MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Desember 2019 11:52
Dua Jam, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia
DITINDAK: Pengendara yang terbukti melanggar aturan lalu lintas ditindak tegas oleh aparat kepolisian. Tampak, aktivitas razia di Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor, Kamis (5/12).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meski sebelumnya telah menggelar razia Operasi Patuh Kayan 2019. Nyatanya, di lapangan saat digelar kembali razia yang kali ini dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak kendaraan, Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) masih banyak menemui pengendara roda dua dan empat yang melanggar aturan berlalu lintas.

Bahkan, penindakan secara tegas pun sampai dilakukan oleh aparat berbaju coklat tersebut. Berdasarkan pantauan awak media Radar Kaltara, razia yang digelar di Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor, Kamis (5/12) itu membuat puluhan kendaraan yang melintas saat itu harus memperlambat laju kendaraannya. Dan mereka para pengendara itu pun satu persatu dimintai kelengkapan surat kendaraannya oleh aparat yang bertugas.

Akhirnya, mereka yang memang lengkap secara surat menyurat langsung melaju kendaraannya kembali. Berbeda halnya dengan mereka yang surat–suratnya, khusunya STNK pada pajaknya kedaluwarsa. Yakni, mereka harus terlebih dahulu melapor dan mengurus administrasinya dahulu.

Akan tetapi, tak jarang juga dari pengendara itu melakukan pelanggaran yang cukup fatal. Yaitu mereka melawan arus lantaran berupaya menghindari razia. Sehingga mencegah terjadinya insiden yang tak diinginkan bersama. Aparat kepolisian saat itu bergegas mengamankan pengendara dan kendaraannya untuk dijadikan barang bukti.

Selain itu, pelanggaran lainnya yang dilakukan penindakan secara tegas oleh aparat kepolisian. Yang mana, pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat–suratnya, baik STNK ataupun SIM. Alhasil, sekitar dua jam dilaksanakannya razia dan dalam kurun dua hari itu. Pihak kepolisian setidaknya sudah menjaring puluhan kendaraan roda dua dan empat. Rerata mereka mengamankannya langsung untuk dijadikan barang bukti. Ini jika mereka tak memiliki kelengkapan surat menyurat yang sah secara hukum.

Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Dirlantas Polda Kaltara Kombes Pol Noviar dalam hal ini menyanyangkan masih terjadinya pelanggaran lalu lintas yang ibarat masih berulang. Yaitu masalah tidak lengkapnya surat–surat kendaraannya yang memang menjadi syarat seseorang saat berkendara.

“Saya berfikir seharusnya pasca Operasi Patuh Kayan 2019 tidak banyak lagi terjadi pelanggaran. Tapi, ternyata saat digelar razia dalam rangka upaya meningkatkan PAD melalui pajak kendaraan ternyata masih cukup banyak,” ungkapnya Kombes Pol Noviar, kemarin (5/12).

Lanjutnya, sikap seperti ini setidaknya dapat menjadi perhatian masyarakat selaku pengendara roda dua dan empat. Mengingat, dengan minimnya kesadaran akan pentingnya kelengkapan surat menyurat dan lainnya yang berkaitan dengan lalu lintas. Maka, bisa saja itu dapat memicu meningkatnya kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

“Apalagi, pengendara yang sampai melawan arus saat digelarnya razia. Ini, tentu sangat berbahaya sekali bagi pengendara itu sendiri dan pengendara lainnya,” ujarnya.

“Meski, di sini dalam razia yang ada lebih prioritas terhadap pajak kendaraan. Dan petugas kepolisian di lapangan sifatnya hanya membantu. Tapi, tetap jika ada pelanggaran yang dianggap fatal dan berkaitan dengan lalu lintas. Maka, penindakan tetap dilakukan,” sambungnya mengakhiri.

Untuk diketahui, setidaknya dalam razia itu sendiri ada sekitar 40-an kendaraan yang terjaring razia lalu lintas. Sedangkan, yang tidak membayar pajak sendiir lebih dari 200 unit kendaraan. (omg/eza)


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 12:32

Polisi Periksa Empat Saksi

TANJUNG SELOR – Penyebab terbakarnya gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri…

Kamis, 23 Januari 2020 12:30

Ribuan Pasien Ditangani Dokter Terbang

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus memberikan pelayanan…

Kamis, 23 Januari 2020 12:28

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Makin Ngga Jelas..!!

TANJUNG SELOR – Target Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di…

Kamis, 23 Januari 2020 12:23

Ombudsman Kawal Tumpang Tindih Lahan di KBM

TANJUNG SELOR – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 21 Januari 2020 11:56

Ingat, Ini Masuk Kawasan Keselamatan, Pembangunan Dibatasi

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan…

Selasa, 21 Januari 2020 11:50

Jadwal SKD CPNS Tunggu Keputusan BKN

TANJUNG SELOR – Sebanyak 5.567 orang calon pegawai negeri sipil…

Selasa, 21 Januari 2020 11:48

Kelompok Bersenjata Makin Ganas, Nelayan Diminta Tak Dekati Perbatasan

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) begerak…

Selasa, 21 Januari 2020 11:46

Bangunan Tebakar Sudah Tidak Layak

TANJUNG SELOR – Bangunan aula SMPN 2 Tanjung Palas di…

Senin, 20 Januari 2020 13:32

Kota Baru Mandiri 'Disuntik' APBN Rp 5 M, Apa Peruntukkannya?

TANJUNG SELOR - Tahun ini, Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung…

Senin, 20 Januari 2020 13:29

Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi

TANJUNG SELOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers