MANAGED BY:
MINGGU
09 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 19 November 2019 10:46
Uji Petik pada Angkutan Nataru
UJI PETIK: Jelang Natal dan Tahun Baru KSOP sudah mulai melakukan uji petik terhadap speedboat reguler.

PROKAL.CO,

MENJELANG perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Kantor Syahbandar dan Otorita Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan mulai melakukan pemeriksaan uji petik terhadap sejumlah speedboat. Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli pada KSOP Tarakan Syahruddin, mengatakan uji petik sebagai tindak lanjut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

“Kami sudah laksanakan mulai tanggal 14. Kami laksanakan secara bertahap, mengingat begitu banyak armada yang harus kami periksa,” ungkapnya, kemarin (18/11).

Ditargetkan seminggu sebelum perayaan Natal, uji petik speedboat sudah selesai. Di Tarakan, pengecekan dilakukan terhadap 56 speedboat regular dan angkutan feri di Juata Laut. “Saat ini speedboat sudah layak, namun ketika akan digunakan pada saat hari besar itu dalam kondisi baik,” tuturnya.

Pengecekan meliputi kelengkapan alat keselamatan, misalnya life jacket. Life jacket yang disedikan harus sesuai dengan jumlah penumpang. Kemudian setiap life jacket yang dikenakan harus dalam kondisi laik pakai. Namun selama uji petik yang sudah berapa kali dilakukan, pihaknya mendapati semua life jacket masih dalam kondisi laik pakai. Pengecekan ini dilakukan berkesinambungan, menyesuaikan kondisi jaket demi memastikan jaket pelampung yang digunakan speedboat masih layak. “Kalau kondisi body speedboat, per tiga bulan perpanjangan sertifikat akan kami kontrol. Di situ pemilik kapal dituntut untuk merawat dan memastikan speedboat laik melaut,” bebernya.

Pemilik dan nahkoda kapal sudah diinstruksikan untuk memahami kondisi speedboat. Sejauh ini uji petik yang sudah dilakukan, memastikan setiap speedboat memiliki pintu darurat. Tidak hanya itu, kursi speedboat menghadap ke depan. “Jadi ketika ada kemiringan, mereka (penumpang) bisa berpegangan terhadap kursi di depannya,” imbuhnya. 

Apabila ada speedboat yang tidak memenuhi keselamatan berlayar, maka tidak akan diberangkatkan. “Karena mereka yang tahu persis kondisi speedboat itu,” sebutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers