MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 14 November 2019 11:42
Aktivitas Pelabuhan Tengkayu I Dibatasi
DIBATASI: Adanya pengerjaan secara total dan menyeluruh terhadap dermaga Pelabuhan Tengkayu I (SDF), membuat aktivitas kegiatan bongkar muat, antar jemput penumpang dan pengiriman barang terbatas, Rabu (13/11).

TARAKAN – Proyek pembangunan Pelabuhan Tengkayu I (SDF) masih terus berproses. Kini pengerjaannya dilakukan secara total dan menyeluruh bersamaan, dengan begitu aktivitas antar jemput penumpang, pengiriman barang dan bongkar muat dibatasi.

Koordinator Pelabuhan Tengkayu I Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Djermain mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan bagi pengguna jasa di area pelabuhan tersebut. Sebab kawasan proyek wajib steril dari seluruh aktivitas. Namun keberadaan Pelabuhan Tengkayu I sebagai salah satu pelabuhan penting untuk kegiatan keberangkatan dan kedatang dari berbagai wilayah di Kaltara, serta sebagai tempat pendistribusian kebutuhan pokok masyarakat Kaltara, maka diambil kebijakan yang dilakukan dengan pembatasan aktivitas.

“Bukan dilarang ya. Saya tekankan lagi, kita hanya membatasi kegiatan yang ada di area tersebut untuk jam-jam tertentu,” tuturnya, Rabu (13/11).

Penumpang yang akan berangkat menaiki speedboat akan menggunakan sistem boarding, di mana penarikan tiket penumpang dilakukan di ruang tunggu, setelah itu penumpang diantar menggunakan bus menuju dermaga dan selanjutnya diarahkan langsung masuk ke speedboat sesuai tujuan masing-masing.

“Untuk pengiriman barang pada jam-jam padat tidak diperbolehkan masuk ke dermaga, mereka hanya boleh menitipkan barang melalui loket atau agen dan buruh bongkar muat,” bebernya.

Adapun pengiriman barang yang bisa diakomodir agen hanya di bawah 10 kg, sementara di atas 10 kg harus melalui buruh dengan biaya berdasarkan surat putusan bersama yang pernah dibuat sebelumnya antara buruh, koperasi dan perusda.

“Jadi biaya menggunakan buruh Rp 5 ribu perkoli, tapi bila barang perkolinya berat perlu ada pembicaraan lagi antara pengirim barang dengan buruh untuk menentukan kesepakatan, kesepakatan itu tidak boleh ada pemaksaan,” ucapnya.

Sebagai upaya memperbaiki pelayanan di Pelabuhan Tengkayu I, pihaknya sudah mengundang perwakilan agen dan buruh terkait persolan pengiriman barang, dimana kedepannya perlu diatur.

“Sudah, tapi dari pihak agen yang belum siap terkait prasarana yang ada saat ini, seperti ketersedian mobil cargo untuk mengangkut barang, timbangan, x-ray dan prasarana lainnya, jadi bila ada agen yang tidak bisa dititipkan barang silakan hubungi buruh,” tuturnya.

Dirinya mengungkapkan ke depan untuk mengangkut barang, akan ada speedboat khusus barang ataupun kapal khusus barang, karena speedboat yang ada saat ini memang bukan diperuntukkan untuk mengangkut barang.

“Nanti ke depan semuanya tertata dengan baik, hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua orang yang beraktifitas di kawasan tersebut,” ujarnya.

Salah seorang penumpang tujuan Kabupaten Tana Tidung, Astuti mengatakan, adanya perubahan pada wajah Pelabuhan Tengkayu I saat ini memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang yang akan berangkat ataupun tiba di Tarakan.

“Kalau dulu di sini seperti tidak tertata, banyak orang entah itu berjualan, menitipkan barang hingga yang akan mengambil barang, sekarang bisa dilihat hanya penumpang yang akan berangkat saja di sini,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan penumpang lainnya, tujuan Tanjung Selor Muhammad Audi yang menganggap perubahan pada Pelabuhan Tengkayu I saat ini bisa menjadi percontohan untuk pelabuhan lainnya yang ada di Kaltara.

“Sistemnya sudah seperti di Bandara, tentu ini memberikan kenyamanan bagi kita sebagai pengguna fasilitas ini,” pungkasnya. (jnr/nri)


BACA JUGA

Selasa, 07 Februari 2023 10:04

Ekonomi Kaltara Tumbuh 5,34 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat sumber pertumbuhan…

Selasa, 07 Februari 2023 10:02

Kerusakan Situs Sejarah di Tarakan, Pemilik Lahan Diminta Bertanggung Jawab

Kerusakan sebuah loopghraf, situs sejarah di Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah dalam…

Senin, 06 Februari 2023 12:57

Pemkot Tarakan Akan Bayarkan Iuran BPJS untuk 500 UMKM

Sebanyak 500 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Tarakan…

Senin, 06 Februari 2023 12:55

Suplai BBM bagi Nelayan Tarakan Belum Membaik

 Kesulitan masih dirasakan nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kendati…

Senin, 06 Februari 2023 12:54

Pembebasan Lahan TPA Baru Kelar

Sesaknya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu…

Senin, 06 Februari 2023 12:50

Tegaskan Masyarakat Wajib Minta Karcis

Demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) retribusi parkir, Perumda…

Jumat, 03 Februari 2023 12:21

Desember 2022, Ekspor Komoditi Kaltara Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat ekspor komoditi…

Jumat, 03 Februari 2023 12:12

Anggaran Rp180 Miliar untuk Pemilu di Kaltara Kurang?

Mendekati pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan…

Jumat, 03 Februari 2023 12:11

DLH Tarakan Ingatkan Sanksi Kurungan bagi Oknum Pembuang Sampah Sembarangan

Hingga saat ini kondisi sampah di Gunung Selatan telah berkurang…

Jumat, 03 Februari 2023 12:09

Ombudsman Kaltara Nilai Perumda Belum Transparan Terhadap Soal Suntikan Dana

Adanya usulan DPRD Kota Tarakan terhadap pembubaran Perumda yang dianggap…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers