MANAGED BY:
KAMIS
01 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 05 Desember 2019 13:07
Kapal Laut Dilarang Angkut Pakaian Bekas
HARUS MENOLAK: Sejumlah kapal laut milik pemerintah dan swasta telah diimbau untuk tidak mengangkut barang-barang impor terlarang dari Malaysia.

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan menerbitkan surat imbauan larangan bagi sejumlah agen transportasi kapal laut, terkait larangan mengangkut pakaian bekas impor.

Bahkan surat imbauan tersebut, sudah dikeluarkan sejak awal bulan Januari 2019 lalu. Dalam surat tertuang jelas penjelasan larangan impor pakaian bekas. Setidaknya ada tiga pihak agen resmi dan swasta yang diberikan surat tersebut.

Itu diungkapkan Kepala Seksi Penindakan dan Penyelidikan (P2) KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, Sigit Trihatmoko kepada media ini. Katanya, surat tersebut bertujuan mencegah pengiriman barang impor terlarang yang akan dikirim melalui jalur laut.

“Ya, surat itu sudah lama kami berikan kepada sejumlah agen kapal resmi dan swasta di sini (Nunukan, Red),” ujar Sigit.

Dijelaskan Sigit, salah satu fungsi utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai institusi pemerintah adalah melindungi masyarakat, industri dalam negeri, dan kepentingan nasional melalui pengawasan dan pencegahan. Masuk atau pengiriman barang impor ilegal yang berdampak negatif dan berbahaya, dilarang oleh negara.

Terbitnya surat imbauan juga tidak terlepas dari tindak lanjut informasi masyarakat di lapangan yang mengatahui diduga masih banyaknya kegiatan impor pakaian bekas dari Tawau, menuju wilayah sebatik yang selanjutkan akan didistribusikan ke daerah-daerah di Sulawesi dengan menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 30 September 2020 10:59

Ratusan APK Paslon Ditertibkan Bawaslu

NUNUKAN – Setidaknya sudah ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) dan …

Jumat, 25 September 2020 11:06

Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran di APK

NUNUKAN - Warga Kelurahan Nunukan Timur, Safaruddin membuat laporan pengaduan…

Kamis, 24 September 2020 13:28

Persediaan Air PDAM Tahan hingga Akhir Tahun

NUNUKAN – Meski sempat kering, air baku di sejumlah embung…

Rabu, 23 September 2020 10:14

Penumpang Pikap ‘Terhambur’, Tiga Dijemput Malaikat Maut, 18 Orang Luka Serius

NUNUKAN - Kecelakaan maut terjadi di Desa Kalampising, Kecamatan Lumbis,…

Senin, 21 September 2020 11:19

Bansos Tahap II di Nunukan Telan Rp 2,3 Miliar

NUNUKAN - Bantuan sosial (bansos) melalui program Jaring Pengaman Sosial…

Senin, 21 September 2020 11:17

Bansos Tahap II Telan Rp 2,3 Miliar

NUNUKAN - Bantuan sosial (bansos) melalui program Jaring Pengaman Sosial…

Jumat, 18 September 2020 10:36

Positif Covid-19 Tak Menggugurkan Pencalonan

NUNUKAN – Sejauh ini, belum ada deadline atau Peraturan KPU…

Kamis, 17 September 2020 10:21

Jaksa Tuntut Terdakwa Perkara Penyelundupan Pakaian Bekas 1,5 Tahun Penjara

NUNUKAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) akhirnya menuntut RY, terdakwa…

Kamis, 17 September 2020 10:11

Sudirman, 21 Tahun Hilang Kontak dengan Keluarga

NUNUKAN – Pria bernama Sudirman (33) diduga korban human trafficking,…

Selasa, 15 September 2020 10:51

LOH KOK BISA..?? Kantor Kecamatan di Sebatik Masuk Wilayah Malaysia

NUNUKAN - Dari hasil pengukuran ulang yang dilakukan Badan Informasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers