MANAGED BY:
KAMIS
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Oktober 2019 08:50
Wajib Sertifikat Halal, Satker Belum Ada
WAJIB SERTIFIKAT HALAL: Produk UMKM diwajibkan mengantongi sertifi kasi. Secara teknis sertifi kasi itu ditangani BPJPH, LPH dan MUI.

PROKAL.CO,

 TARAKAN – Baru-baru ini pemerintah pusat menegaskan seluruh produk di Indonesia yang beredar di tengah masyarakat, wajib memiliki sertifikat halal. Ketentuan ini sudah diatur di dalam Undang-Undang (UU) Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Kepala Bidang Yankes dan SDK pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, Ronny Christmono, S.Si, Apt, mengaku sebelumnya pernah mendengar wacana penetapan produk wajib bersertifikat halal.

Namun yang berwenang mengeluarkan sertifikat halal dilakukan oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM MUI). Tetapi dalam hal ini MUI bekerja sama dengan lintas sektor seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Memang pernah mendengar wacana ini sebelumnya. Semua makanan berkemasan ada label halalnya, ada logo dan nomor serinya. Tapi untuk surat resminya kami belum terima. Sepengetahuan saya yang berwenang memberikan sertifikat halal adalah LPPOM MUI,” terangnya kepada Radar Tarakan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/10).

Sejauh ini, pelaku usaha, khususnya usaha kecil menengah (UKM) banyak yang belum mengantongi sertifikat halal. Seperti keripik. Meski demikian, ia meminta agar pelaku usaha maupun masyarakat bersama mengawasi kehalalan suatu produk.

Proses produk halal ini terdiri atas bahan baku, bahan olahan, bahan tambahan yang digunakan. Dikatakannya tentu dari LPPOM MUI memiliki syarat agar memenuhi kriteria yang dimaksud.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 13:11

Pemakaman Covid-19 Akan Ditata

TARAKAN - Luas pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang mencapai 40…

Rabu, 20 Januari 2021 13:09

Pembukaan PPPK Harus Diseriusi

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menegaskan bahwa kuota…

Rabu, 20 Januari 2021 13:04

DPO Narkoba, Demokrat Pecat R

TARAKAN – Kasus pengiriman narkoba dari Malaysia yang ditengarai atas…

Rabu, 20 Januari 2021 13:03

Usulkan Vaksinasi Mandiri Karyawan

TARAKAN – Para pengusaha meyakini vaksinasi Covid-19 yang tengah berjalan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:49

PPPK Dibuka, Bakal Ada yang ‘Didepak’

TARAKAN - Rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di…

Selasa, 19 Januari 2021 13:43

Pelaku Usaha Harus Kreatif

TARAKAN - Pandemi Covid-19 yang masih ada di 2021 ini,…

Selasa, 19 Januari 2021 13:42

Kadin ‘Jemput’ Dana PEN ke Kaltara

TARAKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyeriusi dana pemulihan…

Senin, 18 Januari 2021 11:15

Evaluasi Vaksinasi Covid-19 Tahap I di Kaltara, Cakupan Rendah, Bermasalah di Sistem

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy menyampaikan, pelaksanaan…

Senin, 18 Januari 2021 11:12

Vaksin Merah Putih Harus Lalui 3 Tahap

TAK hanya vaksin Sinovac, Moderna dan Pfizer, namun Indonesia berhasil…

Senin, 18 Januari 2021 11:10

Kaltara Dapat 40 Paket Proyek, Senilai Rp 700,14 Miliar

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengungkapkan, sesuai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers