MANAGED BY:
MINGGU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Senin, 02 Desember 2019 14:54
Pro Kontra ASN Dinas di Rumah, Dikhawatirkan Malah Memanjakan
Ilustrasi.

Ketentuan jam kerja ASN dalam sepekan minimal 37,5 jam. Sehingga dari Senin hingga Jumat, ASN dengan jabatan fungsional, eselon I, II, III dan IV memiliki waktu yang sama dalam bekerja.

“Kalau masuk kerja itu dari jam 07.30 dari Senin sampai Kamis, sampai 15.30 WITA. Kalau istirahatnya itu sebenarnya hanya untuk makan dan salat bagi yang muslim. Istirahatnya relatif, intinya ASN harus terpenuhi 37,5 jam dalam sepekan,” jelasnya.

Pada dasarnya ASN tidak memiliki jadwal istirahat. Sebab sebenarnya ASN hanya diberi waktu istirahat saat makan siang dan salat. Namun, karena lokasi Kota Tarakan yang dekat sehingga kebanyakan ASN memilih pulang ke rumah untuk beristirahat. “Tapi kalau di kota-kota besar, ASN itu tidak ada yang pulang, palingan makan di sekitar, di kantin, kemudian kembali bekerja,” ucapnya.

Sehingga jika harus bekerja di tempat kerja, maka menurutnya sedikit kontradiktif dengan wacana bekerja dari rumah. Sehingga jika memang akan diterapkan, aturan tersebut harus direvisi, yakni ketentuan jam kerja dan masuk kerja tersebut. “Kalau yang pelayanan langsung tidak mungkin mau bekerja di rumah. Selama belum ada petunjuk teknis pelaksanaan terkait kebijakan itu, maka kami belum bisa berandai-andai. Saya berpikir, adanya wacana itu karena sekarang ini era teknologi yang bisa menghemat waktu. Bisa bekerja lewat email. Yang bisa menerapkan pekerjaan di rumah itu adalah ASN yang bekerja sebagai administrasi,” pungkasnya.

 

BKD: BUKAN NGANTOR DI RUMAH

Halaman:

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers