MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 16 Oktober 2019 12:04
2020, Persoalan Regulasi dan Keuangan Masih Menghantui

PROKAL.CO,  NUNUKAN – Kondisi pemerintahan di Kabupaten Nunukan hingga saat ini belum stabil. Karena masih ada dua permasalahan yang masih menghantui Pemkab Nunukan, yakni permasalahan regulasi dan keuangan daerah yang belum keluar dari zona nyaman.

Bahkan di 2020 permasalah tersebut masih menghantui Kabupaten Nunukan utamanya defisit anggaran.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura mengatakan, masih banyak permasalahan yang terjadi di daerah termasuk permasalahan regulasi. Ini terjadi karena kewenangan pemerintah daerah sangat terbatas. Begitu juga dengan anggaran yang dimiliki pemkab.

“Memang semakin tahun semakin banyak kesulitan yang dihadapi, berbeda di tahun sebelumnya,” kata Laura.

Ia pun membandingkan APBD di pemerintahan sebelumnya mencapai Rp 1,9 triliun hingga Rp 2 triliun. Namun tahun ini APBD hanya Rp 1,3 triliun. Sehingga masih banyak kesulitan yang dihadapi.

Lebih jauh Laura mengatakan, APBD Rp 1,3 triliun sudah termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK). Anggaran tersebut tidak dapat diganggu. Sehingga anggaran daerah yang tersisa dan harus digunakan selama setahun hanya Rp 800 miliar.

“Maka dari itu harus memaksimalkan pekerjaan dengan anggaran Rp 800 miliar,” ujarnya.

Di antaranya tetap menganggarkan 20 persen untuk pendidikan, 10 persen untuk kesehatan, begitu pula dengan dana desa yang wajib dialokasi dan tidak dapat dihindari.

Ketiga anggaran tersebut wajib untuk diprioritaskan, selebihnya akan disesuaikan dengan kegunaan yang dipriortaskan seperti pembangunan, serta anggaran lainnya yang memang dibutuhkan. Seperti membayar gaji para tenaga honorer.

Porsi untuk tenaga honorer saat ini telah melewati batas, sehingga perlu ada solusi agar tenaga honerer dapat dialihkan ke pekerjaan lain, agar tidak membebani pemerintah daerah. Karena semakin banyak tenaga honorer, maka semakin tinggi biaya yang harus dikeluarkan.

Seperti diketahui, saat ini sejumlah daerah di seluruh Indonesia mengalami defisit anggaran, sebagai akibat tidak tercapainya target penerimaannya. Selain itu, kebijakan pemerintah pusat untuk memotong sebagian atau menunda transfer dana perimbangan ke daerah juga turut menjadi sebab terjadinya defisit anggaran.

Pemkab Nunukan juga telah melakukan berbagai upaya dalam merasionalisasi dan efesiensi anggaran secara maksimal, sehingga Bupati pun meminta masyarakat tidak perlu panik  dan pesimistis dalam menghadapi situasi sulit seperti saat ini.  Laura pun mengajak kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung langkah – langkah efisiensi dan rasionalisasi yang bakal diputuskan Pemkab Nunukan.

“Saya meminta kepada ASN untuk ikut menjelaskan kondisi yang kini tengah dialami Nunukan. Dan pihaknya berharap, Nunukan dapat segera keluar dari kondisi tersebut,” pungkasnya. (nal/ana)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 November 2019 13:59

Warga Mengeluh Kondisi Dermaga Mantikas Memprihatinkan

NUNUKAN – Dermaga Mantikas yang berlokasi di Desa Setabu digunakan…

Sabtu, 16 November 2019 14:58

Alasan Cuaca, Listrik Padam Lima Jam

NUNUKAN – Cuaca buruk melanda wilayah Nunukan, sehingga mengakibatkan listrik…

Sabtu, 16 November 2019 14:55

Tak Ada Anggaran Pemeliharaan, PJU Tak Berfungsi

NUNUKAN – Penerangan jalan umum (PJU) yang seriing tidak dinyalakan,…

Sabtu, 16 November 2019 14:44

Problem Guru, Sertifikasi hingga Penempatan

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan mengungkap jika…

Jumat, 15 November 2019 15:10

Peningkatan Fisik Sekolah Harus Merata

NUNUKAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan saat ini…

Jumat, 15 November 2019 15:08

Tenaga Medis Pelosok Jadi Nakes Teladan

NUNUKAN – Salah seorang apoteker di Puskesmas Long Bawan, Kacamatan…

Rabu, 13 November 2019 14:06

Data Pemilih Akan Berubah

NUNUKAN – Pemilihan Kepala Daerah akan segera berlangsung. Komisi Pemilihan…

Rabu, 13 November 2019 13:58

Masuk Ilegal, WNA Malaysia Dideportasi

NUNUKAN - Imigrasi Kelas II Nunukan mendeportasi seorang Warga Negara…

Selasa, 12 November 2019 14:21

Peran Daerah Dibutuhkan untuk Pertumbuhan Ekonomi.

YOGYAKARTA – Daerah diberikan kesempatan berkreasi dalam meningkatkan dan mengembangkan…

Selasa, 12 November 2019 14:18

Veteran Dwikora Ziarah Lokasi Tugas

NUNUKAN – Hari Pahlawan yang diperingati pada Minggu (10/11), membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*