MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 25 Oktober 2019 17:27
Adip Dwi Sasongko Sabet Dua Medali Perak Sekaligus

Siswa SMAN 1 Tarakan Berprestasi di Tingkat Nasional dan Internasional (Bagian-1)

SISWA BERPRESTASI: Adip Dwi Sasongko (kiri) dan Muhammad Faturrahman Marsuki (kanan) menunjukkan piala kemenangan, sekaligus foto bersama Plt Kepala SMAN 1 Tarakan, Weti Heri Murtiningrum, Rabu (23/10).

PROKAL.CO, Kabar membanggakan datang dari siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tarakan. Diketahui, siswa bernama lengkap Adip Dwi Sasongko ini memboyong dua medali perak sekaligus dalam Oktober ini.

 

LISAWAN YOSEPH LOBO

 

SISWA kelas XII MIPA 3 ini mengikuti lomba yang berbeda dalam Oktober 2019 ini. Kendati demikian, siapa sangka dia berhasil meraih juara 2 di masing-masing lomba tersebut.

Diketahui, 9-14 Oktober 2019 Adip mengikuti lomba yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) di Makassar, Sulawesi Selatan. Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Nasional IX 2019.

Konon ada 10 cabang lomba yang dipertandingkan dalam Pentas PAI ini. Adip sendiri mengikuti lomba Karya Ilmiah Remaja PAI. Berangkat dari tema Keberagaman Milenial yang Modern, dipilihnya judul penelitian AHSIAF. Berbasis aplikasi pembelajaran antara akidah, syariah dan tasawuf.

Konsep penilitiannya ini muncul, seiring kemajuan dan canggihnya teknologi. Yang mana, dengan mudahnya berita dan isu tersebar dari Sabang sampai Merauke dalam hitungan detik.

Tak terkecuali unsur agama, yang terbilang sangat sensitif dan mudahnya orang terprovokasi. Tapi dengan aplikasi yang diciptakannya ini, setidaknya memberikan berita-berita tentang islam yang sudah dikaji terlebih dahulu.

“Sekarang banyak berita-berita hoax yang mengandung agama. Sedangkan agama itu sangat sensitif, jadi saya membuat sebuah media untuk mengatasi hal tersebut. Aplikasi itu berisi berita-berita tentang islam, yang sudah dikaji terlebih dahulu,” kata siswa kelahiran Tarakan, 7 November 2001.

Meski sempat mengalami kendala dengan sistem aplikasinya, tapi dia berhasil meraih juara 2 dari 6 peserta yang lolos seleksi tingkat nasional. Yakni dari Makassar, Aceh, Jogyakarta dan Jawa Timur. Awalnya pun ia tidak menyangka, bisa membawa nama Provinasi Kalimantan Utara dan memboyong medali perak.

Apalagi saingannya ini terbilang dari kota-kota besar. Tidak percaya diri, sempat terlintas di benak pikirannya. Tapi berhasil dihempaskannya.

“Sempat grogi, apalagi mereka tingkat keagamaannya lebih di atas. Bahkan ada yang dari pesantren, sedangkan saya SMA. Tapi mencoba percaya diri. Tapi enggak nyangka juga (juara 2),” ucapnya senang.

Setelah dari Makassar, dia langsung mengikuti lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2019, yang diselenggarakan Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud), di Solo.

Bila seumurannya menikmati masa remaja dan memanjakan diri, dia justru menghabiskan waktu hingga tengah malam di sekolah. Untuk mengikuti lomba-lomba ini sudah jauh hari dipersiapkannya. Mungkin selama 6 bulan, untuk melakukan penelitian.

“Jadi dari Makassar, langsung berangkat ke Solo ikut lomba (OPSI) lagi. Sebenarnya pikirannya bercampur aduk, tapi berusaha memberikan yang terbaik. Saya persiapannya 6 bulan, tapi yang paling lama itu persiapan OPSI,” bebernya.

Meskipun jeda waktunya lomba sangat dekat, tapi pria berusia 17 tahun ini mampu unjuk kebolehannya di bidang Fisika dan rekayasa dalam lomba OPSI ini. Meluncurkan aplikasi Lalu Lintas, lagi-lagi dia berhasil mempersembahkan medali perak di tingkat nasional ini.

Padahal dari lawan yang membuatnya gentar adalah Yogyakarta, yang dijuluki Kota Pelajar itu. Apalagi lomba tingkat nasional ini perdana diikutinya, tapi berhasil dilaluinya dengan hasil yang memuaskan. “Dari aplikasi itu lebih memudahkan, misalnya telepon darurat. Juga menghubungkan pengguna jalan dengan polisi. Sempat berpikir tidak menang, tapi tidak nyangka lagi karena bisa dapat juara dua,” lanjutnya.

Setelah ini, duduk di bangku kelas XII, dia akan fokus mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. (***/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:31

Wajib Belajar di Rumah via Aplikasi

TARAKAN - Perapan wajib belajar bagi siswa di rumah bagi…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:26

Pedagang Sebut Sembako Masih Normal

TARAKAN - Lonjakan harga sembako di berbagai daerah menjelang hari…

Kamis, 05 Desember 2019 13:04

Pembelian Premium Akan Ditakar

TARAKAN - Meluapnya antrean di SPBU Mulawarman dan SPBU Kusuma…

Kamis, 05 Desember 2019 12:52

Evaluasi Kinerja saat Pemilu 2019

TARAKAN - Pelaksanaan pemilu 2019 di Kaltara telah berhasil di…

Rabu, 04 Desember 2019 12:13

Kapolda: Mungkin Milik Anggota Tertinggal

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono…

Rabu, 04 Desember 2019 12:09

Abai, Rumah Makan Bisa Disita BPPRD

TARAKAN - Penarikan pajak sebesar 10 persen, ternyata masih saja…

Rabu, 04 Desember 2019 12:07

7 Kali Sidang Isbat, 2.416 Pasangan

KONSULAT RI Tawau untuk ketujuh kalinya bekerja sama dengan Pengadilan…

Selasa, 03 Desember 2019 10:20

Keamanan Kendaraan Parkir Dipertanyakan

TARAKAN - Januari 2020 mendatang, e-Parking rencananya akan diterapkan di…

Selasa, 03 Desember 2019 10:16

IDI Usulkan Kenaikan Gaji bagi Spesialis

TARAKAN – Minimnya peminat pada formasi dokter spesialis calon pegawai…

Senin, 02 Desember 2019 14:44

Pemkot Buka Peluang Investasi Pembibitan

TARAKAN - Permintaan ekspor akan udang dan kepiting yang tinggi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.