MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 25 Oktober 2019 18:00
TNI Ikut Mengajar di Sekolah
JANGKAU PENDIDIKAN: Wakil Asisten Bidang Teritorial Kasad, Brigjen TNI Gathut Susetyo melihat langsung prajurit TNI yang turut mengajar di Sekolah Tapal Batas.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di perbatasan Indonesia-Malaysia seperti di Sebatik, ikut turut serta mengajar seperti seorang guru kepada siswa. Hal itu dilakukan di Sekolah Tapal Batas, Kecamatan Sebatik Tengah.

Wakil Asisten Bidang Teritorial Kasad, Brigjen TNI Gathut Susetyo mengatakan, dari kunjungannya di Sebatik, tepatnya di Sekolah Tapal Batas, Kecamatan Sebatik Tengah, kondisi tersebut dilihatnya secara langsung, bahwa para siswa menerima pelajaran dari anggota TNI yang bertugas di perbatasan. “Saya mendapat informasi bahwa yang sekolah di Sekolah Tapal Batas adalah anak TKI yang berada di Sebatik bagian Malaysia,” kata Gathut Susetyo.

Menurutnya, para anak TKI ini awalnya tidak memiliki pengetahuan tentang negara Indonesia, yang diketahui adalah tentang kebangsaan Malaysia. Setelah sekolah di Sekolah Tapal Batas, anak-anak TKI pun mulai memahami lagu Indonesia Raya serta mampu melaksanakan upacara.

Diketahui, Sekolah Tapal Batas didirikan pada 2014 lalu oleh Hj. Suraidah. Waktu itu, pembangunan sekolah ini mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat, serta TNI yang bertugas di perbatasan ikut membantu mengembangkan Sekolah Tapal Batas.

Hingga kini, sekolah tersebut terus berkembang berkat bantuan dari berbagai perusahaan. Bahkan sekolah ini juga dilengkapi asrama untuk siswa, yang menampung anak-anak TKI yang tinggal di Sebatik bagian Malaysia.

Keterlibatan TNI di sekolah ini menjadi salah satu tugas selama berada di Sebatik. “TNI ini memang sementara bertugas di perbatasan, sekaligus mengabdi untuk pendidikan kepada anak-anak di perbatasan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Tapal Batas, Hj. Suraidah mengatakan, dari 112 siswanya, mayoritas merupakan anak-anak TKI asal Sebatik Malaysia. “Awalnya untuk membuka sekolah ini bukanlah hal yang mudah. Banyak yang dilakukan untuk menyakinkan para TKI untuk menyekolahkan anaknya. Kami harus masuk di kebun kelapa sawit untuk membujuk agar para anak TKI bisa bersekolah,” kata Hj. Suraidah. (nal/ash)


BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 11:29

7.000 Pelanggan PLN Nikmati Subsidi

NUNUKAN- Pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah Nunukan…

Minggu, 05 April 2020 13:53

Segini Jumlah IKM-UKM yang Diusulkan dapat Kartu Prakerja di Nunukan

Pelaku industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM)…

Jumat, 03 April 2020 14:47

Puluhan Warga Malaysia Tertahan di Nunukan

NUNUKAN-Puluhan Warga Negara (WN) Malaysia harus tertahan di Nunukan akibat…

Jumat, 03 April 2020 13:32

Ratusan Eks Penumpang KM Lambelu Dilacak

NUNUKAN – Ratusan eks penumpang Kapal Motor (KM) Lambelu akan…

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers