MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 16 November 2019 14:44
Problem Guru, Sertifikasi hingga Penempatan
KUALITAS: Untuk menciptakan kualitas guru, tentu harus dilakukan sertifikasi .

PROKAL.CO, NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan mengungkap jika sertifikasi guru menjadi hal terpenting bagi tenaga pendidik. Dari sertifikasi diketahui guru yang profesional dan memiliki kemampuan mendidik di sekolah.

Kepala Disdikbud Nunukan H. Junaidi mengatakan, atas masalah guru di Kabupaten Nunukan harus ada solusi yang paling tepat. Keberhasilan seorang anak didik, tentu tergantung para guru yang mendidik.

“Persoalan guru tentu akan menjadi prioritas, untuk dilakukan pembenahan,” kata H. Junaidi.

Menurutnya, selama menjabat sebagai kepala Disdikbud Nunukan, dan setelah melakukan peninjauan langsung ke lapangan, sangat banyak catatan menyoal guru.

Terutama persoalan penempatan, pihak sekolah harus menempatkan secara profesional sesuai dengan aturan yang berlaku. Para guru yang mengajar harus memiliki sertifikasi. Ketika nantinya diangkat menjadi kepala sekolah tentu lebih mudah. “Perlu kerja keras untuk membenahi pendidikan di daerah perbatasan ini,” ujarnya.

Untuk itu, akan dilakukan beberapa program untuk para guru, baik guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) serta non-PNS. Guru di seluruh sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP), wajib mengantongi sertifikasi.

Hal lain yang direncanakan proses belajar mengajar hanya 5 hari. Namun, akan disesuaikan dengan peraturan yang berlaku. Ketika sesuai dengan aturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maka akan diterapkan.

“Yang paling penting adalah peningkatan SDM untuk guru bidang studi,” ujarnya.

Ditanya mengenai biaya untuk guru terutama non-PNS, dapat memberikan gaji per bulan. Ia belum dapat memastikan, karena untuk memberikan gaji harus ada dasar yang sesuai dengan aturan Kemendikbud atau peraturan daerah.

Dia menjelaskan, untuk memberikan gaji per bulan tidak dapat disamakan dengan sekolah menengah atas (SMA). Untuk diketahui jumlah sekolah untuk SMA tidak terlalu banyak. Berebeda dengan SD dan SMP, jumlah sekolah yang cukup banyak.

“Ini bukan persoalan mampu atau tidak mampu, tapi harus dilihat jumlah guru berapa banyak dan disesuiakan dengan anggaran,” tambahnya.

Sertifiksi guru dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD).

 

SERTIFIKASI MANDIRI

Seperti dikutip dari JPNN.com (Jawa Pos Group), pemerintah mulai menjalankan sertifikasi atau pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan mandiri. Sesuai namanya, untuk bisa ikut, peserta dikenai biaya. Kemenristekdikti menetapkan biaya mulai Rp 7,5 juta sampai Rp 9,5 juta per semester.

Sasaran angkatan pertama PPG prajabatan itu adalah sarjana yang belum menjadi guru. Berbeda halnya dengan PPG dalam jabatan yang pesertanya adalah guru. Angkatan pertama, November ini seleksi secara nasional dan pendidikan mulai Januari 2020.

Batch pertama, kuotanya dibatasi 12.225 orang. PPG berbayar dilaksanakan di 63 unit lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) seluruh Indonesia. LPTK yang mendapatkan kuota terbanyak adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Padang. Masing-masing bisa menerima 675 orang.

Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Dekan FKIP Negeri Se-Indonesia Prof Sofendi menyampaikan bahwa dari hitungan pihak kampus, biaya PPG prajabatan berbayar berkisar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per semester. “Pendidikannya dua semester atau satu tahun,” katanya di raker pimpinan FKIP negeri se-Indonesia di kampus Universitas Terbuka (UT) Oktober lalu.

Besaran biaya pendidikan PPG disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Menurut Sofendi, biaya itu akan digunakan untuk sejumlah kegiatan praktikum. Khususnya praktik mengajar. Apalagi peserta PPG prajabatan mandiri bukan hanya sarjana lulusan FKIP. Sarjana non-keguruan, selama lolos seleksi nasional, juga bisa ikut.

Seperti diketahui, selama ini program PPG hanya diperuntukkan bagi guru. Pemerintah memberikan subsidi kepada seluruh guru yang mengikuti PPG. Sementara itu, para sarjana yang belum menjadi guru tidak bisa mengikuti sertifikasi untuk mendapatkan sertifikat profesi guru tersebut.

Sertifikat profesi guru selama ini cukup krusial karena menjadi syarat utama bagi guru untuk mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). Bagi guru PNS, besaran TPG sebesar satu kali gaji pokok. Sementara itu, bagi guru swasta, nominal TPG ditetapkan minimal Rp 1,5 juta/bulan. (nal/jpnn/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Februari 2020 11:28

Warga Diimbau Hemat dan Tampung Air

NUNUKAN – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan mengimbau…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:23

Nelayan Rumput Laut Diminta Jaga Kualitas

NUNUKAN – Pembudidaya rumput laut harus menjaga kualitas. Ini demi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:59

Embung Kering, Warga Keluhkan Tak Dapat Air

NUNUKAN – Dampak keringnya Embung Bolong milik Perusahaan Daerah Air…

Senin, 17 Februari 2020 06:41

Hendak Balap Liar, Belasan Oknum Pelajar Diamankan

NUNUKAN — Setidaknya ada belasan oknum pelajar beserta motor yang…

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…

Kamis, 30 Januari 2020 15:14

Coba Berangkatkan WNI Via Jalur Ilegal, JM Diamankan

NUNUKAN – Pria paruh baya berinisial JM (30), diamankan polisi…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

Deteksi Dini Corona Terus Dilakukan

NUNUKAN – Untuk mencegah dan juga mendeteksi dini virus corona,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers