MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 02 November 2019 10:53
Dampak Erosi, Jalan Tertutup Tanah
TERTUTUP: Kondisi Jalan Aki Balak yang dipenuhi tumpukan tanah

PROKAL.CO, TARAKAN - Pasca terjadi hujan dalam intensitas besar hati terakhir, kondisi Jalan Aki Balak kembali tertutup tumpukan tanah dari hasil erosi bukit sekitar. Kondisi ini bukanlah kejadian pertama kalinya. Diketahui kawasan tersebut kerap menjadi imbas dari erosi tanah saat terjadi hujan lebat dalam intensitas lama. Tidak hanya itu, pasca banjir tumpukan tanah ini sebagian berubah menjadi lumpur sehingga cukup menganggu aktivitas lalu lintas pengendara.

Idarti (36) salah seorang pengendara menerangkan, dengan banyaknya tumpukan tanah membuat jalanan becek. Alhasil ia mengaku cukup terganggu atas keadaan tersebut. Selain itu, menurutnya kondisi tersebut diperparah dengan munculnya gundukan tanah yang cukup menyulitkan pengendara yang melintas.

"Setiap hujan, jalan di depan 613  ini memang sering dipenuhi tanah. Kan banjir juga, jadi mungkin tanah dari sungai mengendap di jalan, belum lagi tanah yang turun dari atas bukit. Lumayan juga gundukan pasirnya itu, berlumpur, becek dan bergelombang. Jadi kalau kendaraan roda dua harus turunkan kaki supaya tetap seimbang. Tadi saja saya hampir jatuh, karena kan mau pergi kerja, jadi kalau turunkan kaki kotor juga sepatu. Tapi karena tidak bisa jaga keseimbangan, akhirnya turunkan kaki karena hampir jatuh," ujarnya, kemarin (1/11).

Ia menerangkan, kondisi ini biasanya langsung mendapat penangganan dari badan terkait. Namun hingga hari kelima, tumpukan tersebut belum juga mendapatkan penangganan. Menurutnya, jika hal ini tidak ditanggani sesegera mungkin, dapat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Mungkin sudah tiga hari itu gundukan. Biasanya memang ada dari tentara, atau alat berat mungkin dari pemerintah yang kerok itu pasir. Tapi ini sudah berhari-hari belum ada penanganan. Mungkin tunggu sudah tidak hujan atau bagaimana baru dikerok, tapi kan terkesan dibiarkan, apakah tidak ada antisipasi atau solusi minimal jangka pendek. Misalnya koordinasi dengan RT setempat, mengajak kerja bakti bersama. Saya rasa, pasti masyarakat mau membantu demi kenyamanan bersama," terangnya.

Sementara itu, Yustina (26) pedagang sekitar menerangkan dengan adanya tumpukan tanah beserta lumpur tersebut membuat pengendara yang melintas enggan singgah. Alhasil buruknya kondisi jalan mempengaruhi pemasukannya.

"Kalau jalannya kering banyak yang singgah. Ini mungkin karena becek kan jadi orang mau berhenti turun dari motor juga malas. Mungkin karena takut sepatunya kotor kali. Yang jelas berpengaruh lah karena selama tanahnya semakin banyak setelah banjir pembeli sepi," ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tarakan Abdul Rahim tidak dapat memberikan komentar kepada media terkait hal tersebut. Ia berdalih belum bersedia diwawancarai karena masih harus menyelesaikan banyak hal.

"Saya belum bisa berkomentar sekarang masih banyak kerjaan. Mungkin lain waktu saja," singkatnya. (*/zac/udn)

 


BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 11:43

HOROR..!! Speed ini Bocor Setelah Tabrak Kayu, Bagaimana Nasib Puluhan Penumpangnya...??

TARAKAN - Speedboat Malinau Express IX yang membawa 35 penumpang…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

INNALILLAHI...!! Terbakar..!! Pasar Tertua di Tarakan Rata dengan Tanah

API membumbung tinggi di bangunan berlantai dua, tepat di pinggir…

Selasa, 21 Januari 2020 11:29

Pasar Pertama yang Mengkhususkan Pisang

Pasar Batu Tarakan, belakangan identik sebagai pusat oleh-oleh. Sebagian pedagang…

Senin, 20 Januari 2020 12:59

BREAKING NEWS! Ditinggal Penghuni, Rumah kosong Terbakar

TARAKAN - Kebakaran terjadi di RT 24 Kelurahan Sebengkok tepatnya…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Dapat Sehatnya, Raih Doorprize Menarik

TARAKAN – Akrab dan ceria. Begitulah suasana yang terlihat di…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya

TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:52

Semarak Tahun Baru Imlek Identik Warna Merah

SERBA MERAH: Pernak-pernik Tahun Baru Imlek terpampang di salah satu…

Jumat, 17 Januari 2020 11:10

Curah Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Kota Tarakan sejak Kamis (16/20)…

Jumat, 17 Januari 2020 11:06

2020, Potensi Karhutla di Pulau Ini Masih Ada

TARAKAN – Masih adanya musim kemarau yang terjadi pada tahun…

Kamis, 16 Januari 2020 14:40

Pajak di Tarakan Diklaim Masih Lebih Murah

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berkeinginan mengoptimalisasi seluruh pundi-pundi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers