MANAGED BY:
SABTU
07 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 22 November 2019 14:11
Barang Tangkapan Dihibahkan ke Pemkab
DIHIBAHKAN: Ribuan karpet dan sajadah yang telah diamankan KPPBC Nunukan akan diserahkan ke Pemkab Nunukan.

PROKAL.CO, NUNUKAN - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan menghibahkan barang milik negara, hasil dari penindakan kepabeanan sebanyak 2.046 lembar karpet dan sajadah kepada Pemkab Nunukan.

Kebijakan tersebut sesuai dengan persetujuan Menteri Keuangan nomor S-293/MK.6/ KN.5/ 2019.

Kepala KPPBC Nunukan, M. Solafudin mengatakan, 1.818 lembar karpet dan 228 sajadah yang dihibahkan merupakan barang hasil penindakan Bea dan Cukai Nunukan dari Juli 2018 hingga April 2019.

“Ada 13  penindakan dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 412.470.509.” kata Solafudin. Dari hasil tangkapan barang asal Malaysia tersebut diperkiraan nilai kerugian negara atas bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang belum dibayar sebesar Rp 193.242.000.

Barang tersebut ditangkap karena tidak memenuhi ketentuan pada saat memasukkannya ke daerah pabean atau wilayah Indonesia. Sehingga melanggar Pasal 53 Undang Undang nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 17 tahun 2006.

Karpet dan sajadah termasuk dalam komoditi tekstil dan produk tekstil (TPT) yang pada saat impornya wajib dilengkapi dengan dokumen dari instansi terkait, yaitu laporan surveyor. Berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI), nomor 85/M-DAG/PER/10/2015 jo. nomor 64/M-DAG/PER/8/2017 tentang Ketentuan Impor Tekstil dan Produk Tekstil Lartas Border.

“Dokumen laporan surveyor tersebut adalah salah satu dokumen pelengkap dari pemberitahuan impor barang (PIB) untuk melakukan impor komoditi tekstil dan produk tekstil (TPT) secara legal,” ujarnya.

Selain melakukan penegakan hukum, KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan juga berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan impor maupun ekspor secara legal. Dan saat ini sudah ada pengusaha yang tercatat di Bea Cukai melakukan impor karpet, sajadah, peralatan rumah tangga dan ikan secara legal.

Dengan intensifikasi dan ekstensifikasi di bidang kepabeanan, hingga Oktober 2019 Bea Cukai Nunukan mencatatkan penerimaan negara dari sektor bea masuk sebesar Rp 7.400.663.900 atau 449,25 persen dari target yang ditetapkan.

“Pajak dalam rangka impor yang dibukukan sebesar Rp 18.756.601.134 meningkat 123,62 persen dibandingkan dengan penerimaan pajak dalam rangka impor periode yang sama di 2018,” pungkasnya. (nal/ana)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:34

Penjelajah Borneo Laka di Jalur Ekstrem

NUNUKAN – Diduga terlalu cepat memacu kendaraan mobil di medan…

Jumat, 06 Desember 2019 15:03

Akhir Tahun, WNI di Malaysia Makin Banyak yang Dideportasi

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia terus mendeportasi ratusan Pekerja Migran Indonesia…

Jumat, 06 Desember 2019 14:53

218 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa Cerdas

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memberikan Beasiswa Nunukan Cerdas…

Kamis, 05 Desember 2019 13:07

Kapal Laut Dilarang Angkut Pakaian Bekas

NUNUKAN – Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Rabu, 04 Desember 2019 12:35

Kasus Angkut BBM Ilegal, Bea Cukai Masih Fokus Periksa Saksi

NUNUKAN –Pihak Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Selasa, 03 Desember 2019 13:29

Perkada Bisa Jadi Jalan Terakhir

NUNUKAN - Pembagian anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)…

Selasa, 03 Desember 2019 13:26

Usul Sekolah Filial, Harapkan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Usulan pembangunan gedung sekolah filial di Desa Tanjung…

Senin, 02 Desember 2019 14:59

Kenapa Ini...?? APBD 2020 Batal Disahkan

NUNUKAN – Rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan Dewan Perwakilan…

Senin, 02 Desember 2019 14:56

Delapan Hektare Lahan Gosong

NUNUKAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di RT…

Jumat, 29 November 2019 14:50

Masuk Zona Hijau Pelayanan Publik

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) memberikan kepatuhan dan kualitas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.