Hal ini dikarenakan jalan tersebut merupakan akses yang cukup vital dalam mobilisasi dan transportasi masyarakat maupun barang.

“Dengan akses transportasi yang baik, harapannya distribusi barang menjadi lancar. Sehingga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” harapnya.

Lanjutnya, bicara mengenai perhatian pemprov terhadap akses pintu gerbang utama itu. Orang nomor satu di Kaltara ini menerangkan bahwa sudah dilakukan sejak beberapa tahun terkahir. Tepatnya, pada 2015 lalu menjadi awal upaya dalam membuka terisolirnya daerah tersebut. Hingga sampai saat ini jalan yang ada sudah sampai pada tahap agregat.

“Sesuai tahapan yang ada, tahun depan (2020, Red) pembangunan akses jalan menuju pelabuhan kapal feri di Ancam, Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan akan dilanjutkan lagi dengan pengaspalan,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk pengaspalan sendiri dari jalan yang sebelumnya hanya memiliki lebar badan jalan 8 meter. Ditambah dengan kondisinya yang penuh lubang dan berlumpur. Dan setelah 5 tahun dikerjakan, berubah 180 derajat menjadi lebar 25 meter. Yakni nantinya akan dilakukan pengaspalan sepanjang 5 kilometer.

“Kita tahu saat ini seluruhnya sudah masuk pada konstruksi agrerat. Artinya, tinggal pengaspalan pada tahap akhirnya nanti. Dan itu akan dilakukan di tahun depan,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR-Perkim Kaltara Yusran mengatakan, pengaspalan pada tahun depan merupakan sebuah tahapan yang semestinya. Karena saat ini peningkatan jalan menggunakan DAK-Reguler sepanjang 2 km pada tahun 2019 sudah 100 persen telah selesai dikerjakan. Yaitu, jika sebelumnya hanya memiliki luas jalan yang lebarnya hanya 8 meter, sekarang memiliki lebar seluas 25 meter. “Tahun 2020 kembali akan dilanjutan, yaitu pengaspalan untuk melanjutkan pengerjaan pada tahun 2019,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kades Ardi Mulyo, Tri Mukadi mengatakan, pembangunan jalan yang akan dilakukan pengaspalan memang sangat penting. Karena jika masih dalam kondisi agregat terkadang beberapa masyarakat yang melintas masih cukup sulit. Meski, saat ini memiliki lebar badan jalan yang cukup luas.

Alhamdulillah, jika 2020 nanti ada pengaspalan. Tentu, ini menjadi harapan kami semua masyarakat di desa ini khususnya,” ungkapnya.

Dikatakannya juga, pihaknya tentu atas nama pemerintah desa sangat mendukung sepenuhnya akan pembangunan yang ada. Apalagi, ini untuk kepentingan masyarakat secara luas. Di samping, dengan adanya jalan itu, maka perputaran ekonomi diyakini akan semakin melaju. “Banyak, dampak positifnya dari pembangunan akses jalan ini untuk saat ini dan nantinya,” tutupnya.

Senada dikatakan, Camat Tanjung Palas Utara, Hardiansyah bahwa mendengar adanya kelanjutan pembangunan akses jalan di 2020 nanti. Maka, menurutnya itu sangatlah kabar yang dinanti-nantikan. Karena saat ini masih dalam bentuk agregat. “Agregat ini memang sudah dapat dilalui. Tapi, dengan adanya langkah pengaspalan. Maka, itu akan jauh lebih memudahkan mobilisasi transportasi dan barang,” katanya. (omg/eza)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers