MANAGED BY:
SENIN
30 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 28 November 2019 16:32
Butuh Bantuan Material Bangunan

Ambruknya Gedung MI Al-Mujahidin

RUSAK: Tampak dari udara bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Mujahidin yang rusak, terletak di Kelurahan Selumit Pantai yang padat penduduk.

PROKAL.CO, TARAKAN – Tak hanya ruang kelas dan ruang guru yang rusak parah. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Mujahidin yang terletak di Kelurahan Selumit Pantai, juga tidak lagi bisa melaksanakan seluruh kegiatan di sekolah. Sebab, sebagian halaman yang terbuat dari kayu pun sudah raput.

Bantuan gedung baru dari Pemkot Tarakan memang sedang dalam penyelesaian, namun itu hanya terdiri dari ruang-ruang kelas. Saat ini MI Al-Mujahidin tidak memiliki halaman yang layak dan juga  toilet.

 

Kepala MI Al-Mujahidin Tarakan, Darmanto menjelaskan, memang saat ini mereka masih menunggu bangunan sekolah rampung. Kendati begitu, proses belajar mengajar tetap dilaksanakan. Sebab pada 2 Desember nanti, MI Al-Mujahidin akan melaksanakan penilaian semester. Untuk itu, mereka memanfaatkan gedung seadanya, bahkan beberapa menumpang di teras sekolah.

 “Tapi, karena mengkhawatirkan bagi siswa yang belajar di teras, maka tempat yang seharusnya kami pakai kantor ini kami gunakan, dan mereka belajar siang,” katanya.

Lebih lanjut Darmanto menjelaskan, yang paling dikhawatirkan pihaknya adalah sisa bangunan yang ada saat ini, yang mereka masih gunakan seadanya, berpotensi roboh sewaktu-waktu. Sehingga saat proses belajar-mengajar, ada rasa was-was terkait keselamatan para murid.

“Bangunan yang di belakang itu sudah dibangun dalam tahap finishing. Rencananya memang bangunan runtuh itu akan dibongkar, tapi bangunan yang mau selesai itu masih belum cukup, sebab kami masih membutuhkan ruang guru, kepala sekolah, dan toilet yang tidak kami miliki,” tuturnya.

Nah, bangunan yang sedang dibangun tersebut akan digunakan untuk ruang belajar dan kantor yang akan digunakan sementara sebelum bangunan kantor tersebut terbangun. Kendati demikian, Darmanto menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah sama sekali tidak diketahui jumlahnya, sebab pihaknya tak menanyakan total anggaran yang disiapkan.

“Yang penting kami tahu prosesnya sampai finishing keramik, atap dan teras. Targetnya Desember 2019 sudah selesai dan dimanfaatkan,” ujarnya.

Pembangunan yang dilakukan di kawasan pesisir memang membutuhkan dana yang cukup besar kata Darmanto, sebab untuk mengangkut bahan material harus dilakukan dua kali sehingga membutuhkan biaya yang dua kali lipat dari bangunan yang berada di atas tanah.

Melalui hal tersebut, Darmanto mengharapkan agar pihaknya pun diperhatikan seperti sekolah lain. Apalagi dengan kondisi robohnya sekolah, pihaknya mengharapkan adanya bantuan agar pihaknya dan siswa terus semangat dalam belajar dan mengajar untuk kecerdasan bangsa.

“Sekolah ini sudah lama, berdiri pada tahun 1990 dan meluluskan angkatan yang ke 24. Rata-rata yang sekolah di sini orang tuanya bekerja sebagai nelayan dan buruh,” ungkapnya.

Diakui Darmanto, saat ini mereka sudah melakukan komunikasi dengan Departemen Agama Tarakan yang membawahi MI di Tarakan. Dengan harapan dapat diberikan bantuan untuk memperbaiki gedung sekolah.

“Kami sudah ada komunikasi, cuman memang belum ada bantuan karena masih diusahakan,” jelasnya.

Saat ini, MI Al-Mujahidin sangat membutuhkan material bangunan, untuk membenahi sekolah yang belum ditanggung pemerintah. Para orang tua dan komite sekolah juga sedang melakukan penggalangan dana di sekitar Kelurahan Selumit Pantai.

“Kami berharap bantuan material bangunan. Sebab, jikalaupun ada bantuan barang-barang, kami tidak punya ruangan untuk menyimpan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Agama Kota Tarakan, Saberah mengatakan bahwa MI Al Mujahidin merupakan MI tertua di Tarakan yang berdiri selama puluhan tahun. Bangunan tersebut memang sempat miring dan membahayakan murid sehingga tidak digunakan lagi.

“Kami sudah mengusulkan kepada kantor wilayah untuk dibantu, tapi ternyata tahun ini lepas dan yang dapat malah Sebatik. Padahal direncanakan di situ. Alhamdulillah Wali Kota Tarakan membantu Rp 200 juta untuk membangun sekolah itu dengan anggaran 2019,” bebernya.

Nah, untuk tiga ruangan yang rusak dikatakan Saberah, akan dibongkar dan dijadikan halaman sekolah. Namun dikatakan Saberah, selama rusaknya bangunan tersebut maka pihak sekolah tidak boleh menggunakan ruang tersebut, tetapi harus menggunakan sebagian ruangan yang baik secara bergantian.

“Terpaksa karena keadaannya seperti itu. Kepseknya sempat turun cari dana untuk sekolah itu, Alhamdulillah pemerintah turun tangan. Sebenarnya madrasah itu tanggung jawab bersama, bukan tanggung jawab pemerintah dan kementerian agama saja,” jelasnya. (shy/nri)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 11:44

Stok Sembako Aman Dua Bulan

  Tarakan bakal kesulitan jika harus melakukan lockdown(karantina wilayah) menghadapi…

Senin, 30 Maret 2020 11:38

Bandel, Arena Sabung Ayam Diratakan Yonmarhanlan

TARAKAN - Meski telah beberapa kali ditertibkan, namun gelanggang sabung…

Senin, 30 Maret 2020 09:38

Pastikan Tidak Ada Penimbuhan Bahan Pokok

TARAKAN - Semakin menyebarnya Covid-19 ini, membuat sebagian masyarakat panik.…

Minggu, 29 Maret 2020 13:15
Dua Kontak Pasien 01 Diduga Sudah Positif

Di Tarakan, 312 Orang Melapor ke Hotline Gustas

TARAKAN - Dua dari 30-an kontak pasien 01, perempuan berjenis…

Minggu, 29 Maret 2020 12:22

Satu RT di Pamusian Dikarantina

WALI Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, memutuskan untuk melakukan karantina…

Minggu, 29 Maret 2020 12:14

Jangan Tersinggung, Pasien Positif Covid-19 Diminta Jujur Ceritakan Perjalanan

TARAKAN- Direktur Utama RSUD Tarakan dr. Muhammad Hasbi Hasyim mengatakan…

Minggu, 29 Maret 2020 12:11

Pasien Positif Covid-19 Itu Sempat Tak Dirawat di Ruang Isolasi

TARAKAN – Sebelumnya tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan…

Sabtu, 28 Maret 2020 20:20

Ini yang Dikhawatirkan Jika Masih Ada Peliputan Konferensi Pers

TARAKAN – Kekhawatiran akan penyebaran Covid-19 meluas. Tak terkecuali bagi…

Jumat, 27 Maret 2020 14:24

Sehari Habiskan 10 Ribu Liter, Tarakan dan Bulungan Semprotkan Disinfektan

TARAKAN - Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Tarakan, Satuan…

Jumat, 27 Maret 2020 14:06

Zero Positif, APD Bisa Dipakai Berulang

TARAKAN – Sebanyak 2.000 set bantuan alat pengaman diri (APD)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers