MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 29 Oktober 2019 16:15
Bupati Gencar Beri Motivasi Generasi Muda

Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-91

MENYEMANGATI: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat memberikan motivasi dan semangat kepada para pemuda dan pemudi Malinau usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91di Halaman Kantor Bupati Malinau, Senin (28/10).

PROKAL.CO, MALINAU – Usai melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si didampingi para pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Malinau menemui beberapa pemuda-pemudi Malinau. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan motivasi dan semangat agar para generasi muda tersebut berperan aktif membangun bangsa.

“Saya sengaja mengambil momentum, kumpul banyak orang belum tentu ada manfaat. Tapi kumpul orang seperti kalian (pemuda), mungkin kalian bisa menjadi penerang bagi yang lain,” ujar Bupati mengawali pembicaraan di Halaman Kantor Bupati Malinau, Senin (28/10).

Ditegaskan Bupati, dirinya juga bertumbuh dari pemuda, pemuda yang sadar akan masa depannya walaupun dirinya tidak membayangkan bisa menjadi Bupati saat ini. Yang jelas, tegasnya, dirinya tahu masa depan itu harus direbut.

“Ketika itu saya di Tanjung Lapang. Masa kecil saya sekolah saya juga di Tanjung Lapang. Keadaannya jauh sekali berbeda dengan kondisi yang ada sekarang ini. Sangat jauh. Dunia pendidikan sangat jauh. Sekarang ada mahasiswa (perguruan tinggi di Malinau) di era kalian,” kata Yansen.

Dulu, lanjutnya, telepon di rumah tidak ada, apalagi telepon seluler seperti yang ada di kantong-kantong pakaian generasi muda sekarang. Pada saat itu, semua situasi serba terbatas, bahkan sangat kurang. Tapi, menurutnya, ada yang berbeda, mungkin karena kekurangan dan keterbatasan saat itu, yang tumbuh itu hati dan pikiran anak-anak saat itu semangat yang tumbuh, karena tidak ada yang memengaruhinya.

Dirinya mengaku, masa kecilnya dulu hanya mendengar radio dan kalau sudah mendengar pidato atau berita Presiden Republik Indonesia, ia merasa sangat apresiatif dan bangga karena membayangkan sebagai generasi muda yang jauh di pedalaman mendengar pemimpin nasional. “Kita pikir apa kita bisa seperti itu. Ya ketika itu saya pikir tidak ada jalan lain selain mengubah diri kita, melalui apa, melalui pendidikan,” ungkapnya.

Pendidikan itu, kata Bupati yang berpendidikan sampai Strata 3 ini, sangat beragam. Seperti dirinya, di samping menjalani pendidikan formal, dia juga aktif menimba ilmu di organisasi-organisasi kepemudaan dan agama. “Satu hal yang pasti saya bergerak di organisasi pemuda. Bergerak di Pramuka saya ikuti, KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) dan organisasi pemuda lainnya. Saya juga pernah jadi pengurus KNP Provinsi Kalimantan Timur waktu itu,” bebernya seraya mengatakan bahwa dirinya bermaksud menceritakan hal tersebut, karena juga melakukan hal yang sama saat muda dulu seperti yang dilakukan para pemuda lainnya.

“Di masa-masa seperti kalian sekarang, kalian harus ingat satu hal, hari inilah harinya kalian ada sebagai orang yang siap melangkah ke depan. Ya jangan sia-siakan kesempatan kalian pemuda ini. Termasuk juga kawan-kawan KNPI, jangan sia-siakan hanya untuk menjadi sebuah euforia karena kita pemuda, bukan begitu, tapi medan-medan untuk kita membangun kapasitas diri kita,” pesannya.

Yansen menyebutkan, dirinya tidak pernah membayangkan menjadi seorang Bupati. Tapi satu hal yang tertanam dalam hati dan pikirannya bahwa dirinya harus membangun diri, berlatih berbicara, berlatih berorganisasi, berlatih berpikir, berlatih cakap dan terampil. “Sampai hari ini saya masih latihan, sampai besok pun latihan, sampai kapanpun latihan. Apalagi kalian. Nah kalian jadi itu karena itu. Bukan karena saya kasih, tidak. Nah mulai sekarang, jangan sia-siakan kesempatan kalian generasi muda,” pesannya lagi.

Untuk itu, Bupati mengharapkan agar para generasi muda Malinau menjauhi segala yang bisa merusak diri. Seperti narkoba, minuman keras, merokok dan penyakit masyarakat lainnya.

“Saya berpesan kepada mahasiswa, pada pemuda-pemudi Malinau dan para pelajar, saya mengambil momentum ini supaya saya titipkan pesan ini untuk kalian sampaikan kepada seluruh pemuda Malinau. Kalau mereka bisa merusak kita, kenapa kita tidak bisa mengubah mereka (menjadi baik). Kalau kalian bisa berbahasa yang tidak menyenangkan, kenapa tidak bisa berbahasa yang menyenangkan. Pikirkan saja itu. Dalam itu kalian bertumbuh. Bertumbuhlah dengan kesempatan yang baik,” tukasnya. (ags/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers