MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 30 Oktober 2019 14:01
Hasilkan Tiga Ton Sebulan, Bisa Ekspor Sendiri
DIEKSPOR: Sebanyak 57 ton rumput laut asal Nunukan diekspor ke Cina melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya./RADAR NUNUKAN RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Pengeksporan perdana rumput laut akhirnya dilakukan pelaku usaha PT. Sebatik Jaya Mandiri, Selasa (29/10). Sebanyak 21 ton, atau 1 kontainer langsung diekspor ke Cina dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Sementara 36 ton dari 3 kontainer, juga akan diekspor ke Cina, namun melalaui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan (Disdak) Nunukan, Yoseph mengatakan, pihaknya memang terus melakukan peningkatan ekspor khususnya terhadap komoditas di Nunukan yakni rumput laut.  “Ya, kita terus tingkatkan ekspor baik ke luar negeri atau pun lokal. Subuh tadi (kemarin) ada 4 kontainer dengan total 57 ton rumput laut di ekspor ke Cina sekira pukul 02.30 dini hari. Tentu ini harus berkelanjutan ke depannya,” ujar Yoseph kepada Radar Nunukan.

Hanya saja, pihaknya berharap para pelaku usahalah yang seharusnya bisa langsung ekspor ke Cina dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Tidak lagi melalui pihak ketiga, atau ekspor ke luar negeri melalui PT di luar Nunukan seperti dari Surabaya dan Makassar.  “Ekspor lokal sebenarnya lebih banyak, namun yang dapat keuntungan yang mengekspor ke luar negeri seperti pihak PT yang ada di Makassar dan Surabaya, bukan dari Nunukan. Makanya saya mengajak para pelaku usaha juga ada yang bisa ekspor langsung, maksud kami orang Nunukan,” harap Yoseph.

Apalagi, harga ekspor jika diekspor ke luar negeri bisa lebih tinggi dari harga normal. Dari yang harga ekspor sebesar Rp 18 ribu bisa mencapai Rp 20 ribuan lebih, jika langsung diekspor tanpa melalui pihak ketiga. Menurutnya, dengan sebulannya bisa menghasilkan 3 ribu ton rumput laut, seharusnya pelaku usaha di Nunukan bisa langsung mengekspor ke luar negeri.

Namun, para pelaku usaha juga harus memperhatikan kualitas. Standar ekspor harus diperhatikan supaya ekspor dari Nunukan ke Cina bisa kontinyu. “Jangan hanya memikirkan kuantitas. Makanya terkadang banyak yang ditolak karena permasalahan kualitas. Untuk itu jaga kualitas, supaya bisa ekspor langsung ke Cina,” beber Yoseph. (raw/ash)

 


BACA JUGA

Minggu, 05 Juli 2020 11:54

12 Calon Pengantin Terdeteksi Pengguna Narkoba

NUNUKAN – Setidaknya ada 12 orang calon pengantin (catin) yang…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:12

Mabuk Lem, Remaja Kejar Polisi dengan Badik

NUNUKAN – Seorang remaja berinisial AN (22) diduga sedang mabuk…

Rabu, 01 Juli 2020 09:13

Pengendali di Lapas hingga Pemesan di Tana Tidung

NUNUKAN - Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres…

Selasa, 30 Juni 2020 10:27

PDIP Aksi di Polres Nunukan

NUNUKAN – Menuntut pengusutan tuntas pelaku pembakaran bendera Partai Demokrasi…

Senin, 29 Juni 2020 10:12

Langgar Protokol Kesehatan, Dihukum PushUp

NUNUKAN - Meski status tanggap darurat Covid-19 di Nunukan beum…

Sabtu, 27 Juni 2020 09:34

Satgas Pamtas dan Polhut Temukan Barak Pembalak Liar

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polisi Kehutanan (Polhut)…

Jumat, 26 Juni 2020 13:03

Penerima Tunjangan Khusus Guru Dikurangi

 NUNUKAN – Dengan adanya aturan terbaru mengenai pemberian tunjangan khusus,…

Kamis, 25 Juni 2020 14:30

Nonreaktif, 361 WNI Dipulangkan dari Malaysia

    RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN DIPULANGKAN LAGI: Setidaknya ada 361…

Kamis, 25 Juni 2020 13:24

Nonreaktif, 361 WNI dari Malaysia Dipulangkan, 134 Lanjut ke Sulsel

NUNUKAN – Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134…

Kamis, 25 Juni 2020 13:21

Tulisan “Pelabuhan Nunukan” Dicopot

NUNUKAN – Protes Persekutuan Suku Asli Kalimantan (Pusaka) soal hilangnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers