MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 29 November 2019 14:45
Bentol Tak Di-tera karena Tak Diakui
MELINDUNGI KONSUMEN: Petugas Disdagkop-UKM Tarakan menguji sebuah alat ukur pada salah satu SPBU, kemarin (28/11).

PROKAL.CO, TARAKAN - Guna mencegah kecurangan pada pelayanan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan agen penyuplai minyak dan solar (APMS), Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tarakan melakukan rangkaian uji tera guna pada beberapa stasiun pengisian.

Uji tera tersebut sebagai rangkaian pengawasan tahunan yang dilakukan pemerintah kepada semua pelaku perdagangan yang menggunakan ukuran.

Uji tera tersebut dimaksudkan untuk melindungi hak konsumen sebagai pengguna. Dilakukan untuk memperpanjang masa berlaku sertifikasi tera pada pelaku perdagangan. "Masa berlaku sertifikat teranya itu hanya 1 tahun," ujar Kepala Bidang Perlindungan Konsumen pada Disdagkop-UKM Tarakan Hidayat, kemarin (28/11).

Dalam uji tera tersebut pihaknya menggunakan alat khusus serupa bejana. Dijelaskannya, untuk aktivitas pengukuran alat ukur dispenser, dibutuhkan ketelitian sehingga uji tera di semua SPBU dan APMS tak dapat diselesaikan dalam waktu sehari. "Ada alat yang harus kami uji berulang kali jadi harus teliti," ungkapnya.

Pihaknya juga membuka layanan saran dari masyarakat terhadap aktivitas perdagangan apa pun yang memerlukan tera. Meski demikian, aktivitas tersebut tentunya diakui pemerintah.

"Ini yang sudah kedua kalinya selama kami memiliki alat sendiri. Yang pertama kami melakukan di pasar tradisional jadi hari ini khusus pelayanan publik. Kami juga menampung masukan masyarakat terhadap aktivitas perdagangan apa pun yang membutuhkan tera," tuturnya.

 

BENTOL PELIK

Mengenai keberadaan bensin botol (bentol) belum dapat dilakukan pengujian tera mengingat aktivitas tersebut tidak diakui pemerintah. "Untuk bentol kami belum bisa lakukan uji tera karena aktivitas ini kan tidak diakui. Karena memang sebenarnya kegiatan itu dilarang juga bagaimana mau diakui. Tapi memang untuk penindakan ini bukan ranah kami, karena kami sudah menjalankan kewajiban kami dengan mempertegas kalau kegiatan itu dilarang. Tinggal penegak hukumnya saja," ujar Hidayat.

Meski begitu, ia menjelaskan sejauh ini pihaknya tidak menemukan adanya kecurangan pada ukuran yang dilakukan pihak SPBU dan APMS. Walau demikian, ia meminta masyarakat agar dapat segera melaporkan jika mengalami sesuatu yang dianggap merugikan. Khususnya terkait persoalan ukuran saat membeli bahan bakar pada SPBU dan APMS.

"Sejauh ini belum ada. Kami juga berharap semua usaha mematuhi aturan semestinya. Walaupun saat ini aman, tapi masyarakat harus  jeli dalam menjadi konsumen. Bila terjadi hal yang mencurigakan pada ukuran, segera melaporkan kepada kami," tukasnya.

Anggota Komisi II DPRD Tarakan Muhammad Yusuf, S.E, menjelaskan, DPRD akan selalu mengawal kegiatan uji tera tersebut. Menurutnya, masalah pelik BBM di Kota Tarakan memerlukan pengawasan khusus.

"Masalah ini BBM ini kan memang masalah tidak ada habisnya yah. Pasti ada saja yang dipermasalahkan. Oleh karena itu kami selaku DPRD terus memantau terhadap aktivitas BBM termasuk uji tera ini. Karena kalau terdapat adanya kecurangan kami siap memanggil pihak SPBU dan Pertamina untuk memberikan peneguran," ujarnya. (*/zac/lim)


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Dapat Sehatnya, Raih Doorprize Menarik

TARAKAN – Akrab dan ceria. Begitulah suasana yang terlihat di…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya

TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:52

Semarak Tahun Baru Imlek Identik Warna Merah

SERBA MERAH: Pernak-pernik Tahun Baru Imlek terpampang di salah satu…

Jumat, 17 Januari 2020 11:10

Curah Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Kota Tarakan sejak Kamis (16/20)…

Jumat, 17 Januari 2020 11:06

2020, Potensi Karhutla di Pulau Ini Masih Ada

TARAKAN – Masih adanya musim kemarau yang terjadi pada tahun…

Kamis, 16 Januari 2020 14:40

Pajak di Tarakan Diklaim Masih Lebih Murah

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berkeinginan mengoptimalisasi seluruh pundi-pundi…

Kamis, 16 Januari 2020 14:40

Bermodal Rp 4 juta, Mampu Raih Omzet Ratusan Juta Sebulan

Founder Project Salfa, Fatmawati (25) menggandeng Fitriani (28) berbisnis toko…

Selasa, 14 Januari 2020 09:43

Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang hingga Jalan Bergeser

TARAKAN- Hujan dengan intensitas tinggi yang yang mengguyur Tarakan mengakibatkan…

Selasa, 14 Januari 2020 09:41

Disemprot APAR, Api Terus Melahap Plafon

TARAKAN – Kepolisian langsung memasang garis polisi terhadap dua ruko…

Selasa, 14 Januari 2020 09:39

Lanud Anang Busra Siap Fasilitasi Olah Raga dan Seni

DANLANUD Anang Busra Kolonel Pnb HKD. Handaka mengatakan Lanud Anang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers