MANAGED BY:
JUMAT
26 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 08 November 2019 14:45
Pahlawan Itu Bukan Dikendalikan Teknologi

Irianto: Orang Tua Sangat Berperan

PAHLAWAN MASA KINI: Dari kiri ke kanan, moderator, Ketua PB PMII Agus Mulyono, Ketua PB HMISaddam Al Jihad, Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie, Dirbinmas Polda Kaltara Kombes Pol Moh Yamin Sumitra, Presiden BEM UBT Alif Putra dalam kegiatan Respons Kaltara, Kamis (7/10).

PROKAL.CO,

TARAKAN – Definisi seorang pahlawan tidak harus diidentikkan dengan mengangkat senjata membela bangsa dan negara. Tapi menjadi pahlawan juga bisa dilakukan dengan memberi manfaat bagi banyak orang, terutama bangsa dan negara.

Itu diungkapkan Ketua Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Agus Mulyono dalam kegiatan Respons Kaltara dengan tema pahlawan di mata pemudadi Universitas Borneo Tarakan (UBT), Kamis (7/10) pagi.

“Konsep pahlawan tidak melulu orang yang mengangkat senjata dan mengangkat mikrofon, tapi orang yang bisa memberikan manfaat bagi orang banyak juga bisa didefinisikan sebagai pahlawan,” ungkapnya.

“Siapa pun bisa menjadi pahlawan, asalkan dia bsia memberikan manfaat ke banyak orang dengan mengesampingkan kepentingan dirinya sendiri,” tuturnya.

Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Saddam Al Jihad mengatakan, keberadaan pahlawan yang berjuang untuk bangsa dan negara bisa menjadi contoh pemuda saat ini dalam melakukan berbagai hal. “Saat pemuda-pemuda ketika melakukan pergerakan, baik dengan turun ke jalan atau berkreasi dengan musik atau teknologi harus memiliki motivasi untuk menjadi seorang pahlawan. Artinya pahlawan saat ini tidak melulu berbicara dengan darah saja, tapi lewat seni atau apa pun itu bisa menjadi pahlawan,” ucapnya.

Dirinya mengharapkan muncul gerakan mengubah citra ke depan terhadap aktivis pemuda. Agar memunculkan daya saing. Saat ini peranan teknologi sangat penting untuk menciptakan aktivis pemuda yang memiliki daya saing. “Kami harapkan anak-anak muda ini bisa mengendalikan teknologi, bukan malah menjadi yang dikendalikan oleh teknologi,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 26 Februari 2021 14:20

Antara Muncikari dan Korban Ternyata Ada Hubungan Keluarga

TARAKAN - Penyidik Satreskrim Polres Tarakan masih mendalami keterangan dua…

Jumat, 26 Februari 2021 14:19

Polisi Datang, Pelalu Judi Sabung Ayam Kabur

TARAKAN - Puluhan warga di Kelurahan Juata Laut seketika langsung…

Kamis, 25 Februari 2021 10:45

Ekspor Langsung, Hemat Biaya 40 Persen

TARAKAN – Dengan jarak yang lebih dekat dari negara tujuan,…

Kamis, 25 Februari 2021 10:44

Bebaskan Masyarakat Berbicara

KURANGNYA kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan jurnalis semakin tinggi di…

Kamis, 25 Februari 2021 10:40

Dua Muncikari Ditangkap di Jakarta

TARAKAN – Dua pelaku yang berperan sebagai muncikari berhasil ditangkap…

Kamis, 25 Februari 2021 10:39

Temukan Pungli di Imigrasi, Laporkan Saja !

TARAKAN – Masyarakat diminta jangan segan untuk melaporkan, bila menemukan…

Kamis, 25 Februari 2021 10:38

Dua Pasien Lagi Meninggal, 1.079 Orang Masih Jalani Perawatan

TARAKAN – Duka akan serangan virus corona belum juga berakhir.…

Rabu, 24 Februari 2021 14:30

Muncikari dengan Jasa Threesome di Tarakan Ditangkap di Jakarta

TARAKAN- Dua orang yang diduga berperan sebagai muncikari diamankan Unit…

Rabu, 24 Februari 2021 12:11

Duh Sedihnya..!! Seorang Ibu Temukan Anaknya Gantung Diri

TARAKAN – Masyarakat RT 32 Kalurahan Sebengkok dihebohkan dengan tewasnya…

Rabu, 24 Februari 2021 12:07

Di Kaltara, Belum Temukan Kasus Serius Usai Divaksin

TARAKAN - Dalam pelaksanaan vaksinasi tahap pertama untuk nakes ibu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers