MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 21 Oktober 2019 09:14
Akan Revisi Puluhan Undang-Undang

Janji Jokowi Dalam Pidato Pelantikan

PENUH OPTIMISTIS: Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 Joko Widodo (tengah) dan Kyai Ma'ruf Amin (kiri), Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai prosesi pelantikan di Gedung Nusantara, MPR-DPR RI Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).

PROKAL.CO,  JAKARTA – Joko Widodo berkomitmen akan bekerja dengan cepat dan memberikan pelayanan dengan baik. Dia pun berjanji akan menyusun dua undang-undang (UU) baru, dan merevisi UU yang dianggap menghambat investasi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga akan memangkas hirarki birokrasi.

Janji dan komitmen Jokowi itu disampaikan dalam pelantikannya sebagai presiden periode kedua di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan kemarin (20/10). Jokowi menyampaikan lima agenda besar yang akan dia lakukan pada kepemimpinan keduanya 5 tahun mendatang.

Yang pertama, dia akan membangunan sumber daya manusia (SDM). “Pembanguann SDM akan menjadi prioritas utama kami,” terang dia. Menurut dia, membangun SDM yang berkarakter pekerja keras, dinamis, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu, pihaknya juga akan mengundang talenta-talenta global untuk menjalin kerja sama. Menurut dia, hal itu tidak bisa diraih dengan cara-cara lama, tapi  harus dengan cara-cara baru.  Dalam mengembangkan SDM, kata dia, membutuhkan endowment fund, dana abadi yang besar. Kerja sama dengan industri juga penting dioptimalkan, serta penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri.

Selain pengembangan SDM, pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan infrastruktur. Yaitu, Infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, yang mempermudah akses ke kawasan wisata. “Yang bisa mendongkrak lapangan kerja baru, yang mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat,” terang mantan wali kota Solo itu.

Tidak hanya itu, Jokowi juga akan memangkas regulasi yang menghambat. Regulasi harus disederhanakan, sehingga tidak menjadi penghambat. "Harus kita pangkas, kita potong," ungkap dia. Menurut dia, pemerintah akan mengajak DPR untuk membuat dua undang-undang besar. Yaitu, Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja, dan Undang-Undang Pemberdayaan UMKM.

Ayah tiga anak itu menerangkan bahwa dua UU itu akan menjadi omnibus law, yaitu satu UU yang sekaligus merevisi beberapa UU, bahkan puluhan UU. "Puluhan UU yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi sekaligus. Puluhan UU yang menghambat pengembangan UMKM juga akan langsung direvisi," tegas dia.

Program keempat adalah dia akan melakukan penyederhanaan birokrasi secara besar-besaran. Prosedur dan birokrasi yang panjang harus dipangkas. Menurut dia, investasi untuk menciptakan lapangan kerja harus diprioritaskan.

Jokowi menerangkan, selonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, dan eselon IV akan disederhanakan menjadi dua level saja. Selanjutnya akan diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi.

Dia juga meminta kepada para menteri, para pejabat dan birokrat, agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan. "Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot," tegas suami Iriana itu.

Selanjutnya program kelima adalah  transformasi ekonomi. Menurut dia, harus dilakukan transformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jokowi menyatakan, pada 2045, yaitu pada satu abad Indonesia merdeka, Indonesia akan keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah. Indonesia telah menjadi negara maju dengan pendapatan menurut hitung-hitungan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp 27 juta per kapita per bulan. "Itulah target kita. Target kita bersama," papar dia.

Produk domestik bruto Indonesia mencapai USD 7 triliun. Indonesia sudah masuk lima besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen. Pihaknya sudah menghitung, dan mengkalkulasi. Target tersebut sangat masuk akal dan sangat memungkinkan untuk dicapai. Namun, semua itu tidak datang otomatis, tidak datang dengan mudah. Harus disertai kerja keras, dan kerja yang produktif.

Sementara itu, pelantikan presiden dan wakil presiden kemarin berlangsung cukup meriah dan lancar. Jokowi bersama istrinya datang di gedung DPR sekitar pukul 14.47. Sekitar pukul 15.30, prosesi pelantikan pun dimulai. Rapat paripurna pelantikan dipimpin Ketua MPR Bambang Soesatyo. Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo mengawali acara itu dengan penyampaian pidato.

Selanjutkannya dilalukan pengambilan sumpah. Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bergantian menyampaikan sumpah dan janji. Setelah itu, Ma'ruf dan Jusuf Kalla bertukar kursi, sebagai tanda pergantian posisi dan penyerahan jabatan wakil presiden.

Dalam acara tersebut, hadir Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri yang juga ketua umum PDIP, dan Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga ketua umum Partai Demokrat.

Para ketum partai yang lain juga turut hadir. Seperti Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Oedang, dan ketum partai lainnya.

Para kepala negara sahabat juga hadir. Diantaranya, Presiden Malaysia Mahathir Mohamad, PM Singapura Lee Hsien Loong, Sultan Burnei Darussalam Hassanal Bolkiah, dan utusan khusus kepala negara lainnya.

Bamsoet mengatakan, dengan dilantiknya Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden, maka keduanya bukan lagi pemimpin satu golongan tertentu saja, akan tetapi telah menjadi milik dan pemimpin seluruh rakyat dan bangsa Indonesia.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, pekerjaan besar bangsa Indonesia ke depan adalah tanggungjawab semua pihak. Dalam lima tahun mendatang, Indonesia akan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Dinamika lingkungan strategis global diwarnai kompetisi dan perebutan pengaruh negara-negara besar yang telah menempatkan Indonesia pada pusat kepentingan global. 

"Jika tidak siap dan waspada Indonesia dapat tergilas dalam kompetisi global yang tidak mengenal batas dan waktu," ungkapnya. Berbaurnya ancaman militer dan nonmiliter mendorong terciptanya dilema geopolitik dan geostrategis global yang sulit diprediksi dan diantisipasi.

Namun, seberat apa pun tantangan yang akan dihadapi, akan terasa ringan jika dipikul bersama. Semua pihak harus memiliki optimisme yang tinggi, memiliki kesadaran dan komitmen seluruh komponen bangsa untuk memantapkan persatuan dan kesatuan nasional, saling bahu membahu, bergotong royong, ringan sama dijinjing - berat sama dipikul.

 

JOKOWI TAWARKAN KERETA HINGGA BUMN

Momen courtesy call yang dilaksanakan Presiden Joko Widodo dengan sejumlah kepala negara sahabat di Istana Merdeka, kemarin (20/10) tidak hanya untuk penyambutan. Namun juga dimanfaatkan untuk menjajaki kerja sama ekonomi.

Courtesy call dilakukan terhadap 13 kepala negara dan utusan yang ditemui secara khusus. Yakni 5 kepala negara sebelum pelantikan, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison, PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Kamboja Hun Sen, Raja Eswatini Raja Mswati III sebelum pelantikan.

Kemudian 3 wakil presiden, dan 5 utusan negara usai pelantikan. Yakni Wakil Presiden Tiongkok Wang Qishan, Wakil Presiden Vietnam Dang Thi Ngoc Thinh, Wakil Presiden Myanmar Henry Van Thio, utusan Presiden Republik Korea Noh Young-min, utusan Presiden Filipina Theodoro Locsin, utusan PM Jepang Nakayama Norihiro, utusan Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Nahyan Mabarak Al Nahyan, dan utusan Presiden Amerika Serikat Hon. Elaine L. Chao.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, kunjungan pemimpin negara sahabat memang dimaksudkan untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo yang kembali dipercaya memimpin Indonesia hingga 5 tahun ke depan. “Beliau semuanya yakin bahwa presiden dan wakil presiden akan dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” ujar Retno di Istana Merdeka.

Namun di luar itu, pembicaraan soal peningkatan kerja sama bilateral, utamanya di bidang ekonomi juga disampaikan. “Ke depan Indonesia akan terus memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara tersebut,” sambung Retno.

Retno menambahkan, sejumlah tawaran proyek kerja sama bahkan sudah disampaikan. Salah satunya dengan menawarkan produk-produk strategis kepada PM Kamboja. “Termasuk di antaranya adalah dari PT Inka,” tuturnya. Kereta produk Indonesia diharapkan dapat mendukung sarana transportasi di Kamboja.

Selain dengan Kamboja, tawaran juga Jokowi sampaikan saat bertemu Raja Eswatini. Di situ, Presiden menawarkan agar BUMN konstruksi Indonesia bisa menggarap proyek pembangunan di negara itu. Apalagi, Eswatini sedang gencar membangun infrastruktur.

“Presiden mengatakan kita tertarik untuk berpartisipasi di dalam pembangunan infrastruktur,” tuturnya. Hal itu, lanjutnya, sejalan dengan fokus politik perdagangan luar negeri Indonesia yang ingin menggarap Afrika sebagai pasar baru.

”Dan saat ini sedang dilakukan pembicaraan antara Eswatini dengan PT Peruri untuk pencetakan. Terkait dengan dokumen-dokumen negara,” ujarnya.

 

KAWAL TAMU NEGARA SAMPAI PULANG

Pelantikan presiden dan wakil presiden kemarin sore berjalan lancar (20/10). Tidak ada peristiwa yang memberi ancaman signifikan. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, bersama sejumlah pejabat teras TNI dan Polri turun langsung untuk memastikan agenda lima tahunan tersebut berjalan lancar.

“Saya mengecek rute (pengamanan) seluruhnya dan semua (anggota TNI – Polri) pada posisi di tempat dan siap,” ungkap Hadi kemarin. Mulai personel yang ditugaskan untuk menjaga ring satu, ring dua, ring tiga, maupun pos-pos lain. Orang nomor satu di institusi militer itu menyatakan, dirinya tidak henti-henti mengingatkan rules of engagement atau ROE. Dengan begitu, semua personel bisa memaksimalkan tugas. “Semuanya berjalan lancar dan aman,” imbuhnya.

Pantauan Jawa Pos (Jawa Pos Group), petugas keamanan menjaga setiap sudut ibu kota. Tidak hanya di jalan-jalan sekitar gedung DPR, MPR, dan kawasan di sekitar Istana, mereka juga berada di titik-titik yang dinilai kritis. Mulai pusat perbelanjaan, stasiun, kantor-kantor pemerintah, sampai sarana prasarana penting milik PLN dan Pertamina. Jalan utama yang dilalui Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin juga sempat disterilkan.

TNI-Polri juga menjaga ketat wilayah udara ibu kota. Helikopter milik TNI maupun Polri tidak henti hilir mudik. 15 menit sekali, helikopter milik dua instansi tersebut melintas di atas Kompleks DPR – MPR. Hadi menyebut, alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut memang sengaja digerakkan untuk memastikan wilayah udara Jakarta benar-benar aman.

Mantan kepala staf Angkatan Udara itu menyebut, instansinya bahkan mengerahkan pesawat intai untuk memantau setiap pergerakan. “Sehingga seluruh aparat TNI–Polri dapat memantau real time wilayah-wilayah yang dianggap kritis,” imbuhnya. Seluruh hasil pemantauan dari udara dilaporkan langsung ke Posko Utama Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

TNI juga mengerahkan pesawat tanpa awak. Total dua pesawat tanpa awak yang ikut ambil bagian mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden. “Masing-masing pesawat (tanpa awak) bisa terbang delapan sampai 9 jam,” imbuh panglima TNI. Pengamanan udara dianggap vital. Sebab, pantauan udara bisa melihat apa saja yang tidak terdeteksi di darat. Misalnya,  kehadiran sniper yang bukan dari aparat keamanan.

Hadi mengungkapkan, tugas pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden dilaksanakan sampai seluruh tamu aman kembali ke negara masing-masing. Untuk menyemangati seluruh prajurit, Hadi sempat mengucapkan terimakasih. Dia pun meminta personel TNI dan Polri tidak kendur dalam tugas.    

Sesuai imbauan aparat kepolisian, selama pelantikan kemarin tidak ada aksi demo di sekitar Kompleks DPR - MPR. Menurut Tito, selama ini tidak ada larangan untuk berdemontrasi. “Itu hak warga negara untuk sampaikan pendapat. Yang nggak boleh (demo) anarkis,” imbuhnya. Dia memastikan bahwa pihaknya akan bertidak sesuai prosedur apabila muncul demo anarkis. “Kalau ada yang anarkis, kami tindak secara proporsional,” tegasnya.

 

MUFIDAH KALLA BAGIKAN MERPATI

Ruang utama di rumah dinas wakil presiden kemarin siang terlihat ramai. Seluruh keluarga besar Jusuf Kalla berkumpul. Selain itu juga sejumlah pegawai Setwapres serta para personel Paspampres.

Dengan ramah JK meladeni yang ingin foto bersama. Sekitar pukul 14.00 WIB, JK bersama Mufidah Jusuf Kalla keluar ruangan untuk menuju mobil. Namun, sebelum masuk mobil, dia memberikan sedikit komentar kepada sejumlah wartawan. “(Berkumpul, Red) dengan anak-anak, dengan cucu-cucu. Bercengkerama siapin pindah. Gitu aja,” katanya. JK menuturkan, proses kemas-kemas barang pribadinya masih terus dilakukan. Seminggu terakhir sudah mulai kemas-kemas, tetapi masih saja ada barang. “(Kemas-kemasnya, Red) Pelan-pelan. Setelah pelantikan di rumah saja. Di (rumah, Red) Kebayoran,” tuturnya. Yang dimaksud rumah Kebayoran adalah rumah pribadi JK yang ada di Jalan Brawijaya,  kawasan Dharmawangsa, Kebayoran Baru.

Terkait rencananya bertemu dengan Kiai Ma'ruf Amin (KMA), JK mengatakan pasti bertemu saat pelantikan. Sebab, dia akan duduk bersanding dengan KMA. Menurut JK, sampai sebelum pelantikan, dirinya sudah dua kali bertemu KMA. Dia mengaku banyak yang dirindukan selama tinggal di rumah dinas Jalan Diponegoro. Mufidah menimpali, dia memiliki banyak piaraan burung merpati. Tempatnya persis di seberang pintu masuk utama rumah dinas. “Itu ada merpati banyak. Nanti dibagi-bagi,” katanya, lantas tersenyum. Setelah itu JK dan Mufidah masuk mobil untuk menuju gedung DPR.

Pada kesempatan sebelumnya, JK mengatakan selalu ditanya wartawan apa aktivisnya setelah tidak jadi Wapres. JK menuturkan, selama beberapa bulan terakhir selalu mendapatkan pertanyaan yang sama dari 20 media lebih. “(Pertanyaannya, Red) Setelah ini apa? Setelah ini saya istirahat dulu sebulan dua bulan,” katanya. Setelah itu kembali mengurus kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan. Setelah tak lagi menjadi Wapres, JK akan ngantor di tiga tempat. Yakni, Kantor PMI, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan kantor di perusahaannya sendiri. Meskipun tidak lagi terlibat langsung pada aktivitas perusahaan, dia tetap memiliki kantor. “Kalau ingin ketemu saya, tentu mudah bertemu pada kesempatan itu,” katanya. (lum/mar/far/syn/wan/oni/jpg/lim)


BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 14:44

Rapid Test Negatif, Pemkot Luluh

TARAKAN – Pasien M atau pasien pertama yang dinyatakan positif…

Senin, 06 April 2020 14:35

Tidak Ada Batas Waktu, Pembuatan Sabun Cair

TARAKAN – Hingga waktu yang tidak ditentukan, pendistribusian sabun cair…

Senin, 06 April 2020 13:48

Total 16 Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Bertambah

TANJUNG SELOR – Senin ini (6/4) konfirmasi positif Covid-19 di…

Senin, 06 April 2020 12:27

Sasar Korban PHK dan UKM

TARAKAN - Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh…

Senin, 06 April 2020 12:11

Terhitung April Ini, Enggak Ada Lagi Izin Nikah

TARAKAN – Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan melayani perizinan nikah…

Senin, 06 April 2020 12:08

Perumda sebagai Stabilisator Stok Barang

Masyarakat cenderung melekatkan stigma pada perusahaan umum daerah (perumda).  Mappa…

Senin, 06 April 2020 12:05

Kodim Distribusi 10.000 Liter Sabun Cair

TARAKAN – Hingga hari kelima, Sabtu (4/4), Kodim 0907 telah…

Minggu, 05 April 2020 14:00

Gugus Tugas Tracing Kontak Pasien Corona yang Meninggal

JURU Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara),…

Minggu, 05 April 2020 13:58

Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha.…

Minggu, 05 April 2020 13:56

Dunia Usaha Waswas, PHK Diambang Mata

Wakil Ketua Umum Bidang Ilmu Teknologi dan Industri Kreatif pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers