MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 02 November 2019 11:04
Soroti Alur Kesehatan yang Harusnya Dipersingkat

Ketika Anggota DPD RI Fernando Sinaga ke Gedung Silver

PROKAL.CO, Menjadi salah satu wakil Kalimantan Utara (Kaltara) di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Fernando Sinaga, S.Th, punya tugas baru. Ia  ingin fokus dalam peningkatan pelayanan kesehatan yang kerap kali dikeluhkan masyarakat bawah.

 

YEDIDAH PAKONDO

 

SIAPA tak kenal sosok Fernando Sinaga? Ya, pria berdarah Batak ini merupakan salah satu anggota DPD RI yang dipercaya masyarakat Kaltara duduk di Senayan. Fernando Sinaga terjun dalam dunia politik dengan maksud membawa kawasan perbatasan agar terus maju dan berkembang, tak tertinggal dari daerah maju lainnya di Indonesia.

“DPD RI ini memiliki fungsi pengawasan, baik itu pengawasan dana pusat dan daerah, serta pengawasan dalam pembangunan daerah dan legislasi daerah. Yang terbaru ialah masalah perda yang sekarang diberi kewenangan UU untuk mengawasi perda di daerah. Mana yang dianggap kurang menguntungkan masyarakat, itu yang perlu kami pangkas,” ucap pejabat DPD RI yang baru dilantik pada 1 Oktober 2019 lalu ini.

Terkait kesehatan masyarakat Kaltara, dijelaskan Fernando bahwa UU tentang perlindungan pasien sebelumnya telah dimasukkan ke dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2019.

“UU itu sudah digodok oleh DPD yang dulu tapi belum disahkan di DPR sampai saat ini. Makanya kami mengajukan lagi. Kemarin saya memilih UU perlindungan pasien, karena itu saya anggap perlu,” ungkap pria yang meraih 22.211 suara di Kaltara ini.

Bagi Fernando, UU perlindungan pasien sangat tepat bagi masyarakat yang sakit sehingga tidak memiliki kekhawatiran ditelantarkan oleh pihak rumah sakit. Sebab itu, pemerintah harus menjamin masyarakat akan kesejahteraannya.

Di masa kini, kawasan perbatasan banyak memiliki keluhan terkait pelayanan rumah sakit. Prosedur yang panjang harus dilalui pasien di rumah sakit. Menurut Fernando justru akan membuat pasien menjadi tambah sakit karena waktu dan antrean yang panjang.

“Kenapa pihak rumah sakit tidak melakukan penanganan yang singkat dan cepat? Kalau sekarang sudah ambil nomor antrean, terus masuk ke dokter antre lagi, setelah itu tebus lagi ke apotek. Ini jelas memperlambat. Kapan seperti ini terus? Jangan mempersulit pasien dong,” ucap sarjana STT Betel Banjar Baru ini.

Dalam pelayanan BPJS Kesehatan pun mendapat sorotan dari Fernando. Apalagi dengan iuran BPJS yang dinaikkan sebesar 100 persen dengan alasan menjamin mutu pelayanan kesehatan. Secara pribadi, Fernando berencana untuk melakukan pengawasan langsung ke Kaltara berkaitan dengan BPJS Kesehatan ini. Sebab itu, DPD RI ingin membuat tim khusus yang dapat mengawas penggunaan BPJS.

Sebab itu, dalam hal ini pembenahan terhadap pelayanan kesehatan BPJS perlu dilakukan. Dengan naiknya iuran BPJS, Fernando mengharapkan agar setiap pemerintah daerah dapat selektif terhadap masyarakat yang mendapatkan bantuan PBI. Sebab di Kaltara masih terdapat masyarakat yang tidak mampu membayar iuran BPJS.

“Perlu bagi kepala desa, RT, RW untuk melakukan pendataan selektif. Susahnya di Kaltara ini banyak orang kaya yang merasa miskin, ada sebagian tradisi masyarakat Kaltara itu pura-pura miskin. Jangan punya sikap seperti itu. Jadi harus selektif pengawasannya,” ujarnya. (***/lim)


BACA JUGA

Kamis, 21 November 2019 12:18

63 Rambu Peringatan Bencana Segera Dipasang

TARAKAN - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan akan…

Rabu, 20 November 2019 18:19

Benturan di Jalur Pelayaran Berulang, Alat Tangkap Nelayan Ditabrak Ponton Batubara

TARAKAN – Aktivitas di laut Kaltara memang cukup tinggi, nelayan…

Rabu, 20 November 2019 18:17

Prihatin Harga Pupuk Naik dan Hoaks

Lulus dengan menyandang status cumlaude tentunya menjadi impian dan keinginan…

Rabu, 20 November 2019 18:05

Lapor Apa Saja di ‘Tarakan 1 Click’

TARAKAN - Polres Tarakan terus meningkatkan pelayanan untuk keamanan masyarakat.…

Selasa, 19 November 2019 13:39

Investasi Rp 37,9 Triliun, Sinosteel Masih Survei

TARAKAN – Rencana investasi Sinosteel Corporation dengan membangun membangun pabrik…

Selasa, 19 November 2019 13:36

“Jalan Rusak, Apa Harus Demo?”

TARAKAN – Warga Jalan Aki Balak, khususnya di sekitar SDN…

Selasa, 19 November 2019 10:46

Uji Petik pada Angkutan Nataru

MENJELANG perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Kantor Syahbandar dan…

Senin, 18 November 2019 17:56

Malaysia Sokong Kegiatan Wonderful Indonesia

TAWAU – Hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia kian erat.…

Senin, 18 November 2019 17:54

Monitoring Akan Dilakukan dengan Kartu

TARAKAN - Monitoring yang dilakukan Tim Pengendalian Terpadu Pemprov Kaltara,…

Sabtu, 16 November 2019 14:52

Sport Center Terancam Mangkrak Lagi

TARAKAN – Lanjutan pembangunan Sport Center di Kampung Empat, Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*