MANAGED BY:
SABTU
28 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:31
Wajib Belajar di Rumah via Aplikasi
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TARAKAN - Perapan wajib belajar bagi siswa di rumah bagi peserta didik, perlahan hilang ditelan waktu. Namun, di masa depan, penerapan wajib belajar ini, akan ditekankan kembali oleh Disdikbud Tarakan melalui masing-masing kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yakni dengan menggunakan kecanggihan teknologi.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan Tajuddin Tuwo mengatakan, bahwa sebelumnya pihaknya pernah berupaya untuk menerapkan wajib belajar bagi siswa dalam rangka Tarakan menuju kota layak anak. “Program itu sudah lama sebenarnya. Tapi mungkin tidak sempat dilaksanakan dulu, sehingga terhenti dan kemungkinan akan dikembalikan kembali untuk diterapkan,” ungkapnya, Jumat (6/12).

Untuk diketahui, dalam program wajib belajar ini Disdikbud memberikan waktu selama 1,5 jam bagi siswa untuk belajar di rumah yang dimulai dari pukul 18.30 hingga 20.00 WITA. Hal ini dikatakan Tajuddin sebagai bentuk perhatian orang tua terhadap perkembangan minat belajar anak. Sebab sejatinya anak berada di rumah jauh lebih lama jika dibandingkan di sekolah. Pendidikan di dalam rumah juga berpengaruh pada sistem belajar anak.

“Dalam dunia pendidikan ini memang harus dikerjakan secara bersama-sama. Jadi tugas dan tanggung jawab Disdikbud dan seluruh perangkatnya adalah pada saat 6 jam belajar. Tapi anak lebih lama berada di rumah dan memiliki waktu 18 jam, makanya kami menyampaikan kepada orang tua siswa supaya lebih perhatian kepada anak,” jelasnya.

Saat ini, sistem pendidikan sekolah anak di Kota Tarakan pada kelas 1 SD dimulai pada pukul 07.00 hingga 10.00 WITA, sebab siswa SD cenderung lebih senang bermain sehingga menurutnya tidak perlu untuk belajar terlalu lama di sekolah. Sementara untuk kelas 2 SD hingga SMP, akan memulai proses belajar di sekolah pada pukul 07.00 hingga 13.00 WITA.

“Tapi sekarang ada sekolah yang double shift, makanya disesuaikan jam belajarnya,” tuturnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 27 November 2020 14:18

Buka Sekolah di Tarakan, Wajib Ada Persetujuan Wali Siswa

TARAKAN - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang telah mengeluarkan…

Kamis, 26 November 2020 18:57

BREAKING NEWS!! Lakalantas, Diduga Suami Istri Meninggal Dunia di Tempat

  TARAKAN- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Aki…

Kamis, 26 November 2020 10:00

Satpol PP Siapkan Denda untuk Pemilik Usaha

  TARAKAN – Dengan semakin bertambahnya pasien Covid-19 di Kota…

Kamis, 26 November 2020 09:52

KSOP Lakukan Uji Petik Speedboat Reguler

TARAKAN - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), petugas Kantor Kesyahbandaran…

Kamis, 26 November 2020 09:50

Distribusi LPG Terhalang Cuaca Ekstrem

TARAKAN - Kelangkaan liquified petroleum gas (LPG) 3 kilogram kembali…

Kamis, 26 November 2020 09:49

KPU Mulai Lakukan Pelipatan Surat Suara

TARAKAN - Surat suara yang akan nantinya akan digunakan masyarakat…

Kamis, 26 November 2020 09:44

Mantan Buruh Cuci Bagikan 5 Ton Beras di Tengah Pandemi

Tidak harus memiliki jabatan atau pejabat untuk bersedekah. Itulah yang…

Kamis, 26 November 2020 09:43

KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran Etape ke-8

TARAKAN – Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Bumi Paguntaka, Kapal…

Rabu, 25 November 2020 10:26

Pilihan di Tangan Orang Tua

TARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Utara (Kaltara) rencananya…

Rabu, 25 November 2020 10:23

Tahun Depan Potensi Pemulihan Ekonomi

TARAKAN – Mohammad Faisal, Ph.D, Executive Director, Center, of Reform…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers