MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:31
Wajib Belajar di Rumah via Aplikasi
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TARAKAN - Perapan wajib belajar bagi siswa di rumah bagi peserta didik, perlahan hilang ditelan waktu. Namun, di masa depan, penerapan wajib belajar ini, akan ditekankan kembali oleh Disdikbud Tarakan melalui masing-masing kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yakni dengan menggunakan kecanggihan teknologi.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan Tajuddin Tuwo mengatakan, bahwa sebelumnya pihaknya pernah berupaya untuk menerapkan wajib belajar bagi siswa dalam rangka Tarakan menuju kota layak anak. “Program itu sudah lama sebenarnya. Tapi mungkin tidak sempat dilaksanakan dulu, sehingga terhenti dan kemungkinan akan dikembalikan kembali untuk diterapkan,” ungkapnya, Jumat (6/12).

Untuk diketahui, dalam program wajib belajar ini Disdikbud memberikan waktu selama 1,5 jam bagi siswa untuk belajar di rumah yang dimulai dari pukul 18.30 hingga 20.00 WITA. Hal ini dikatakan Tajuddin sebagai bentuk perhatian orang tua terhadap perkembangan minat belajar anak. Sebab sejatinya anak berada di rumah jauh lebih lama jika dibandingkan di sekolah. Pendidikan di dalam rumah juga berpengaruh pada sistem belajar anak.

“Dalam dunia pendidikan ini memang harus dikerjakan secara bersama-sama. Jadi tugas dan tanggung jawab Disdikbud dan seluruh perangkatnya adalah pada saat 6 jam belajar. Tapi anak lebih lama berada di rumah dan memiliki waktu 18 jam, makanya kami menyampaikan kepada orang tua siswa supaya lebih perhatian kepada anak,” jelasnya.

Saat ini, sistem pendidikan sekolah anak di Kota Tarakan pada kelas 1 SD dimulai pada pukul 07.00 hingga 10.00 WITA, sebab siswa SD cenderung lebih senang bermain sehingga menurutnya tidak perlu untuk belajar terlalu lama di sekolah. Sementara untuk kelas 2 SD hingga SMP, akan memulai proses belajar di sekolah pada pukul 07.00 hingga 13.00 WITA.

“Tapi sekarang ada sekolah yang double shift, makanya disesuaikan jam belajarnya,” tuturnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 24 November 2020 10:09

Meski Kasus Covid-19 Naik, Tarakan Katanya Ngga Mungkin PSBB

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes mengatakan dalam hal ini…

Selasa, 24 November 2020 10:07

81 Tenaga Medisnya Terpapar Covid-19, RSUD Terbesar di Kaltara Ini Tutup Layanan

 TARAKAN - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan akhirnya mengambil…

Senin, 23 November 2020 15:33

Covid-19 di Tarakan Terus Naik, Klaster THM Bertambah

TARAKAN – Angka pasien terkonfirmasi positiv Covid-19 di Kaltara khususnya…

Senin, 23 November 2020 15:32

Tambak Rawan Jadi Tempat Penyimpanan Narkotika

TARAKAN – Area pertambakan kini digunakan beberapa oknum sebagai tempat…

Senin, 23 November 2020 15:31

Dampak Pandemi, Pelayaran Astronomi Seputaran Indonesia

TARAKAN –  Bersandar di Dermaga Lantamal XIII Tarakan, Minggu (22/11)…

Senin, 23 November 2020 13:39

Gawat! 59 Tambahan Positif Covid-19

TARAKAN – Pasien positif Covid-19 yang dirawat dan dipantau tembus…

Senin, 23 November 2020 11:05

Panglima Komando Armada II Sambut KRI Bima Suci di Tarakan

TARAKAN - Setelah beberapa lama tidak menginjakkan kaki di Bumi…

Senin, 23 November 2020 11:02

Maskapai Bertambah, UMKM Diharap Makin Survive

TARAKAN - Bertambahnya layanan maskapai penerbangan di Bandara Juwata Tarakan…

Sabtu, 21 November 2020 11:18

Dokter Spesialis Positif Covid-19, Ini Kata Wali Kota Tarakan

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes mengatakan bahwa dokter spesialis…

Sabtu, 21 November 2020 10:15

ASTAGA..!! Tiga Dokter Spesialis Terpapar Covid-19, Tapi RSUD Tarakan Tetap Beroperasi

TANJUNG SELOR – Jumlah pasien konfirmasi positif di Kaltara terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers