MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Oktober 2019 08:55
Bijak Bermedsos Jelang Pelantikan Presiden!
Syamsi Sarman

PROKAL.CO,  TARAKAN - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan mempertegas jika Kota Tarakan saat ini dalam kondisi terjaga jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang. 

Diungkap Sekretaris FKUB Tarakan Syamsi Sarman, saat ini salah satu hal yang diantisipasi, munculnya konten provokasi di media sosial (medsos). Maka perlu disikapi secara bijak. Misalnya dengan tak menyebarkannya lebih jauh. "Iya jadi bukan hanya kasat mata yah, kalau kita melihat dari Kaltara khususnya Tarakan masih relatif kondusif secara internal juga. Kami di FKUB terus melakukan komunikasi secara intens dan kami punya grup yang 24 jam yang intens untuk memantau situasi dan kondisi," ujar Syamsi Sarman.

"Kami gencar melakukn kampanye agar masyarakat tidak menyebarluaskan atau mengembangkan berita yang belum jelas kebenarannya. Terlebih lagi menjelang momen-momen khusus," tuturnya.

Lanjutnya, pihaknya sejauh ini melakukan sosialisasi dan komunikasi secara intens kapada kelompok masyarakat. Untuk memberikan masukan dalam menanggapi isu-isu provokasi.

"Tadi pagi juga kami sempat menyatakan deklarasi damai antar tokoh agama dan adat. Kemudian tanggal 20 Oktober nanti kami juga akan melakukan pertemuan yang difasilitasi Kantor Wilayah Kementerian Agama, untuk membahas pencegahan terhadap segala bentuk upaya memprovokasi apapun," tegasnya.

Ia melanjutkan, sejauh ini Kota Tarakan masih dikatakan cukup aman terhadap paham radikal. "Kami tetap berupaya agar radikalisme tidak masuk dan berkembang di Kota Tarakan," ucapnya.

Ia menerangkan, meski sejauh ini terdapat adanya upaya dalam menganggu stabilitas keamanan, namun dengan pendekatan persuasif akhirnya dapat diredam secara tanggap.

"Upaya pasti ada, namun bagaimana caranya kami tanggap menangani upaya itu, agar tidak berkembang. Sehingga hal itu bisa diredam dengan cepat.

Ketua MUI Tarakan K.H. Muhammad Anas berharap masyarakat cerdas dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, dengan begitu setiap orang dapat berkontribusi dan berperan aktif dalam menjaga kerukunan di wilayah masing-masing.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak gampang menyebarkan foto atau video provokasi yang dapat menimbulkan gangguan kondusifitas. Mengingat sebentar lagi negara kita akan menyambut pelantikan presiden. Dengan sikap cerdas di media sosial, kita berkontribusi dalam menjaga kerukunan wilayah masing-masing," tuturnya.

Akademisi Universitas Borneo Tarakan (UBT) Dr. Nurasikin, S.HI, M.H, menjelaskan meski  kebebasan berpendapat yang diatur UU Nomor 9 Tahun 1998, namun juga memiliki batasan yang harus dipatuhi.

Jelasnya jika terjadi adanya upaya penggagalan pelantikan melalui ujaran media sosial maka hal tersebut dapat disangkakan dengan Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE atau Pasal 160 KUHP.

"UU Nomor 9 Tahun 1998 ini mengadopsi aturan kebebasan berekspresi. Kalau berlebihan apalagi memberikan seruan, maka dapat terancam Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE atau Pasal 160 KUHP," pungkasnya. (*/zac/lim)

 


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:31

Wajib Belajar di Rumah via Aplikasi

TARAKAN - Perapan wajib belajar bagi siswa di rumah bagi…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:26

Pedagang Sebut Sembako Masih Normal

TARAKAN - Lonjakan harga sembako di berbagai daerah menjelang hari…

Kamis, 05 Desember 2019 13:04

Pembelian Premium Akan Ditakar

TARAKAN - Meluapnya antrean di SPBU Mulawarman dan SPBU Kusuma…

Kamis, 05 Desember 2019 12:52

Evaluasi Kinerja saat Pemilu 2019

TARAKAN - Pelaksanaan pemilu 2019 di Kaltara telah berhasil di…

Rabu, 04 Desember 2019 12:13

Kapolda: Mungkin Milik Anggota Tertinggal

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono…

Rabu, 04 Desember 2019 12:09

Abai, Rumah Makan Bisa Disita BPPRD

TARAKAN - Penarikan pajak sebesar 10 persen, ternyata masih saja…

Rabu, 04 Desember 2019 12:07

7 Kali Sidang Isbat, 2.416 Pasangan

KONSULAT RI Tawau untuk ketujuh kalinya bekerja sama dengan Pengadilan…

Selasa, 03 Desember 2019 10:20

Keamanan Kendaraan Parkir Dipertanyakan

TARAKAN - Januari 2020 mendatang, e-Parking rencananya akan diterapkan di…

Selasa, 03 Desember 2019 10:16

IDI Usulkan Kenaikan Gaji bagi Spesialis

TARAKAN – Minimnya peminat pada formasi dokter spesialis calon pegawai…

Senin, 02 Desember 2019 14:44

Pemkot Buka Peluang Investasi Pembibitan

TARAKAN - Permintaan ekspor akan udang dan kepiting yang tinggi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.