MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

ADV

Senin, 28 Oktober 2019 05:47
Imbaya Ulun Tidung Ciptakan Hidup Harmonis

Pertama Digelar, Dihadiri Keluarga Besar dari Malaysia

PEMBUKAAN: Ketua Umum LABT Kabupaten Malinau Dr. H. Edy Marwan, M.Si saat bersama Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dalam acara syukuran HUT ke-20 Kabupaten Malinau dan pembukaan Imbaya Ulun Tidung Tahun 2019. Tampak juga ketika H. Edy Marwa menerima cendera mata dari tokoh Tidung Malaysia. FOTO: AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU - Imbaya Ulun Tidung Tahun 2019 dilaksanakan mulai 26 Oktober — 5 November 2019.  Acara berkumpul bersama orang Tidung yang digelar oleh Lembaga Adat Besar Tidung (LABT) Kabupaten Malinau ini secara resmi dibuka oleh Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, Sabtu (26/10) malam di Lapangan Samping Baloy Adat Tidung Desa Wisata Serindit Malinau Seberang.

Ketua Umum LABT Kabupaten Malinau Drs. H. Edy Marwan, M.Si mengawali sambutan mengajak seluruh tamu undangan yang hadir memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat serta hidayahNya sehingga dapat dipertemukan untuk melaksanakan kegiatan yang menurutnya cukup menggembirakan bagi masyarakat Tidung dan Kabupaten Malinau pada umumnya. 

Kegiatan tersebut adalah syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kabupaten Malinau Tahun 2019, kemudian syukuran Desa Wisata Serindit Malinau serta kegiatan yang menjadi kebanggaan bersama orang Tidung adalah Imbaya Ulun Tidung Tahun 2019.

“Bersamaan dengan tanggal dimaksud (HUT Kabupaten Malinau), kita juga akan melaksanakan pembukaan Imbaya Ulun Tidung Tahun 2019 yang kegiatan ini merupakan adalah kegiatan yang baru pertama dilaksanakan di Kabupaten Malinau, khususnya Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara),” ujar H. Edy Marwan di hadapan Bupati dan tamu undangan lainnya. 

Kegiatan HUT ke-20 Kabupaten Malinau, kata pria yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten (Setkab) Malinau ini, tentunya didahuli dengan rapat paripurna di DPRD Kabupaten Malinau yang telah disaksikan bersama pada pagi hari sebelum syukuran HUT dan pembukaan Imabaya Ulun Tidung. 

“Tentunya malam ini, kita juga bersama-sama mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita. Kurang lebih 20 tahun Malinau seperti ini telah maju, bahkan dapat disejajarkan dan bisa lebih dari kabupaten-kabupaten lainnya,” ungkapnya. 

Dijelaskan, Imbaya Ulun Tidung memiliki arti  Bersama Orang Tidung. Kegiatan yang akan berlangsung kurang lebih 10 hari ini merupakan sarana komunikasi aktif di antara semua orang Tidung dengan etnis-etnis yang lainnya dan orang Tidung dengan agama-agama yang lainnya. 

“Yang kita ketahui, Islam memang mayoritas pada Suku Tidung, tetapi ketika kita melaksanakan kata Imbaya ini, maka tidak ada lagi perbedaan etnis, kita tidak berbicara masalah suku, kita tidak berbicara masalah RAS, kita tidak berbicara masalah perbedaan agama, tetapi Imbaya adalah mari kita bersama dalam satu kekuatan di Bumi Intimung yang kita cintai ini dalam rangka untuk membangun Kabupaten Malinau yang kita banggakan,” tuturnya.

Kata Imbaya ini, lanjutnya, adalah salah satu makna yang sangat syarat sekali dengan nilai hakikat kehidupan manusia. karena bersama dengan Imbaya Ulun Tidung, maka orang Tidung bersama-bersama belasan suku asli Malinau dan semua paguyuban yang hadir di Bumi Intimung tentunya satu niatan adalah untuk menciptakan Malinau yang selalu hidup dengan kedamaian yaitu dengan kata harmonis.

“Alhamdulillah hampir semua perwakilan (Suku Tidung) dari kabupaten/kota yang ada di Kaltara hadir dan juga kami alhamdulillah dihadiri oleh keluarga besar kami dari Sandakan, Sabah, Tawau dan sekitarnya serta juga keluarga besar kami dari beberapa daerah di Indonesia,” beber H. Edy penuh haru dan rasa bangga. 

Sementara itu, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi Imbaya Ulun Tidung yang dihadiri tokoh lintas adat dan agama se-Kabupaten Malinau ini, menyampaikan apresiasi dan bangganya kepada Suku Tidung yang menggelar acara budaya untuk membangun bangsa ini.

“Sungguh suatu yang tidak terkira malam hari ini, Tidung telah merajut kesetaraan, kesamaan, rasa hati dan pikiran kita sebagai sesama manusia. Tidak ada kata yang bisa diucap, tapi rasa hati kita semua mengatakan acara kita malam ini luar biasa,” ucap Bupati mengapresiasi.

Dikatakan Bupati, acara yang digelar Sabtu malam tersebut membuat bangga dan bahagia karena ada tiga momentum acara yang dilaksanakan bersamaan. Yang pertama, mensyukuri HUT yang ke-20 Kabupaten Malinau, pembukaan Imbaya Ulun Tidung yang juga dirangkai dengan acara syukuran Desa Wisata Serindit Malinau Seberang.

“Tidung,” sebut Bupati. “Bangkit,” sahut warga Tidung dan tamu undangan “Budaya,” sebut Bupati lagi.  “Hebat,” sahut warga lagi. “Budaya Tidung,”kata Bupati. “Membangun bangsa,” teriak semua yang hadir dengan semangat. (adv/ags)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 September 2015 15:41

Upaya Ciptakan Ketahanan Pangan

<p><strong>MALINAU</strong> - Rembug tani guna mewujudkan program swasembada beras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers