MANAGED BY:
KAMIS
23 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 November 2019 09:45
Dari Penghargaan hingga Pembicara di Kampus Terkenal

H. Sarji, Pahlawan di Bidang Lingkungan

BERTEMAN DENGAN SAMPAH: Proses pemilahan sampah organik dan non-organik di KSM Ramah Lingkungan, Kampung Enam, Tarakan Timur, kemarin (8/11).

PROKAL.CO, Walaupun umurnya sudah jelang 67 tahun, tidak menyurutkan semangat H. Sarji Sarwan dalam berinovasi demi kebaikan. Sarji adalah salah satu dari sekian masyarakat yang peduli akan lingkungan dengan mengubah sampah menjadi bernilai tinggi.

 

AGUNG

 

SAMPAH adalah salah satu  benda yang bagi sebagian orang tak lagi digunakan. Bagi H. Sarji Sarwan sampah adalah pundi-pundi rupiah.

Awal mengelola sampah tahun 2003, waktu itu Sarji hanya mengambil sampah-sampah yang ada di TPS dan di rumah warga. Tetapi tidak maksimal, mengingat dia hanya seorang diri dan hanya mengandalkan tenag. Yang diambil pun seadanya saja, yang diolah hanya sampah organik saja yang akan digunakan sebagai pupuk kompos di rumahnya sendiri.

Dengan berjalannya waktu apa yang dilakukan oleh Sarji ini mendapatkan dukungan dari warga, sebagian dari hasil pengelolaan sampahnya dia berikan ke warga dan sebagiannya lagi  dia jual.

“Karena saya prihatin karena saya hidup tidak bisa lepas dari ilmu, saya bergerak sendiri tanpa ada motivasi dari siapa pun,” ungkapnya.

Tak pernah terlintas di benaknya akan menjadi pengelola sampah sejauh ini, karena pada saat itu sampah berserakan di mana-mana.

Setelah 5 tahun berjalan, dkPP Tarakan yang sekarang menjadi DLH mengajak Sarji berunding untuk membuat depo pengeloaan sampah dengan organisasinya. Terbentuklah organisasi KSM Ramah Lingkungan.

Pada 2008 DLH membangun tempat pengelolaan sampah yang yang beralamatkan di Gang Sumeru, Gunung Santape RT 2 Kelurahan Kampung Enam, Tarakan Timur.

Selama pengelolaan sampah semesta mandiri ini dijalankan oleh pemerintah dari beberapa KSM yang ada, salah satu KSM yang paling aktif adalah KSM Ramah Lingkungan. KSM ini memiliki personel sebanyak 10 orang dan  melayani 13 RT yang berada di Kampung Enam.

Dari 13 RT yang ada baru tercapai 83 persen atau  sekitar 895 rumah, sedangkan jumlah sampah yang bisa dikaver sebanyak 4,5 ton per hari di luar sampah bangunan, parit dan ranting-ranting. Semua yang dikelola hanya berupa sampah rumah tangga.

“Apakah kita biarkan generasi kita nanti menghadapi bahaya sampah, salah satu  sumber penyakit tetapi tidak harus dijauhi. Kalau kita kelola akan bermanfaat seperti yang ada di pabrik dengan nama brangkas nikel dengan singkatan dari barang bekas naik kelas,” tambahnya.

Berawal dari kepiawaiannya mengolah sampah H. Sarji kini sering diundang menjadi pembicara, bukan hanya di wilayah Kaltara tetapi  juga sudah  di luar wilayah  Kalimantan. Bahkan dirinya sudah  pernah diundang kampus terkenal yang ada di Indonesia sebagai narasumber pengelolaan sampah.

“Karena di dalam pengeloalan sampah ada hasil ekonomisnya bagi yang mau melakukan,” tuturnya.

Hal yang dijalankan adalah mengajak warga untuk memahami dan mengerti tentang tentang pengelolaan sampah, sedangkan hasil dari pengelolaan sampah KSM Ramah Lingkungan berupa pupuk organic, berupa kompos, biogas, bioetanol dan  biodiesel. Sedangkan yang bisa dijual hanya pupuk kompos.

Hal lain yang diterima Sarji selama mengelola sampah yakni penghargaan dari Kementerian  Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan beberapa sertifikat lainnya. “Saya mempunyai bahasa bank sampah amplang udang artinya sampah hilang uang dating,” terangnya. (***/lim)


BACA JUGA

Rabu, 22 Januari 2020 13:55

Kisah Lansia yang Rumahnya Selamat dari Kebakaran

Kebakaran yang melanda kawasan Pasar Batu menyisakan luka dan duka…

Selasa, 21 Januari 2020 11:43

HOROR..!! Speed ini Bocor Setelah Tabrak Kayu, Bagaimana Nasib Puluhan Penumpangnya...??

TARAKAN - Speedboat Malinau Express IX yang membawa 35 penumpang…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

INNALILLAHI...!! Terbakar..!! Pasar Tertua di Tarakan Rata dengan Tanah

API membumbung tinggi di bangunan berlantai dua, tepat di pinggir…

Selasa, 21 Januari 2020 11:29

Pasar Pertama yang Mengkhususkan Pisang

Pasar Batu Tarakan, belakangan identik sebagai pusat oleh-oleh. Sebagian pedagang…

Senin, 20 Januari 2020 12:59

BREAKING NEWS! Ditinggal Penghuni, Rumah kosong Terbakar

TARAKAN - Kebakaran terjadi di RT 24 Kelurahan Sebengkok tepatnya…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Dapat Sehatnya, Raih Doorprize Menarik

TARAKAN – Akrab dan ceria. Begitulah suasana yang terlihat di…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya

TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:52

Semarak Tahun Baru Imlek Identik Warna Merah

SERBA MERAH: Pernak-pernik Tahun Baru Imlek terpampang di salah satu…

Jumat, 17 Januari 2020 11:10

Curah Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Kota Tarakan sejak Kamis (16/20)…

Jumat, 17 Januari 2020 11:06

2020, Potensi Karhutla di Pulau Ini Masih Ada

TARAKAN – Masih adanya musim kemarau yang terjadi pada tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers