MANAGED BY:
SELASA
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 28 November 2019 15:59
Hindari Kerugian Negara, Beri Waktu Kontraktor
MENINJAU: Kunjungan DPRD dan Instansi terkait ke Gedung Tipe B yang ambruk pada Rabu kemarin, (27/11).

PROKAL.CO, TARAKAN – Proyek bangunan gedung olahraga tipe B di Kampung Empat, kini masuk dalam pengawasan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan. Gedung tersebut memang masih dalam tahap pembangunan, namun sudah mengalami kerusakan pada struktur kerangka atap.

Kasi Intel Kejari Tarakan sekaligus selaku Ketua TP4D Kejari Tarakan, Irawan mengungkapkan pihaknya sudah turun langsung melihat kerusakan yang terjadi pada gedung yang akan diperuntukan sebagai gedung olahraga tersebut pada Senin (25/11) lalu. Bahkan, dari kejadian itu pihaknya sudah menerima surat resmi dari Dinas Pemuda dan Olahrga (Dispora) Kota Tarakan terkait kronologis dari kerangka atap yang ambruk saat dilakukan pemasangan.

“Dari informasi yang kami terima, dijelaskan bahwa berdasarkan hasil BMKG menyatakan bahwa saat kejadian ada hujan dan angin kencang,” ungkapnya.

Pihaknya pun mendapati, bahwa dasar dari surat resmi yang pihaknya terima dari keterangan BMKG, yang mengeluarkan rilis resmi terkait cuaca saat hari kejadian. Tim TP4D pun mendapati ada faktor alam yang mempengaruhi ambruknya kerangka atap yang akan dipasang.

“Kejaksaan ini hanya berkas saja. Kalau masalah teknis kami tidak ikut campur, yang jelas kami menerima surat ada keterangan seperti itu. Kemudian kami anggap ada bukti dan dasarnya,” sebut Irawan.

Dilanjutkannya, tim TP4D pun yang sempat melakukan pemantauan secara tertutup untuk melihat langsung kondisi gedung olahraga itu. Kejari Tarakan pun sudah melakukan koordinasi dengan Dispora Kota Tarakan terkait kejadian itu.

“Syukur kontraktornya mau memperbaiki bangunan itu dan berjanji akan memperbaiki. Kami dari kejaksaan hanya sifatnya berkoordinasi. Yang jelas ada seperti ini kami sampaikan, apabila ada yang dilanggar jangan salah kami,” bebernya.

Pihaknya juga meminta kepada pihak kontraktor agar segera menyelesaikan pekerjaan gedung olahraga itu. Apalagi batas waktu pengerjaan hingga Desember ini. Mereka tidak ingin adanya permasalahan secara administratif, sehingga dapat menimbulkan kerugian negara.

“Kami hanya mengingatkan. Kalau sudah kita peringati dan koordinasi kemudian beritahu, apabila pihak  yang kita dampingi  tidak mendengarkan maka jangan salahkan kami,” tegasnya.

Namun sejauh ini, pihaknya masih menganggap dari Dispora Tarakan masih berkoordinasi dengan baik terhadap tim TP4D. Pihaknya pun berharap dengan adanya rekomendasi dan saran yang sudah disampaikan ke pihak Dispora Tarakan, akan dipertimbangkan.

“Jadi harus memperbaiki dulu baru melanjutkan pekerjaannya. Apalagi waktunya sangat singkat. Karena ada ketentuan batas waktunya diatur, apalagi pembangunannya pakai anggaran DAK,” ungkapnya.

Kemarin, Komisi III DPRD Tarakan turut meninjau lokasi gedung olahraga yang ambruk tersebut. Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Mustain mengataka pihak kontraktor bertanggung jawab akan kerusakan gedung tipe B tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan, pemasangan kuda-kuda dilakukan saat jam istirahat dan belum terkunci sehingga saat datangnya angin kencang membuat bangunan tersebut mudah ambruk.

“Penyebab sementaranya itu karena ada hujan dan angin kencang. Itu alasan dari kontraktor,” ungkap politisi Nasdem ini.

Dikatakan Mustain, sebagian kuda-kuda bangunan sudah terkunci namun ada beberapa yang belum terkunci. Namun saat kejadian, pekerja telah beristirahat kemudian bangunan roboh karena dihantam angina kencang.

“Ini yang rusak bagian atas, bukan pengaruh dari bawah atau pondasinya. Bagian atasnya rusak karena tidak terkunci semuanya. Yang dikunci pun belum sempurna, sehingga jatuh,” jelasnya.

Untuk itu, besi yang jatuh dan rusak tidak akan digunakan kembali tetapi akan didatangkan besi baru oleh kontraktor tersebut. Melalui hal tersebut, pihaknya menginginkan pertanggung jawaban dari pihak kontraktor.

“Harusnya Desember 2019 selesai, tapi karena ada begini jadi harus tambahan waktu. Namanya alam, tidak ada yang bisa melawan. Kami sudah memanggil kontraktor dan mau bertanggung jawab,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya DPUTR Kota Tarakan, Pandariansyah mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan rekondisi, yakni mengeluarkan besi-besi serta kuda baja yang ada saat ini akan dibuat baru dan dipasang.

 “Yang jelas sekarang lagi mobilisasi untuk membuat kuda-kuda. Mudah-mudahan dengan waktu yang tidak terlalu lama ini sudah bisa selesailah merakit,” sambungnya.

Pandariansyah mengatakan, bahwa kuda-kuda yang terpasang adalah kuda-kuda kastela atau planak dan telah sesuai dengan aturan. Namun hanya karena jatuh sehingga tidak dapat digunakan kembali. Dikatakan Panda pihaknya memberikan waktu 30 hingga 50 hari untuk finishing gedung tipe B ini.

“Ini di bawah Dispora Tarakan, tapi kebijakan anggaran itu dari dinas terkait,” pungkasnya. (zar/shy/nri)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 12:38

Warga Amal Tenggelam, Ditemukan Meninggal

TARAKAN - Warga RT 11 Kelurahan Pantai Amal dihebohkan dengan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:52

Bidik Ekspor di Luar Open Season

TARAKAN – Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil…

Selasa, 10 Desember 2019 10:49

Woww..!! Sekarang Perceraian Bisa via Online

TARAKAN – Benarkah perceraian bisa dilakukan secara online? Memang mengejutkan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:47

Jangan Kira Aman, Peta Bidang Tanah Belum Menguatkan Kepemilikan

TARAKAN – Sebagian besar lahan masyarakat belum memiliki sertifikat kepemilikan.…

Selasa, 10 Desember 2019 10:41

Warga Berharap Aspirasi Ditindaklanjuti

TARAKAN - Sekitar pukul 09.30 WITA kemarin (9/12), puluhan warga…

Senin, 09 Desember 2019 13:51

Jalan Sehat Keluarga Diikuti Ribuan Peserta

TARAKAN – Ribuan warga Kota Tarakan tumpah ruah mengikuti jalan…

Senin, 09 Desember 2019 13:41

Terjaring dalam Operasi Gabungan

TARAKAN - Razia gabungan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:39

Uut Permatasari Diarak Keliling Tarakan

TARAKAN – Semarak pawai karnaval ‘pesta rakyat Simpedes’ akhirnya tiba.…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:31

Wajib Belajar di Rumah via Aplikasi

TARAKAN - Perapan wajib belajar bagi siswa di rumah bagi…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:26

Pedagang Sebut Sembako Masih Normal

TARAKAN - Lonjakan harga sembako di berbagai daerah menjelang hari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.