MANAGED BY:
MINGGU
26 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 03 Desember 2019 13:44
Kualitas SDM Harus Ditingkatkan

Hadapi Generasi Emas

DIPERSIAPKAN: Tampak Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat memberikan semangat dan motivasi kepada murid SLB Negeri Malinau yang merupakan generasi penerus bangsa saat mengunjunginya di ruang kerja dalam rangka memeperingati Hari Disabilitas Internasional, Senin (2/12).

PROKAL.CO, MALINAU – Dalam sebulan terakhir, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si selalu menyampaikan terkait kata golden age, atau masa keemasan Indonesia di tahun 2045. Di tahun tersebut, Indonesia akan berusia 100 tahun dan mendapat bonus demografi penduduk Indonesia sebanyak 70 persen berusia produktif antara 15-64 tahun.

Hal itu kembali disampaikan Bupati kepada pewarta usai menerima kunjungan dari murid-murid Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Malinau, Senin (2/12) di ruang kerjanya. “Dalam rangka meningkatkan mutu kualitas hidup masyarakat Malinau, saya harapkan apa yang menjadi tekad kita, Wajib Belajar 16 Tahun  itu harus kita wujudkan secara nyata melalui pendidikan dini dan peningkatan mutu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” ujar Bupati Malinau Yansen TP.

Salah satu target daerah tahun 2019, sebut Bupati, yaitu kesadaran tentang kualitas SDM. Kenapa? Karena para pelajar yang ada sekarang ini, yang sedang duduk di SD, SMP dan SMA itulah yang nanti di tahun 2045 yang akan menjadi penerus dan pemimpin bangsa.

Oleh sebab itu, apabila mereka tidak terbina, tidak terdidik dan tidak terbentuk kecakapan dan keterampilan mereka, maka menjadi sebuah ancaman tersendiri. Maka dari itu, ia menegaskan bahwa program Wajib Belajar 16 Tahun yang digulirkan Kabupaten Malinau harus ditegakkan dan diwujudkan secara benar-benar.

Karena itu, Bupati kembali menegaskan agar jangan sampai karena kelalaian tidak membina dan mendidik serta meningkatkan kualitas SDM dari sekarang, maka kehilangan arah dari negara sendiri atau kabupaten nantinya karena anak-anak itu tidak terdidik.

“Jadi ingat, golden age itu masa keemasan penduduk Indonesia itu di usia mereka ketika itu sekitar 20 tahun, berarti 20 tahun ke depan, mereka-mereka yang sekarang di SD, SMP dan SMA itulah masa-masa yang sangat menentukan arah kita. Oleh sebab itu saya harapkan ada keseriusan dan kesungguhan kita dengan ini. Itulah alasan targetnya kesadaran tentang kualitas SDM itu,” tukasnya. (ags/fly)


BACA JUGA

Selasa, 14 Januari 2020 10:17

Berusia 60 Tahun, Bupati Punya Semangat Tinggi

MALINAU – Senin (13/1), Dr. Yansen TP, M.Si genap berusia…

Senin, 13 Januari 2020 14:48

Menginspirasi Masyarakat Melalui Buku

MALINAU — Terinspirasi dari visi orang tuanya, Dr. Yansen TP,…

Jumat, 10 Januari 2020 13:27

Begini Perjuangan Melestarikan Jantung Hutan Borneo

Sempat mengikuti equator prize 2019, dalam ajang bergengsi United Nations…

Rabu, 08 Januari 2020 15:37

Syukurlah..!! Layanan Speedboat Berangsur Normal

MALINAU – Aksi mogok jalan massal speedboat reguler sempat membawa…

Selasa, 07 Januari 2020 12:04

Tahun 2020 Pejabat Diminta Fokus

MALINAU – Usai melakukan pelantikan pejabat eselon III dan IV…

Selasa, 07 Januari 2020 12:02

Nomenklatur Berubah, Pegawai Dimutasi dan Bergeser

MALINAU – Setelah pada tanggal 3 Desember 2019 lalu Pemerintah…

Selasa, 07 Januari 2020 11:32

Pantau Hoaks, Ada Tim Patroli Siber

MALINAU – Tahun 2020 akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada),…

Selasa, 07 Januari 2020 11:26

Penumpang Beralih Gunakan Pesawat

MALINAU – Tidak beroperasinya speedboat reguler yang melayani berbagai daerah…

Jumat, 03 Januari 2020 14:07

Awal Tahun, Sidak Sampai ke Kecamatan

MALINAU – Mengawali hari pertama kerja di tahun 2020, Pemerintah…

Kamis, 02 Januari 2020 15:31

Pelaku UMKM Jajakan Kuliner dan Batik Daerah

MALINAU – Cuaca Bumi Intimung, sebutan lain Kabupaten Malinau, sedari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers