MANAGED BY:
SABTU
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Oktober 2019 23:07
Sabu 2,4 Kg Rencananya Mau Dibawa Lewat Pantai

Lima Pemuda Dibekuk di Speedboat

PARA KURIR: Kepala BNNP Kaltara bersama Kepala Kantor Bea Cukai Tarakan memperlihatkan barang bukti sabu 2 kg yang diamankan oleh tim gabungan pada 6 Oktober lalu. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Lima pemuda akhirnya tak dapat menikmati Rp 20 juta uang ‘jasa’ yang dijanjikan kepada mereka setelah diringkus oleh tim gabungan Kantor Bea Cukai Tarakan dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara pada 6 Oktober lalu di perbatasan perairan Pulau Bunyu dan Pulau Tarakan. Dari tangan kelima tersangka berinisial IN (18), RZ (16), YD (21), IC (19) dan AD (34), petugas mendapati barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu dengan jumlah 2,4 kg.

Kepala BNNP Kaltara Brigjen Pol Herry Dahana mengungkapkan, tim gabungan yang mengamankan kelima tersangka menerima informasi awal jika jaringan antarpulau ini akan melakukan pengiriman barang. Tim gabungan pun melakukan pengintaian terhadap kapal dan speedboat yang melintasi perairan Pulau Bunyu.

“Kami mendapati ciri-ciri dan pelaku yang sudah dicurigai. Setelah mengendap beberapa saat, akhirnya kami semakin kuat mendapatkan pergerakan dari pada pelaku,” ungkap Brigjen Pol Herry Dahana, Jumat (18/10).

Tim gabungan pun melakukan pengejaran terhadap speedboat tersebut dan mendapati 5 tersangka. Penggeledahan pun dilakukan. Tim gabungan mencurigai dua paket dalam kemasan teh terlakban rapi. “Dari pengakuan mereka saat itu, memang baru selesai bertransaksi sabu-sabu. Kami amankan speedboat-nya ke dermaga Pelabuhan Malundung,” jelasnya.

Dilanjutkan pria yang berpangkat bintang satu ini, selain sabu 2,4 kg petugas juga mengamankan uang tunai senilai Rp 8 juta. Uang tersebut diduga digunakan untuk operasional dalam pengiriman barang haram tersebut.

Diketahui untuk peran AD sebagai orang yang membawa speedboat, kemudian IN bertugas mengurusi speedboat yang akan digunakan. “RZ sebagai pengambil narkotika. Duanya lagi YD dan IC, memiliki peran yang sama yaitu sebagai penggambil sabu itu,” imbuhnya.

Di antara tersangka ada yang sudah pengalaman. Meloloskan narkoba hingga ke tangan pemesannya. Rencananya sabu 2,4 kg tersebut akan diserahkan ke pemiliknya. Namun sampai saat ini pemiliknya masih menjadi DPO oleh petugas dan identitasnya sudah diketahui. “Kami komitmen karena sudah mendapatkan inisial pemiliknya. Jadi ini akan terus kami kembangkan,” tutur Herry.

Pihaknya juga masih mendalami jaringan yang terlibat dengan kelima tersangka. “Kelimanya dijanjikan Rp 20 juta untuk mengambil barang ini,” sebut Hery.

Saat akan diamankan, ditambahkan Herry, kelima tersangka pasrah dan kooperatif selama petugas melakukan penggeledahan dan pemeriksaan. “Pelaku akan kami kenakan Pasal 114 junto 132 subsider Pasal 112 Undang-Undang 35 Tahun 2009. Untuk ancamannya, maksimal hukuman mati dan paling berat seumur hidup,” pungkasnya.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tarakan Minhajuddin Napsah, peredaran narkotika dari luar negeri merupakan salah satu atensi pihaknya. Untuk itu, pihaknya selama ini selalu memperketat impor barang dari Malaysia.

“Narkotika dari Tawau dan lewat laut. Kemudian tim gabungan gerak bersama dan berhasil kami ungkap,” katanya.

Pihaknya akan menyerahkan proses penyidikan dan pengembangan jaringan dari perkara tersebut ke BNNP Kaltara. Diakuinya, untuk peredaran narkotika dari Malaysia melalui jalur perairan pihaknya sering mengalami banyak kendala. Mulai dari sarana prasanara dan keterbatasan akses komunikasi di beberapa titik. “Nanti akan kami benahi ke depannya. Mungkin akan kami pakai teknologi lebih bagus lagi, salah satunya satelitnya juga,” tutupnya. (zar/lim)

 

NGURIR SABU PAKAI SPEEDBOAT

 

-      Minggu (6/10), laporan awal menyebutkan jaringan sabu antarpantai sedang merencanakan pengiriman dengan menggunakan kapal atau speedboat. BNNP Kaltara dan Bea Cukai mendapati jaringan yang dimaksud sedang bergerak di perairan Pulau Bunyu.

-      Pengejaran dilakukan. Di dalamnya ada IN (18), RZ (16), YD (21), IC (19) dan AD (34). Kelimanya digeledah. Petugas mendapati 2 paket mencurigakan. Kemasan teh dengan lakban rapat.

-      Kelimanya mengaku baru bertransaksi. Speedboat yang digunakan pun akhirnya digiring menuju Pelabuhan Malundung, Tarakan.

-      Dari tangan para tersangka juga diamankan uang sejumlah Rp 8 juta beberapa pecahan. Uang tersebut digunakan untuk operasional mereka selama mengirim barang.

-      AD berperan sebagai nakhoda speedboat. IN bertugas mengurusi speedboat yang akan digunakan. RZ, YD dan IC sebagai kurir yang mengambil narkobanya.

-      Di antara tersangka ada yang mengaku sudah pengalaman meloloskan narkoba jaringan antar pulau. Rencana sabu 2,4 kg diantar ke seseorang yang dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh BNNP Kaltara.

-      Lima tersangka dijanjikan Rp 20 juta ketika tugas mereka selesai.

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 13 Desember 2019 14:16

Kabul Pernikahan Bisa Diwakilkan

TARAKAN - Setelah hebohnya kabar perceraian dapat dilakukan secara online,…

Jumat, 13 Desember 2019 14:14

Sertifikat HGB Bisa Diubah SHM

TARAKAN – Minimnya pengetahuan soal mekanisme sertifikasi laha di Bumi…

Jumat, 13 Desember 2019 14:12

Pendapatan Samsat Terealisasi 98 Persen

TARAKAN – Pertengahan Desember ini, Kantor Pelayanan Samsat Induk Tarakan…

Jumat, 13 Desember 2019 14:08

Perpanjangan Dermaga 200 Meter

TARAKAN – Dermaga Pelabuhan Malundung Tarakan rencananya akan diperpanjang ke…

Jumat, 13 Desember 2019 13:58

Apresiasi KPU Terhadap Dukungan Radar Tarakan

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan mengapresiasi partisipasi SKH…

Kamis, 12 Desember 2019 11:36

Rekomendasi PAN ke Ibrahim, DPW Kaget

TARAKAN – Ibrahim Ali, A.Md, menjawab isu yang berkembang mengenai…

Kamis, 12 Desember 2019 11:33

Tegas Meminta Antrean Panjang Dihilangkan

TARAKAN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…

Rabu, 11 Desember 2019 13:21

Dukungan Independen Bisa Ditolak

TARAKAN - Untuk maju melalui jalur independen atau perseorangan pada…

Rabu, 11 Desember 2019 13:14

Siaga Nataru, PLN Tak Menjamin 100 Persen

TARAKAN – Status siaga PT PLN (Persero) Tarakan menjelang Natal…

Selasa, 10 Desember 2019 12:38

Warga Amal Tenggelam, Ditemukan Meninggal

TARAKAN - Warga RT 11 Kelurahan Pantai Amal dihebohkan dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.