MANAGED BY:
MINGGU
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:31
Wajib Belajar di Rumah via Aplikasi
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TARAKAN - Perapan wajib belajar bagi siswa di rumah bagi peserta didik, perlahan hilang ditelan waktu. Namun, di masa depan, penerapan wajib belajar ini, akan ditekankan kembali oleh Disdikbud Tarakan melalui masing-masing kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yakni dengan menggunakan kecanggihan teknologi.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan Tajuddin Tuwo mengatakan, bahwa sebelumnya pihaknya pernah berupaya untuk menerapkan wajib belajar bagi siswa dalam rangka Tarakan menuju kota layak anak. “Program itu sudah lama sebenarnya. Tapi mungkin tidak sempat dilaksanakan dulu, sehingga terhenti dan kemungkinan akan dikembalikan kembali untuk diterapkan,” ungkapnya, Jumat (6/12).

Untuk diketahui, dalam program wajib belajar ini Disdikbud memberikan waktu selama 1,5 jam bagi siswa untuk belajar di rumah yang dimulai dari pukul 18.30 hingga 20.00 WITA. Hal ini dikatakan Tajuddin sebagai bentuk perhatian orang tua terhadap perkembangan minat belajar anak. Sebab sejatinya anak berada di rumah jauh lebih lama jika dibandingkan di sekolah. Pendidikan di dalam rumah juga berpengaruh pada sistem belajar anak.

“Dalam dunia pendidikan ini memang harus dikerjakan secara bersama-sama. Jadi tugas dan tanggung jawab Disdikbud dan seluruh perangkatnya adalah pada saat 6 jam belajar. Tapi anak lebih lama berada di rumah dan memiliki waktu 18 jam, makanya kami menyampaikan kepada orang tua siswa supaya lebih perhatian kepada anak,” jelasnya.

Saat ini, sistem pendidikan sekolah anak di Kota Tarakan pada kelas 1 SD dimulai pada pukul 07.00 hingga 10.00 WITA, sebab siswa SD cenderung lebih senang bermain sehingga menurutnya tidak perlu untuk belajar terlalu lama di sekolah. Sementara untuk kelas 2 SD hingga SMP, akan memulai proses belajar di sekolah pada pukul 07.00 hingga 13.00 WITA.

“Tapi sekarang ada sekolah yang double shift, makanya disesuaikan jam belajarnya,” tuturnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 September 2020 11:06

Anggota Berpolitik, MUI: Silakan Mundur

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menempuh sikap tegas guna…

Rabu, 16 September 2020 11:03

GTM dan Gusher Plaza Dilelang?

TARAKAN - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan…

Rabu, 16 September 2020 10:26

BKD Tegaskan ASN Berpolitik Berpotensi Menimbulkan Pemecatan

TARAKAN - Sesuai Aparatur Sipil negara (ASN) yakni PP 53…

Rabu, 16 September 2020 10:24

Hingga September, Kasus Kebakaran Menurun

TARAKAN – Angka kasus kebakaran sampai dengan pertengahan September ini…

Selasa, 15 September 2020 10:55

Buron Sejak Mei, Perampok Tambak Akhirnya Terciduk

TARAKAN – Sempat menjadi buronan pihak kepolisian sejak Mei lalu,…

Selasa, 15 September 2020 10:53

Warga Binaan yang Kabur Ketahuan Mencuri

TARAKAN – Meski sempat dikabarkan melarikan diri, seorang warga binaan…

Selasa, 15 September 2020 10:47

Arab Saudi Menyambut Jemaah Umrah

TARAKAN - Kementerian Agama (Kemenag) dan pemerintah Arab Saudi saat…

Selasa, 15 September 2020 10:35

Ekspor Kepiting Kaltara ke Malaysia Meningkat

TARAKAN - Semenjak dibukanya kembali kegiatan ekspor dan impor ke…

Selasa, 15 September 2020 10:02

KPU Sinkronkan Data Pemilih

TARAKAN - Semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada 2020, membuat KPU semakin…

Senin, 14 September 2020 14:36

Amankan Pilkada, Kodim Siapkan Seluruh Personel

MALINAU – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Tahun 2020…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers