MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 25 Oktober 2019 17:50
PDIP Kirim Tim dari Jakarta

Sinyal Kuat Wakapolda Siap Cawagub

SOAL siapa yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (pilgub) Kalimantan Utara (Kaltara) 2020masih teka-teki. Soal figur yang berpeluang kuat untuk diusung baru akan diketahui November ini.

Seperti diungkap Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kaltara Norhayati Andris, ada 11 nama yang telah diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Jumlah itu sesuai dengan nama-nama figur yang mendaftar dalam penjaringan yang dilakukan DPD PDIP Kaltara.

“Kalau untuk saat ini, kami sudah rapat DPD untuk membuat pemetaan dari beberapa calon yang mendaftar ke kami itu. Ada 11 calon, itu kami diwajibkan oleh DPP memetakan karakternya. Elektabilitas, minat dan daerah mana saja para calon ini dapat diterima. Kurang lebih calon ini harus kami sampaikan. Ini nanti akan dibawa ke DPP, untuk dipresentasikan pada 31 Oktober ini. Berapa hari lagi, ini menjadi referensi bagi DPP,” ungkap wanita yang juga ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara ini, Selasa (22/10).

Para figur yang akan dipresentasikan ke DPP tidak hanya calon gubernur dan wakil gubernur, akan tetapi melingkupi calon bupati dan wakil bupati di 4 kabupaten. Norhayati pun mengungkap jika seleksi yang memakan waktu cukup lama ini memang dipersiapkan sejak tahun lalu.

“Kenapa prosesnya lama, karena PDIP membuka pendaftaran itu jauh sebelumnya untuk dipelajari siapa saja yang bisa mendapatkan rekomendasi. Ini kami lakukan tahapan yang dipersiapkan setahun sebelumnya,” tambahnya.

Sementara keputusan DPP PDIP sangat ditentukan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut Norhayati, dalam 5 kontestasi pemilihan kepala daerah di Kaltara, Pilgub merupakan kompetisi paling bergengsi.

“Nunukan kami dapat 2 kursi di DPRD, 3 Bulungan, Malinau juga 3 kursi, dan Tana Tidung 2 kursi. Di Pilgub ini, PDIP dicari-cari nih. Potensi kader untuk diusung, memang masih sangat terbuka. Kalau bagi kami, kader itu harga mati. Karena harapan kami kader dapat terakomodir. Tapi ini pemikiran sebagai pengurus. Tapi siapa pun yang ditentukan PDIP, tergantung DPP. Meskipun dua-duanya bukan kader,” kata Norhayati sesekali berseloroh.

Pun jika calon yang diusung kelak bukanlah kader PDIP, merupakan hak prerogatif Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Keinginan para pengurus PDIP, dari kader. Diusahakan dulu,” tambahnya lagi.

Selain Ketua DPD PDIP Kaltara Johnny Laing Impang, PDIP juga memiliki kader potensial lainnya seperti Datu Yasir, dan Mardani H. Maming.

“(Kader) Bisa saja dari luar. Kita tak bisa membawa isi hatinya Ibu (Megawati). Kalau DPP itu pasti mengerahkan sepenuhnya. Misalnya target untuk menang di Kaltara, jadi kekuatan itu diarahkan ke sini (Kaltara). Pengalaman di 2015 dulu, untuk memenangkan Kaltara, beliau mengirim orang 200 orang,” ujarnya.

“Kalau saya (untuk Pilgub), saya bekerja dulu di DPRD, membuktikan ke PDIP dan kepada Ibu. Ke depannya akan seperti apa, tergantung Bu Mega,” imbuhnya.

Untuk memenangi Pilgub 2020 ini, menurutnya bukan tidak mungkin DPP PDIP mengirimkan tim terbaik dari Jakarta. “Apalagi Kaltara sekarang jadi serambinya ibu kota negara,” jelasnya.

 

SIAP JADI PENDAMPING

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) Kombes Pol Zainal Arifin Paliwang mengungkap sejumlah partai politik (parpol) menjalin komunikasi dengannya. Komunikasi itu bermuara pada peluang mengikuti Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltara 2020.

Tak hanya itu, beberapa calon yang bakal maju juga meminta dirinya menjadi pendamping. Namun, ia tidak bisa memastikan bakal digandeng  dengan calon yang mana. Sebab, untuk memastikan dirinya maju menjadi calon wakil gubernur (cawagub) menunggu hasil survei. “Dari beberapa calon meminta saya (cawagub). Saya sampaikan, saat ini masih aktif (anggota Polri) dan masih fokus. Jika hasil survei mendukung atau bagus, otomatis kehendak masyarakat Kaltara. Hasil survei nantinya saya bisa mendampingi siapa maju di Pilgub,” ucap Zainal Arifin Paliwang, Kamis (24/10).

Dijelaskan, pihaknya tidak ingin gegabah atas permintaan kepadanya untuk menjadi cawagub, walaupun sejumlah calon yang dimaksud memintanya secara langsung. Sebab, jika memutuskan maju tentunya harus mundur dari jabatan yang ada saat ini. “Sudah ada beberapa yang datang. Tetap mengacu pada hasil survei. Jika bagus insyaallah saya akan mendampingi salah satu calon,” jelasnya.

Selain diminta mendampingi beberapa calon gubernur, sejumlah parpol juga telah menjalin komunikasi dengannya. Hanya pihaknya enggan merincikan nama parpol dan calon gubernur yang memintanya menjadi cawagub.

Ia mengaku tetap siap. Ditanya, beberapa nama yang beredar dan dikaitkan dengannya hal ini belum dapat dipastikan lantaran masih menunggu hasil survei. Dan ia menegaskan terkait alasan maju menjadi cawagub untuk memajukan Provinsi Kaltara. “Yang pasti sudah ada beberapa orang yang meminta ke saya yang datang. Dan dari ada dua sampai tiga parpol yang datang. Saya ingin memajukan Kaltara,” imbuhnya. (akz/lim)


BACA JUGA

Jumat, 03 Desember 2021 18:42

Sekwan: Sebelum Ada Pelantikan, Norhayati Masih Ketua DPRD Kaltara

TANJUNG SELOR - Pergantian Norhayati Andris sebagai Ketua DPRD Kaltara…

Jumat, 03 Desember 2021 07:58

Begini Tanggapan Norhayati Andris Setelah Dicopot Dari Kursi Ketua DPRD Kaltara

Tanjung Selor - Menanggapi kabar terkait surat pencopotan dirinya sebagai…

Jumat, 03 Desember 2021 07:17

Abaikan Tiga Pilar Partai, Ketua DPRD Kaltara Dicopot 

TANJUNG SELOR – Mulai 29 November 2021 Norhayati Andris tidak…

Kamis, 02 Desember 2021 15:13

Banyak Keluhan dari Masyarakat Bulungan, Manajemen RSD Bakal Dievaluasi

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan bakal mengevaluasi manajemen Rumah Sakit…

Kamis, 02 Desember 2021 15:12

ATR/72 Kembali Mendarat di Ibu Kota Kaltara, Tahap Awal Minimal 30 Seat Terisi

TANJUNG SELOR – Setelah sempat setop beroperasi akibat dampak pandemi…

Kamis, 02 Desember 2021 15:10

Hadehhh...!! Amdal Pembangunan KIPI Belum Siap

TANJUNG SELOR – Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) menjadi salah…

Kamis, 02 Desember 2021 15:08

IPM Kaltara Naik 0,56 Persen, Masih Lebih Baik di Banding Kalbar

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Kamis, 02 Desember 2021 15:07

Tunjangan Rendah Badan Permusyawaratan Desa Rendah, Regulasi Akan Diubah

TANJUNG SELOR – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Bulungan belum…

Rabu, 01 Desember 2021 14:21

Masyarakat Umum Disuntik Vaksin Booster

TANJUNG SELOR – Setelah tenaga kesehatan (nakes), kini giliran masyarakat…

Rabu, 01 Desember 2021 14:17

Tarakan Masuk Zero Kasus

TANJUNG SELOR - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers