MANAGED BY:
SENIN
30 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 22 November 2019 11:28
Polda Akan Bangun Gudang Senjata
PENAMBAHAN: Sejumlah fasilitas akan dibangun Polda Kaltara, seperti gudang senjata hingga rumah tahanan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) memperoleh Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2020 sebesar Rp 207.580.295.000. Anggaran itu akan dipergunakan untuk memenuhi sejumlah fasilitas yang belum terpenuhi.

Wakapolda Kaltara Kombes Pol Zainal Arifin Paliwang menjelaskan, tahun 2019 usulan masih bersama dengan Polda Kalimantan Timur (Kaltim). Sehingga jumlah belanja modal maupun belanja barang hampir sama dengan Polda Kaltim. Padahal anggota Polri di Kaltara masih sedikit.

“Tapi kalau tahun 2020 nanti sudah pasti akan ada banyak pengurangan,” ungkap Zainal kepada Radar Kaltara, Kamis (21/11).

Anggaran sudah pasti akan berkurang, terutama masalah gaji. Tahun ini gaji itu cukup banyak sehingga harus dikembalikan. Seperti staf Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) hanya beberapa orang saja. Tapi gajinya pada tahun lalu miliaran, padahal anggota sedikit.

“Kalau DIPA tahun lalu saya tidak ingat berapa angkanya, yang jelas cukup banyak,” sebutnya.

Untuk pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada), sambung Zainal, tidak masuk ke dalam DIPA. Namun, polda mengajukan anggaran ke provinsi. Begitu juga dengan dengan kepolisian resor (polres) mengajukan pengamanan pilkada ke pemerintah daerah (pemda) masing-masing.

“Jadi DIPA itu di luar dari pengamanan pilkada,” sebutnya.

Nantinya DIPA 2020, akan diperuntukkan untuk  pembangunan sejumlah fasilitas yang belum terpenuhi di Polda Kaltara. Seperti,  gudang senjata, ruang tahanan dan gudang peluru.

“Jadi masih banyak fasilitas yang harus kita bangun untuk memenuhi semua fasilitas yang ada di Polda Kaltara,” ujarnya.

Sementara, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Laksamana Pertama TNI Judijanto menyampaikan, untuk DIPA, Lantamal mendapatkan alokasi anggaran kurang lebih Rp 2,9 miliar. Anggaran itu rencananya akan diperuntukan untuk pembangunan balai kesehatan yang ada di Kota Tarakan.

“Kalau alutsista (alat utama sistem senjata) kita ada juga. Tapi untuk penambahan alutsista itu langsung dari pusat, kalau DIPA kami hanya fokuskan untuk balai kesehatan saja,” singkatnya. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers