MANAGED BY:
KAMIS
23 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 19 November 2019 13:36
“Jalan Rusak, Apa Harus Demo?”

Gundukan Pasir hingga Lubang di Jalan Aki Balak

TETIMBUN: Kondisi Jalan Aki Balak dengan sedimentasi tanah .

PROKAL.CO, TARAKAN – Warga Jalan Aki Balak, khususnya di sekitar SDN 029 Tarakan Barat sudah bingung harus mengadu ke mana. Jalan di kawasan itu tertutup dengan material pasir hingga mencapai ketebalan sekira 30 cm.

Sudah bertahun-tahun masalah itu belum juga menemui solusi. Material pasir masih saja menggunung. Kalau pun material itu disisihkan, itu atas inisiatif warga sekitar.

Pengguna jalan pun mengkhawatirkan kondisi ini. Kendaran yang melintas di kawasan ini harus berjalan pelan. Usai hujan mengguyur, salah satu jalan utama warga Tarakan ini becek bak kubangan. Jika mengering lebih parah, mengganggu pernapasan akibat material yang beterbangan.

Kondisinya diperparah, lubang jalan di kawasan ini terus menganga. Warga setempat Zulnaini (35) mengakui kondisi yang memprihatinkan itu sudah lama. Material pasir dan tanah menutupi badan jalan usai hujan mengguyur. Beberapa tahun lalu materialnya hingga nyaris setinggi lutut orang dewasa hanya dalam sekali hujan lebat. Sekarang, hujan dengan intensitas kecil saja, material sudah menumpuk.

“Makin parah, kayak apa pemerintah ini jalan semakin lama bukan tambah bagus, malah tambah hancur. Kita bisa lihat sendiri itu kendaraan yang lewat lompat-lompat karena jalanannya tidak rata,” keluhnya.

Selain itu, terlihat lubang pada jalan semakin bertambah bahkan lubang yang ada sejak lama semakin melebar. Pengendara semakin kesulitan saat melintasi jalan tersebut. Padahal, inilah jalan yang ramai digunakan masyarakat Tarakan Barat dan Tarakan Utara mengakses bagian kota lainnya.

“Tidak pernah ada perbaikan jalan dari pemerintah. Dulu ada yang perbaiki warga sendiri hasil kumpul uang sumbangan sukarela. Paling kalau tanahnya tebal, cuma dikeruk alat berat saja, kalau ada hujan tanahnya tebal lagi,” tukasnya.

Saher Muhayyan (39), sudah beberapa bulan ini bertindak sebagai koordinator penggalangan dana masyarakat. Dana itu digunakan memperbaiki jalan, menyingkirkan material yang menumpuk hingga menutup lubang di Jalan Aki Balak. Aksinya itu tak juga berhasil memantik simpati pemerintah.

Padahal, menurutnya penggalangan dana tersebut dilakukan untuk membuka mata pemerintah agar lebih peka mendengarkan keluhan masyarakat.

“Sampai saat ini tidak ada kegiatan lain selain pengerukan jalan dan bongkar jalan buat pasang pipa. Kalau perbaikan tidak ada. Tentunya kami cukup kecewa, yah ini tidak menjadi perhatian. Apa memang perlu masyarakat harus membuat penggalangan dana lagi supaya sekalian dikerjakan semua sama warga sendiri,” kesalnya.

Menurut Saher, pihaknya kerap kali menyampaikan aspirasi hingga kritikan kepada pemerintah. Meski demikian upaya tersebut tidak kunjung membuahkan hasil. Warga pernah mendatangi dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk berkoordinasi secepatnya kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara agar jalan tersebut segera ditangani.

“Semua sudah pernah kami lakukan. Ke DPUTR, kirim surat, posting (unggah) di media sosial, kumpulkan sumbangan, lewat berita. Demo saja kami belum pernah, karena warga punya kesibukan kerja masing-masing. Kalau kami mahasiswa sudah lama kami berdemo,” ungkapnya.

 

PERSOALAN DRAINASE

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Bidang  Perairan dan Pengendalian Banjir pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan Ajat Jatnika mengatakan, kondisi tersebut sebenarnya bersumber dari buruknya saluran pada hulu drainase. Hal tersebut dikarenakan, buruknya saluran hulu menyebabkan tidak lancarnya aliran air sehingga membuat tanah yang dibawa air masuk ke drainase meluap.

“Kalau soal jalannya sebenarnya itu wewenang Provinsi (Pemprov) yah, tapi memang kami mengakui masalah ini sebenarnya ada pada pembuangan air di hulu. Karena pembuangannya tidak baik sehingga tanah yang terbawa air tidak bisa terbuang secara maksimal,” tukasnya.

Walau demikian, ia mengaku pihaknya telah melakukan pembahasan terkait penyelesaian masalah tersebut. DPUTR mengupayakan akan melakukan perbaikan dalam waktu dekat ini.

“Kami sudah melakukan pembahasan untuk menangani masalah ini. Kami mengupayakan agar akar dari persoalan bisa selesaikan di tahun ini,” singkatnya.

Wartawan Radar Tarakan berusaha mengonfirmasi  Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang (PUPR) Kaltara H. Sunardi. Nomor teleponnya belum dapat tersambung. (*/zac/lim)


BACA JUGA

Rabu, 22 Januari 2020 13:55

Kisah Lansia yang Rumahnya Selamat dari Kebakaran

Kebakaran yang melanda kawasan Pasar Batu menyisakan luka dan duka…

Selasa, 21 Januari 2020 11:43

HOROR..!! Speed ini Bocor Setelah Tabrak Kayu, Bagaimana Nasib Puluhan Penumpangnya...??

TARAKAN - Speedboat Malinau Express IX yang membawa 35 penumpang…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

INNALILLAHI...!! Terbakar..!! Pasar Tertua di Tarakan Rata dengan Tanah

API membumbung tinggi di bangunan berlantai dua, tepat di pinggir…

Selasa, 21 Januari 2020 11:29

Pasar Pertama yang Mengkhususkan Pisang

Pasar Batu Tarakan, belakangan identik sebagai pusat oleh-oleh. Sebagian pedagang…

Senin, 20 Januari 2020 12:59

BREAKING NEWS! Ditinggal Penghuni, Rumah kosong Terbakar

TARAKAN - Kebakaran terjadi di RT 24 Kelurahan Sebengkok tepatnya…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Dapat Sehatnya, Raih Doorprize Menarik

TARAKAN – Akrab dan ceria. Begitulah suasana yang terlihat di…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya

TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:52

Semarak Tahun Baru Imlek Identik Warna Merah

SERBA MERAH: Pernak-pernik Tahun Baru Imlek terpampang di salah satu…

Jumat, 17 Januari 2020 11:10

Curah Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Kota Tarakan sejak Kamis (16/20)…

Jumat, 17 Januari 2020 11:06

2020, Potensi Karhutla di Pulau Ini Masih Ada

TARAKAN – Masih adanya musim kemarau yang terjadi pada tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers