MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 30 Oktober 2019 15:49
Udin Klaim Dukungan 2 Parpol
MENCARI DUKUNGAN: H. Udin Hianggio saat mengembalikan formulir ke Sekretariat DPW PAN, Selasa (29/10).

TARAKAN - Wakil Gubernur Kaltara H. Udin Hianggio maju sebagai calon gubernur dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltara 2020 dengan optimistis. Pun dengan dukungan partai politik (parpol).

Ia mengklaim dukungan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang meraih 5 kursi di DPRD Kaltara periode 2019-2024.

“Ketua DPP Hanura itu, Oesman Sapta Oddang langsung meminta saya maju menjadi nomor satu. Sinyal ini sudah jauh sebelumnya,” ungkap pria yang juga mantan wali kota Tarakan ini, kemarin (29/10).

Selain Hanura, kata dia, PKS juga menyampaikan hal yang sama melalui presidennya. Jika diakumulasi dengan kursi Hanura, maka H. Udin akan mengantongi 8 kursi, atau lebih dari cukup kursi yang disyaratkan. “Kemarin juga presiden PKS juga meminta saya untuk maju. Itu ucapan langsung dari presiden PKS. Tapi semua kembali kepada yang di atas,” katanya.

Hingga kini, pihaknya telah melakukan pengambilan formulir ke sejumlah parpol yakni Demokrat, PDIP, Gerindra, PPP, PKS, Golkar dan PAN.

Dalam pemilihan gubernur ini, Udin menginginkan jabatan gubernur, sebab ia ingin perubahan di Kaltara. Ditanyakan terkait pasangan, Udin menginginkan adanya sosok yang dapat membantu dan bekerja sama. “Sudah ada pasangan, ya ada beberapa nama. Tapi itu tunggu partai yang akan melakukan survei. Ada dari kalangan birokrat, pejabat dan sebagainya. Kalau soal kerja sama, semua orang sudah tahu tentang saya. Semuanya bisa menilai saya. Intinya gubernur dan wakil gubernur merupakan satu kesatuan yang dipilih bersama dari masyarakat untuk memajukan pemerintah,” ujarnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Hanura Kaltara Effendhi Djuprianto mengatakan bahwa untuk membuka penjaringan bakal calon akan mengikuti petunjuk dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hanura.

Disinggung soal keyakinan Udin yang diusung Partai Hanura, Effendhi menyatakan bahwa dirinya baru mengetahui hal tersebut. “Wah, saya belum tahu itu. Masih tunggu juknis (petunjuk teknis) dari DPP,” pungkasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltara Muhammad Nasir membenarkan tentang adanya pernyataan dari Presiden PKS Sohibul Iman agar H. Udin maju dalam Pilgub. Menurutnya hal tersebut hanya sebatas dukungan semangat kepada Udin. “Memang benar. Tapi itu hanya sebagai bentuk dukungan moril dan pemberi semangat kepada beliau (H. Udin Hianggio),” ujarnya.

Sebagai salah satu tokoh Kaltara yang cukup populer, H. Udin dinilai semangat dalam menjalani demokrasi dan untuk membangun Kaltara. Nasir menduga hal tersebutlah yang mendorong Presiden PKS menyampaikan agar maju di Pilgub. Namun tetap siapa pun yang berharap diusung PKS wajib mengikuti proses penjaringan bakal calon dari tingkat DPW. “Tapi sampai sekarang, berdasarkan laporan dari rekan saya, beliau (H. Udin) belum mengikuti penjaringan di partai kami, padahal kalau mau diusung penjaringan dari bawah,” katanya.

“Saya pikir sangat tidak rasional ketika presiden partai langsung memutuskan bahwa saya mendukung si A tanpa melihat elektabilitas dan perkembangan politik yang ada,” sambungnya.

Untuk diketahui, proses penjaringan PKS dibuat berjenjang. Tokoh-tokoh yang akan maju juga dipresentasikan menyangkut elektabilitas dan popularitasnya. “Di tingkat wilda ini, nama-nama yang masuk boleh jadi akan tersaring, kemudian dibawa ke DPP PKS dan diputuskan DPP siapa yang akan diusung,” imbuhnya. (shy/lim)


BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers