MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 November 2019 09:23
Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Masih Stagnan
AKAN PINDAH: Tanjung Selor ke depannya tidak lagi menjadi status Ibu Kota Kabupaten Bulungan, melainkan sebagai Ibu Kota Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Wacana pemindahan Ibu Kota Kabupaten Bulungan dari Kecamatan Tanjung Selor menuju kecamatan lain dianggap potensial. Salah satu calon adalah Kecamatan Tanjung Palas dan Tanjung Palas Tengah, namun diketahui hingga kini masih stagnan.

Padahal, seharusnya mengenai pemindahan itu menjadi pembahasan secara berlanjut. Mengingat, sebelumnya penetapan Tanjung Selor sebagai Ibu Kota Kaltara merupakan amanat UU nomor 20 tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kaltara.

Bupati Bulungan, H. Sudjati mengakui adanya suatu permasalahan anggaran. Sehingga memang terkait kajian pemindahan ibu kota belum dapat dioptimalkannya lebih jauh. Tak lain, karena memang penganggaran di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bulungan belum tersedia.

“Kami upayakan di 2020 nanti bisa lebih dioptimalkan kembali. Tapi, bukan berarti stagnan secara terus menerus. Melainkan, di lapangan sebenarnya sudah bergerak ke arah sana,” ungkapnya kepada Radar Kaltara.

Di sisi lain, lanjutnya, alasan belum dianggarkannya memang dikarenakan daerah ini tengah moratorium. Sehingga memang hal itu dapat dikatakan menjadi penyebab lainnya. Di samping pihaknya akan lebih mematangkan perencanaan pemindahan ibu kota yang ada. “Pemindahan Ibu Kota Bulungan ini memang penting. Sekalipun nantinya dalam prosesnya harus dari nol lagi,” ujar mantan Sekkab Bulungan ini.

Akan tetapi, lebih jauh dikatakannya, pihaknya optimistis dengan dukungan anggaran yang ada. Maka, lambat laun proses itu akan ada dan terealisasi. Sehingga satu daerah atau kecamatan lain di Bulungan akan menjadi ibu kotanya. “Memang sejauh ini yang potensial itu antara Tanjung Palas dan Tanjung Palas Tengah,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Penelitian Pengembangan (Litbang) Kabupaten Bulungan menyebutkan bahwa terdapat suatu kendala anggaran mengenai persoalan pemindahan ibu kota di Bulungan.

Kepala Bappeda dan Litbang Bulungan Isnaini mengungkapkan, alasan dilontarkannya pernyataan penganggaran sebagai kendala dikarenakan melihat kondisi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan.

Pasalnya, kondisi APBD terbilang terus merosot dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Oleh karenanya, hal itu tentu menjadi suatu problematika tersendiri. “APBD ini dibandingkan lima tahun awal mencapai angka Rp 2,1 triliun. Sedangkan, saat ini hanya Rp 1,2 triliun. Artinya, ini ada suatu pengurangan yang cukup signifikan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, permasalahan lainnya mengenai pemindahan ibu kota di Bulungan. Pihaknya menjelaskan bahwa terkait adanya acuan 50 persen APBD yang wajib dikucurkan ke daerah pemekaran. Ya, dengan acuan itu menandakan bahwa dari Rp 1,2 triliun wajib dibagi setengahnya.

“Sementara, kita tahu dari Rp 1,2 triliun ini saja untuk mencakup 10 kecamatan terkadang masih belum sepenuhnya tercukupi. Lalu, bagaimana dengan kewajiban ABPD 50 persen ke daerah pemekaran,” ujarnya.

Meski, lanjutnya, pemindahan ibu kota itu setidaknya menjadi suatu keharusan. Ini dikarenakan Tanjung Selor dinobatkan sebagai Ibu Kota Provinsi Kaltara. Sehingga ibu kota di Bulungan pun harus mencari daerah baru sebagai lokasinya. “Sejauh ini di Tanjung Palas dan Tanjung Palas Tengah paling berpotensi. Ini tentunya berdasar pada sejarah yang ada dua wilayah itu,” terangnya.

“Meski, untuk kajian kami akui belum sampai ke sana. Ini tak ubahnya seperti pemindahan ibu kota negara. Maka, harus ada pilihan alternatif tempat yang menjadi tujuan,” sambungnya.

Ditambahkannya juga, pemindahan ibu kota ini memang tak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Karena harus dipikirkan bersama mengenai sarana dan prasarana. Sebab, harus ada Kantor Bupati Bulungan, Kantor OPD dan lain sebagainya. “Masih banyak yang harus dipikirkan dan dikaji nantinya soal pemindahan ibu kota di Bulungan ini,” tutupnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Kamis, 21 November 2019 12:15

Mesin Koverter Kit Mulai Didistribusikan

TANJUNG SELOR – Jika sebelumnya, nelayan kecil yang menggunakan mesin…

Kamis, 21 November 2019 12:11

Polemik Suket, Bisa Terindikasi Maladministrasi

TANJUNG SELOR – Polemik tak berlakunya surat keterangan (suket) sebagai…

Kamis, 21 November 2019 12:07

Dua Pelamar CPNS Gugur

TANJUNG SELOR – Sejak dibukanya pendaftaran rekrutmen calon pegawai negeri…

Rabu, 20 November 2019 17:59

Listrik Padam 5 Jam Tanpa Pemberitahuan

TANJUNG SELOR – Warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Bulungan…

Rabu, 20 November 2019 17:57

Kasus Sabu 38 Kg Segera Disidangkan, Vonis Mati..??

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan kasus sabu seberat 38…

Rabu, 20 November 2019 17:55

9 Dokter Spesialis Didorong Ikut Tes CPNS

TANJUNG SELOR – Dari 300 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

Selasa, 19 November 2019 10:28

Penggunaan Suket Jadi Polemik

TANJUNG SELOR – Penggunaan surat keterangan (suket) sebagai pengganti Kartu…

Selasa, 19 November 2019 10:20

Formasi Dokter Spesialis Masih Kosong

TANJUNG SELOR - Jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 19 November 2019 10:17

Petugas Door to Door, Minta Masyarakat Ikut Aktif

Nyaris setiap pelaksanaan pesta demokrasi, data pemilih ganda menjadi momok…

Senin, 18 November 2019 17:47

Puluhan Pelamar CPNS Terkendala Akreditasi

TANJUNG SELOR – Beberapa kendala teknis dialami para pelamar calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*