MANAGED BY:
SENIN
10 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 November 2019 09:36
Agar Pembudidaya Rumput Laut Ngga "Offside", Pelampung Pembatas Zonasi Dipasang

27 Unit Disebar di Tinabasan dan Sei Ular

AKAN DIBERI PEMBATAS: Daerah pembudiaya rumput laut akan diberikan pelampung pembatas zonasi rumput laut.

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Maraknya pembudidayaan rumput laut di sejumlah perairan yang berdampak terhadap jalur-jalur pelayaran lokal, regional nasional yang terganggu. Bahkan sering kali, menjadi konflik antara masyarakat pembudidaya serta pengguna jalur transpotasi laut dan sungai. Dengan begitu penataan atau zonasi kawasan budidaya rumput laut pun dipasang.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Nunukan Robby N Serang mengatakan, persoalan batas atau zonasi pembudidayaan rumput laut telah ditetapkan melalui peraturan Gubernur Kalimantan Utara. Seiring dengan penetapan kawasan pembudidaya rumput laut, tidak dilengkapi dengan tanda-tanda maupun rambu pembatas, sehingga pembudidaya rumput luat tidak mengetahui batas menanam rumput laut yang berakibat menggangu alur pelayaran.

Menurut Robby, berdasarkan instruksi Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid untuk melakukan penataan pembudidaya rumput laut harus dilakukan segera untuk meminimalisir terjadinya konflik-konflik di tengah masyarakat.

Dengan begitu, langkah yang dilakukan pemerintah sementara ini dengan melakukan kerja sama dengan lintas sektoral dengan melibatkan masyarakat petani rumput laut, untuk memasang tanda batas penanam rumput laut di perairan Nunukan.

“Ya, kita melibatkan berbagai pihak di antaranya Dinas Perikanan Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan, KSOP Nunukan, Polres Nunukan Angkatan Laut dan Navigasi Tarakan,” ungkapnya.

Untuk pemasangan pelampung atau biasa di sebut buoy, sudah dilakukan sejak Kamis (7/11) lalu, berjumlah 27 titik di daerah perairan Nunukan, seperti di Tinabasan dan sekitar Sei Ular. Tentunya ini akan sangat membantu masyarakat pembudidaya rumput laut untuk mengetahui batas budidaya rumput laut yang di perbolehkan.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 10 Agustus 2020 09:54

Orang Terlantar Dapat Perhatian Kemensos

NUNUKAN - Orang terlantar berinisial IN bersama dua anak balitanya…

Senin, 10 Agustus 2020 09:46

Belum Terdaftar, Lapor via PPS atau PPK

NUNUKAN - Pemutakhiran data pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)…

Kamis, 06 Agustus 2020 09:56

BB Penyelundupan Dimusnahkan

 NUNUKAN - Pasca menggagalkan masuknya media pembawa Hama Penyakit Hewan…

Selasa, 04 Agustus 2020 10:02

Penyaluran JPS Tahap II di Nunukan Terhambat

NUNUKAN – Bantuan jaring pengaman sosial (JPS) tahap II masih…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:40

Sabu Disimpan di Lubang Dubur, Ketahuan Juga...!!

NUNUKAN - Tiga orang tersangka kurir sabu jaringan internasional yang…

Kamis, 30 Juli 2020 18:07

Door to Door, Satgas Pamtas Ajar Murid Baru

NUNUKAN - Kepedulian Satgas Pamtas Yonif 623/BWU terhadap pendidikan anak-anak…

Kamis, 30 Juli 2020 17:58

Populasi Kerbau Krayan Terus Menurun

NUNUKAN – Dari tahun ke tahun populasi kerbau Krayan terus …

Kamis, 30 Juli 2020 17:38

Deklarasi ‘Amanah’, Hanura-Golkar Solid

NUNUKAN - Pasangan Calon (Paslon) Hj. Asmin Laura Hafid -…

Rabu, 29 Juli 2020 11:50

Sapi Lokal Cuma Dihargai Rp 12 Juta, Cuma Banyak yang Tak Minat

NUNUKAN - Pandemi memengaruhi masuknya hewan kurban ke Nunukan menjelang…

Rabu, 29 Juli 2020 11:48

Yang Zona Hijau, Pelajar Masuk Sekolah Dilakukan Bertahap

NUNUKAN - Memasuki zona hijau, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers