MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 November 2019 09:23
Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Masih Stagnan
AKAN PINDAH: Tanjung Selor ke depannya tidak lagi menjadi status Ibu Kota Kabupaten Bulungan, melainkan sebagai Ibu Kota Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Wacana pemindahan Ibu Kota Kabupaten Bulungan dari Kecamatan Tanjung Selor menuju kecamatan lain dianggap potensial. Salah satu calon adalah Kecamatan Tanjung Palas dan Tanjung Palas Tengah, namun diketahui hingga kini masih stagnan.

Padahal, seharusnya mengenai pemindahan itu menjadi pembahasan secara berlanjut. Mengingat, sebelumnya penetapan Tanjung Selor sebagai Ibu Kota Kaltara merupakan amanat UU nomor 20 tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kaltara.

Bupati Bulungan, H. Sudjati mengakui adanya suatu permasalahan anggaran. Sehingga memang terkait kajian pemindahan ibu kota belum dapat dioptimalkannya lebih jauh. Tak lain, karena memang penganggaran di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bulungan belum tersedia.

“Kami upayakan di 2020 nanti bisa lebih dioptimalkan kembali. Tapi, bukan berarti stagnan secara terus menerus. Melainkan, di lapangan sebenarnya sudah bergerak ke arah sana,” ungkapnya kepada Radar Kaltara.

Di sisi lain, lanjutnya, alasan belum dianggarkannya memang dikarenakan daerah ini tengah moratorium. Sehingga memang hal itu dapat dikatakan menjadi penyebab lainnya. Di samping pihaknya akan lebih mematangkan perencanaan pemindahan ibu kota yang ada. “Pemindahan Ibu Kota Bulungan ini memang penting. Sekalipun nantinya dalam prosesnya harus dari nol lagi,” ujar mantan Sekkab Bulungan ini.

Akan tetapi, lebih jauh dikatakannya, pihaknya optimistis dengan dukungan anggaran yang ada. Maka, lambat laun proses itu akan ada dan terealisasi. Sehingga satu daerah atau kecamatan lain di Bulungan akan menjadi ibu kotanya. “Memang sejauh ini yang potensial itu antara Tanjung Palas dan Tanjung Palas Tengah,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Penelitian Pengembangan (Litbang) Kabupaten Bulungan menyebutkan bahwa terdapat suatu kendala anggaran mengenai persoalan pemindahan ibu kota di Bulungan.

Kepala Bappeda dan Litbang Bulungan Isnaini mengungkapkan, alasan dilontarkannya pernyataan penganggaran sebagai kendala dikarenakan melihat kondisi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan.

Pasalnya, kondisi APBD terbilang terus merosot dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Oleh karenanya, hal itu tentu menjadi suatu problematika tersendiri. “APBD ini dibandingkan lima tahun awal mencapai angka Rp 2,1 triliun. Sedangkan, saat ini hanya Rp 1,2 triliun. Artinya, ini ada suatu pengurangan yang cukup signifikan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, permasalahan lainnya mengenai pemindahan ibu kota di Bulungan. Pihaknya menjelaskan bahwa terkait adanya acuan 50 persen APBD yang wajib dikucurkan ke daerah pemekaran. Ya, dengan acuan itu menandakan bahwa dari Rp 1,2 triliun wajib dibagi setengahnya.

“Sementara, kita tahu dari Rp 1,2 triliun ini saja untuk mencakup 10 kecamatan terkadang masih belum sepenuhnya tercukupi. Lalu, bagaimana dengan kewajiban ABPD 50 persen ke daerah pemekaran,” ujarnya.

Meski, lanjutnya, pemindahan ibu kota itu setidaknya menjadi suatu keharusan. Ini dikarenakan Tanjung Selor dinobatkan sebagai Ibu Kota Provinsi Kaltara. Sehingga ibu kota di Bulungan pun harus mencari daerah baru sebagai lokasinya. “Sejauh ini di Tanjung Palas dan Tanjung Palas Tengah paling berpotensi. Ini tentunya berdasar pada sejarah yang ada dua wilayah itu,” terangnya.

“Meski, untuk kajian kami akui belum sampai ke sana. Ini tak ubahnya seperti pemindahan ibu kota negara. Maka, harus ada pilihan alternatif tempat yang menjadi tujuan,” sambungnya.

Ditambahkannya juga, pemindahan ibu kota ini memang tak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Karena harus dipikirkan bersama mengenai sarana dan prasarana. Sebab, harus ada Kantor Bupati Bulungan, Kantor OPD dan lain sebagainya. “Masih banyak yang harus dipikirkan dan dikaji nantinya soal pemindahan ibu kota di Bulungan ini,” tutupnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Selasa, 07 April 2020 13:15

Akses Pendukung Jembatan Bulan ‘Disuntik’ Rp 23,5 M

TANJUNG SELOR – Di tengah ancaman Covid-19, beberapa kegiatan di…

Selasa, 07 April 2020 13:11

Operasi Keselamatan Kayan Fokus Penanganan Covid-19

TANJUNG SELOR – Operasi Keselamatan Kayan 2020 yang dilaksanakan Direktorat…

Senin, 06 April 2020 14:41

Penyebaran Meluas, Pesan 1.000 Rapid Test

TANJUNG SELOR – Stok rapid test yang diterima Pemerintah Kabupaten…

Senin, 06 April 2020 14:40

Pembangunan Pasar Modern Masuk Tahap Akhir

TANJUNG SELOR - Ditengah pademi Covid-19 di Provinsi Kalimantan Utara…

Senin, 06 April 2020 14:37

TPA Km 9 Segera Difungsikan

TANJUNG SELOR - Sempatmendapat tolakan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan…

Senin, 06 April 2020 14:36

Personel Polri Dilarang Mudik

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara memastikan personel tidak…

Senin, 06 April 2020 13:13

Tingkat Hunian Turun, Hotel Tutup

TANJUNG SELOR - Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di…

Senin, 06 April 2020 11:31

Bikin Heboh..!! Peta Zona Merah Covid-19 Tersebar, Begini Kata Kominfo

TANJUNG SELOR - Munculnya informasi yang beredar di mediasosial (medsos)…

Senin, 06 April 2020 11:26

Pemprov ‘Suntik’ Rp 20 Miliar

TANJUNG SELOR – Berbagai aktivitas di lingkungan pemerintahan jadi terhambat…

Senin, 06 April 2020 11:21

Disdukcapil Siapkan Rp 400 Juta untuk Alat Rekam Portabel

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers