MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:34
Penjelajah Borneo Laka di Jalur Ekstrem

Agenda Rombongan Molor

MENANTANG MEDAN: Salah satu mobil peserta rombongan Jelajah Borneo (Malaysia-Indonesia) Trans Borneo 2019 - The Last Frontiers, yang tergelincir di turunan Jalan Gunung Selukut, Jumat (6/12).

PROKAL.CO, NUNUKAN – Diduga terlalu cepat memacu kendaraan mobil di medan tanah berlumpur, sebuah kendaraan peserta rombongan Jelajah Borneo (Malaysia-Indonesia) Trans Borneo 2019-The Last Frontiers, tergelincir dan terbalik.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi Jumat (6/12) saat rombongan hendak melakukan perjalanan ke Malinau. Keadaan mobil ambruk, beruntung tidak ada korban jiwa.

Kepala Seksi (Kasi) Intelejen dan Penindakan Keimigrasian pada Imigrasi Kelas II Nunukan, Bimo Mardi mengatakan, atas pengawasan kegiatan orang asing di wilayah Nunukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, pihaknya memang mendapatkan informasi terjadi kecelakaan tunggal berupa terbaliknya mobil jenis Land Cruiser milik Julmondayson John, warga negara (WN) Malaysia.

Kejadiannya di turunan Gunung Selukut, antara Krayan dan Malinau. “Informasinya mobil tersebut berada di rombongan peserta paling depan, namun memacu kendaraannya terlalu laju di medan tanah berlumpur. Karena tidak terkendali, mobil tergelincir dan terbalik,” ujar Bimo kepada Radar Tarakan.

Kendati begitu, mobil tersebut, diketahui masih bisa melanjutkan perjalanan. Rencana dari Desa Semamu, mobil akan dibawa ke Malinau untuk diperbaiki. Selain kabar terbaliknya mobil tersebut, pihaknya juga menerima kabar bahwa rombongan sebelumnya tertahan di Desa Binuang, Krayan Tengah. Air sungai naik dan deras. Sehingga harus menunggu bantuan berupa alat berat membimbing rombongan untuk menyeberang.

Hal itu membuat keterlambatan jadwal dalam kunjungan wisata sosial rombongan ke Pulau Sapi Malinau, Tanjung selor dan Kepulauan Derawan. Belum dapat dipastikan kapan rombongan akan kembali ke Malaysia melalui Kecamatan Sei Menggaris yang pada jadwal sebelumnya direncanakan pada Sabtu (7/12) hari ini.

“Banyak kendala yang dihadapi rombongan. Rencana jadwal kunjungan-kunjungan mereka jadi molor. Pengawasan tetap dilakukan dengan berkoordinasi dengan petugas imigrasi kabupaten lain. Informasi perkembangan, akan kami kabarkan lagi mendatang,” beber Bimo.

Sebelumnya, petugas Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan melakukan pengawasan terhadap rombongan tersebut khususnya peserta warga negara asing (WNA) sejak Kamis (28/11) saat menginjakkan kaki di Krayan.

Mereka berencana mengelilingi Kaltara dengan sejumlah kegiatan bakti sosial dan pemberian bantuan kesehatan. Peserta berjumlah 41 orang yang terdiri dari 38 orang Malaysia, 1 orang asal Thailand, 1 orang dari Italia, dan 1 orang dari Indonesia, dengan 18 unit kendaraan. (raw/lim)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers