MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 22 November 2019 12:11
Distribusi Mesin Konverter Kit Diawasi Ketat
DIPERKETAT: Pendistribusian mesin konverter kit bagi para nelayan kecil secara langsung diawasi Kementerian ESDM RI. Tampak, proses pendistribusian yang kali pertama dilangsungkan, Kamis (21/11).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR –Meski sebelumnya sudah dilakukan verifikasi dan pendataan terhadap para nelayan kecil penerima mesin konverter kit. Ternyata, dalam proses pendistribusian mesin berbahan bakar gas baru dillakukan kemarin (22/11).

Tim dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM RI tetap melakukan verifikasi secara berulang. Bahkan, verifikasi yang dilakukannya itu terbilang jauh lebih detail.

Dari pantauan awak media Radar Kaltara di lokasi, para nelayan kecil sebelum dengan benar menerima mesin koverter kit yang terdiri dari satu unit mesin ketinting dan dua buah tabung liquid petroleum gas (LPG) itu, mereka harus menyerahkan data diri dan persyaratan lainnya untuk data registrasi ulang.

Tak sampai di situ, nelayan kecil itu pun wajib membawa satu unit perahu dan mesin ketinting dengan bahan bakar minyak (BBM) miliknya yang digunakan sebagai aktivitas bekerjanya sehari-hari di lokasi. Nantinya, mesin ketinting yang sebelumnya dimiliki oleh nelayan akan diberi tanda khusus.

Dan bila salah satu persyaratan dari itu semua tak terpenuhi. Maka, dipastikan nelayan kecil itu tak akan mendapatkan bantuan dari pusat di hari tersebut. Yaitu mesin konverter kit. Karena itu merupakan syarat mutlak yang wajib dipenuhi bagi si penerima yaitu nelayan kecil.

Ditambah itu pun memang menjadi aturan baku dari pusat. Sebab, dalam proses pendistribusiannya akan dilaporkan secara langsung ke pusat melalui sebuah aplikasi. Sehingga dipastikan tidak dapat dimanipulasikan dalam proses penerimaan bagi nelayan kecil itu sendiri.

Ditemui di sela-sela proses pendistribusian mesin konverter kit, Robby Daut selaku perwakilan dari Dirjen Migas, Kementerian ESDM RI mengatakan, pendistribusian mesin konverter kit ini memang laiknya dilakukan secara baik dan benar. Dan itu memang sesuai dengan SOP yang ada.

“Mereka (nelayan kecil, Red) memang wajib dilakukan pendataan ulang saat menerima mesin konverter kit ini. Yaitu dibuktikan dengan data diri dan foto mereka saat menerima mesin berbahan gas ini,” ungkapnya.

Dikatakannya juga, mereka secara umum tak mempermasalahkan tentang aturan yang diberlakukan dalam proses pendistribusiannya. Karena sebelumnya sudah diberikan informasi bahwa wajib nelayan menyertakan data diri dan perahu serta mesin yang memang digunakan dalam kesehariannya di laut.

“Pendistribusian untuk kali pertama ini berjalan dengan lancar. Seperti apa yang kami utarakan sebelumnya, saat ini kami distribusikan sebanyak 60 unit kepada nelayan kecil,” jelasnya.

Sedangkan, lanjutnya, mengenai pengawasan nantinya di lapangan. Yaitu apakah mesin konverter kit itu benar dimanfaatkan dengan baik bagi para nelayan kecil. Maka, peran serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yakni Dinas Perikanan Bulungan sangat diperlukan.

“Termasuk para asosiasi nelayan di dalamnya pun memiliki peran serta dalam mengawasinya,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Bulungan, Ir. Masri mengatakan, pihaknya tentu siap membantu dalam hal pengawasannya kelak di lapangan. Sehingga mereka para nelayan penerima mesin konverter kit itu dapat dipastikan menggunakan dengan semestinya.

“Kami di Dinas Perikanan Bulungan siap dalam membantu dalam mengawasi setiap nelayan si penerima mesin konverter kit itu,” ungkapnya.

Ditanya apakah akan ada sanksi jika mesin koverter kit itu tak dimanfaatkan dengan baik, pejabat yang murah senyum ini memastikan bahwa itu akan ada. Bahkan, sanksinya bisa dikatakan cukup berat yaitu bisa pencabutan mesin konverter kit dari nelayan kecil itu sendiri. Dan ini memang sebagaimana arahan dari pusat agar mesin konverter kit dapat dimanfaatkan dengan baik di lapangan.

“Tapi, harapannya itu tak sampai terjadi. Karena memang data di lapangan yang kami ajukan dahulu merupakan nelayan yang memang membutuhkan akan program tersebut,’’ tuturnya.

Sementara, Masran (68) salah seorang nelayan kecil di Tanjung Selor mengatakan, dirinya sangat bersyukur dengan beralihnya bahan bakar ke gas. Menurutnya, itu memang sesuatu yang sangat  dinantikannya. Karena selama ini untuk mencari bahan bakar minyak cukup sulit.

“Kita sangat bersyukur dengan beralihnya BBM ke BBG. Ya, karena memang untuk mencari minyak susah selama ini,’’ katanya.

Dikatakannya juga, dengan adanya bantuan ini. Maka, pemerintah sudah menunjukkan akan kepeduliannya terhadap nelayan kecil di pelosok negeri ini. Diharapkan hal seperti ini dapat terus berulang. Sehingga kesejahteraan nelayan di daerah ini dapat terwujudkan.

“Apalagi dengan jaminan LPG yang memiliki pangkalan sendiri. Ini tentu kabar baik bagi kami,’’ tuturnya.

Senada dikatakan, Topik (49) nelayan kecil asal Tanjung Rumbia, dirinya merasa sangat senang dengan adanya peralihan ke BBG. Tak lain karena selama ini untuk mendapatkan minyak diakuinya cukup sulit di lapangan.

“Saya sudah 15 tahun menjadi nelayan. Ya, baru ini mendapatkan program yang memang menyentuh bagi kami para nelayan. Yaitu kemudahan dalam memperoleh akan bahan bakar,’’ ungkapnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:23

Jangan Pandang Bulu Atasi Pengetap

TANJUNG SELOR – Menanggapi terkait masih merajalelanya pengetap di stasiun…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:20

Tak Ada Sertifikat Halal, Produk IKM Ditolak

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro…

Jumat, 06 Desember 2019 14:39

Speedboat Nyaris Ludes Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG SELOR – Speedboat Sadewa Lestari Benuanta VIP rute Bulungan-Tarakan…

Jumat, 06 Desember 2019 11:55

Kategori P1/TL, Pelamar Tetap Ikut SKD

TANJUNG SELOR – Pada rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Jumat, 06 Desember 2019 11:52

Dua Jam, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia

TANJUNG SELOR – Meski sebelumnya telah menggelar razia Operasi Patuh…

Kamis, 05 Desember 2019 12:42

Satu dari Lima Anak Perempuan Alami Kekerasan

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil survei prevalensi yang dilakukan oleh…

Kamis, 05 Desember 2019 12:39

2020, APBN Mulai Garap KBM

TANJUNG SELOR - Percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung…

Rabu, 04 Desember 2019 12:00

Anak Disabilitas Wajib Mendapat Pengakuan

KEBERADAAN anak disabilitas di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) wajib mendapat…

Rabu, 04 Desember 2019 11:38

298 Kepala Keluarga Bakal Migrasi ke Bulungan

TANJUNG SELOR - Jika tak ada aral, Menteri Desa dan…

Rabu, 04 Desember 2019 11:34

Jabatan Terisi, Pesonel Kurang Bukan Hambatan

TANJUNG SELOR – Serah terima jabatan kembali terjadi Polres Bulungan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.