MANAGED BY:
JUMAT
02 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 08 November 2019 14:14
Nelayan Kecil Beralih ke Bahan Bakar Gas
ANTRE BBM: Nelayan di Tanjung Palas Tengah saat mengantre BBM di APMS Desa Salimbatu.

TANJUNG SELOR – Dianggap masih banyaknya nelayan kecil di Indonesia yang sulit mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis premium, membuat aktivitas nelayan kecil dalam mencari nafkah keluarganya terganggu.

Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI dalam hal ini pun sejak beberapa tahun terakhir tak tinggal diam. KKP RI melakukan terobosan baru agar nantinya dapat menjadi ‘kado’ terindah bagi nelayan kecil itu sendiri.

Salah satu terobosannya itu yang langsung diturunkan melalui peraturan presiden (Perpres) Nomor 126 tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Untuk Kapal Perikanan Bagi Nelayan Kecil. Yakni dengan konverter kit BBM ke BBG (bahan bakar gas). Artinya, nelayan kecil tak lagi menggunakan bensin melainkan liquified petroleum gas (LPG).

Di Bulungan, sejak perpres itu ada. Diketahui, baru tahun ini dipastikan metode konverter kit itu akan berlaku. Ini setelah melalui proses pengajuan cukup lama. Tepatnya sejak dua tahun lalu diajukan oleh Dinas Perikanan Bulungan.

“Konverter kit BBM ke BBG itu memang baru tahun ini akan berlaku ke nelayan kecil di Bulungan. Ya, karena memang setiap tahunnya silih berganti daerah yang akan diberikan program tersebut,” ungkap Ir. Masri selaku Kepala Dinas Perikanan Bulungan saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (7/11).

Lanjutnya, mengenai kriteria nelayan yang mendapatkan paket konverter kit BBM ke BBG sesuai Perpres Nomor 126 tahun 2015. Menurutnya yaitu mereka yang memiliki kapal ukuran di bawah 5 Gross Tonnage (GT), berbahan bakar bensin atau solar dan memiliki daya mesin di bawah 13 horse power (HP). Kemudian, nelayan kecil yang memiliki kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan (Kusuka).

“Di Bulungan sekitar 758 nelayan yang akan menerima konverter kit BBM ke BBG ini. Rincinya, nelayan kecil yang ada di Tanjung Palas, Tanjung Palas Tengah, Tanjung Selor dan Bunyu,” jelasnya.

Namun, sebelum dilakukan proses serah terima paket koverter kit. Yang rincinya terdiri 1 mesin ketinting dan dua LPG, pihaknya mengatakan bahwa akan ada tim dari KKP untuk turun kembali melakukan pengecekan. Tujuan tak lain agar bantuan itu tepat sasaran. “Sepenuhnya dalam proses penentuan setiap nelayan itu dari pusat. Kami di Dinas Perikanan hanya melihat sejauh mana progresnya berjalan,” katanya.

“Meski, mengenai depo yang ada nantinya dari kami. Dan itu sudah ada, satu akan ditempatkan di Tanjung Selor dan satunya di Bunyu,” sambungnya mengakhiri. (omg/eza)


BACA JUGA

Rabu, 30 November 2022 11:42

Cuaca Ekstrem, BPBD Bulungan Siaga Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan siap siaga menghadapi cuaca…

Rabu, 30 November 2022 11:40

Di Bulungan, Satu Sanggahan Calon PPPK Guru Diterima

PROSES seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di lingkungan…

Senin, 28 November 2022 07:55

MENYEDIHKAN..!! 11 Tahun Food Estate Belum Maksimal

Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) RI telah menetapkan Bulungan sebagai…

Senin, 28 November 2022 07:53

Perkuat Pamtas hingga Amankan PSN

TAHUN ini, Komando Resor Militer (Korem) 092/Maharajalila memasuki usia yang ketiga…

Senin, 28 November 2022 07:51

Nunggak, Siap-siap Water Meter Dicabut Permanen

Agar penyegelan listrik Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Sungoi Sesayap…

Senin, 28 November 2022 07:50

Masterplan Bunda Hayati Mulai Disusun

Pemkab Bulungan bersama  Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai…

Senin, 28 November 2022 07:48

Pemkab Keluarkan SE Suntik Booster untuk ASN

 Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Bulungan masih rendah.…

Jumat, 25 November 2022 11:20

Gubernur Kaltara Usulkan Kuota BBM Ditambah

 Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang menemui Komite Badan…

Jumat, 25 November 2022 11:14

Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal

Setelah memasuki hari kedua, seorang pelajar SD yang tenggelam di…

Jumat, 25 November 2022 11:13

UMP Kaltara Naik Rp 234.964, Apindo Menolak

Dewan Pengupahan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menetapkan Upah Minimum Provinsi…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers