MANAGED BY:
SABTU
11 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 31 Oktober 2019 11:35
Baru Tiga Balon Mendaftar di Golkar

Tim Irianto Pastikan Daftar ke Semua Parpol

SERAHKAN: Tim penjaringan DPD I Golkar menyerahkan berkas pendaftaran ke Tim Irianto Lambrie, Rabu (30/10).

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Pendaftaran bakal calon (balon) Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilakukan DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) sejak Sabtu (26/10), berakhir hari ini, Kamis (31/10). Kemudian, pengembalian berkas pendaftaran mulai Jumat (1/11) hingga Minggu (3/11) mendatang. Hingga kini tercatat baru tiga balon yang mendaftar di antaranya mantan Wali Kota Tarakan dua periode Yusuf SK kemudian Yunus Abbas dan petahana, Irianto Lambrie.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Suharno menyampaikan, sejak dibuka pendaftaran tercatat hingga saat ini sudah ada tiga bakal calon yang mengembalikan berkas. Sementara, satu balon yang sudah berkomunikasi akan mendaftarkan diri yakni Udin Hianggio. “Sampai sekarang ada tiga. Yang menyampaikan akan mendaftarkan diri ada satu balon. Waktunya, belum diketahui dan kita masih menunggu,” ucap Suharno kepada Radar Kaltara, Rabu (30/10).

Dijelaskan, jika sampai batas pendaftaran berakhir tidak ada tambahan, maka proses selanjutnya hanya ada tiga nama balon yang terdaftar diserahkan ke DPP Golkar. Namun, sebelum itu, dari DPD I melaksanakan pertemuan tim terlebih dahulu untuk melihat situasi.

Sementara, dijelaskan Suharno, waktu pemberian rekomendasi dari DPP ke balon belum dapat dipastikan. Sebab, ada banyak pertimbangan yang harus dilalui terlebih dahulu. “Tim rapatkan dulu sama seperti yang dilakukan tingkat kabupaten. Kalau tiga nama ini yang terdaftar tentunya itu yang kita bawa ke tim nasional atau DPP. Sebab, yang memberikan rekomendasi ada di DPP sendiri,” jelasnya.

Diakuinya, komunikasi dengan parpol sejauh ini tetap dilakukan namun belum final akan bersama balon tertentu. Partai Golkar sendiri belum menentukan lantaran proses penjaringan baru saja dilakukan dan untuk mengusung calon partai berlambang beringin dipastikan harus berkoalisi. Hal ini mengacu pada aturan setidaknya pengusung memiliki minimal tujuh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara.

Partai Golkar diketahui merupakan satu dari delapan partai pengusung dan memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2015 silam. “Komunikasi bagus-bagus saja (dengan parpol). Karena kita harus berkoalisi dengan empat kursi di DPRD jadi butuh tiga lagi. Jika mekanisme sudah final Insya Allah kita akan melakukan lobi politik bersama calon dari Golkar,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers