MANAGED BY:
SENIN
18 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 03 Desember 2019 13:29
Perkada Bisa Jadi Jalan Terakhir

Solusi Pembayaran Utang Pemkab ke Pihak Ketiga

BATAL DISAHKAN: Pemkab Nunukan sudah ancang-ancang menerbitkan perkada jika pengambilan keputusan DPRD Nunukan, atas persetujuan terhadap Raperda tentang APBD 2020, benar-benar batal terjadi.

Sementara itu, menanggapi soal perkada, Wakil Ketua 2 DPRD Nunukan Burhanuddin mengatakan, dirinya meyakini, prosesnya belum sampai ke tahapan seperti dimaksud. Tentu masih ada langkah-langkah yang bisa diambil selain perkada.

“Ya, memang langkah terakhirnya perkada, namun kami juga meyakini, masih ada langkah-langkah lain yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasi itu, sekarang yang perlu diperbaiki, kita bangun lagi komunikasi, supaya apa yang kita inginkan sebenarnya, bisa terwujud,” ujar Burhanuddin menanggapi.

Namun terkait utang, pihaknya akan tetap akan kekeh, karena utang harus tetap diselesaikan walaupun dari masing-masing fraksi, berbeda-beda opsinya, di antaranya seperti opsi bayar hutang berdasarkan hasil evaluasi.

Untuk besaran utang Pemkab Nunukan sebesar Rp 29 miliar, sementara besaran ABPD 2020 Rp 1,4 triliun. Pada APBD 2020, pihaknya sudah mengeluarkan 65 persen rekomendasi anggaran, di antaranya ada 25 persen pendidikan dan terbagi di beberapa sektor lainnya, dengan masih menyishkan 35 persen anggaran.

Dari 35 persen APBD tersebut, terbagi ke Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan 35 persen tersebut, juga sudah terbagi ke sejumlah per organisasi perangkat daerah (OPD). Pihaknya menginginkan, pembayaran utang-utang bisa didapatkan dari anggaran tersebut.

“Tapi tidak termasuk DAK, kita keluarkan, kita coret kecuali yang sifatnya penunjukan langsung dari pemerintah pusat ke daerah. Misalnya pembangunan bangunan ini, namun dalam bentuk DAK, itu tidak bisa diganggu gugat. Tapi yang sifatnya program yang muncul di Nunukan dalam konteks baru, itulah yang lebih baik digantikan ke pembayaran utang,” kata Burhanuddin.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 17 Januari 2021 15:23

Lima Kecamatan Terdampak Banjir Kiriman dari Malaysia

NUNUKAN - Banjir kiriman yang menimpa lima kecamatan di Kabupaten…

Sabtu, 16 Januari 2021 09:27

Banyak Pengungsi Kehilangan KTP dan KK

NUNUKAN – Setelah diungsikan di Pasar Pujasera, Liem Hie Djung…

Jumat, 15 Januari 2021 09:40

Nunukan Usul 525 P3K Formasi Guru

NUNUKAN - Setidaknya ada 525 kuota untuk pegawai  pemerintah dengan…

Kamis, 14 Januari 2021 11:20

Miras Tak Bertuan Diserahkan ke Bea Cukai

NUNUKAN – Setidaknya ada 360 botol minuman keras (miras) yang…

Rabu, 13 Januari 2021 11:32

Situasi Darurat, 29 KK Diungsikan ke Pujasera

NUNUKAN – Menghadapi cuaca tidak menentu, pengungsi korban kebakaran RT…

Selasa, 12 Januari 2021 10:12

Api dari Kompor, Motif Pelaku Pembakaran Itu Didalami

 NUNUKAN - Hingga kini, motif pelaku melakukan penimpasan terhadap sejumlah…

Senin, 11 Januari 2021 11:41

Dipersiapkan Lebih Awal, SOA ke Krayan Disiapkan Rp6 Miliar Lebih

NUNUKAN - Penerbangan bersubsidi ke wilayah Krayan dipersiapkan lebih awal…

Senin, 11 Januari 2021 10:49

Vaksin Sinovac Cukup Aman

SETELAH tibanya vaksin Sinovac di Kaltara beberapa hari lalu, kini…

Senin, 11 Januari 2021 10:47

Di Nunukan, Pembatasan Sosial Berskala Lokal Lebih Efektif

MENGHADAPI gelombang Covid-19 dengan varian barunya, Pemkab Nunukan masih kukuh…

Senin, 11 Januari 2021 10:42

Ribut dengan Istri, Timpas 7 Orang Lalu Bakar Rumah

NUNUKAN – Kebakaran besar melanda Pasar Sentral Inhutani sekira pukul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers