MANAGED BY:
RABU
08 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41
Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat
KASUS MENINGKAT: Sejumlah barang bukti media pembawa hama penyakit hewan dan organism pengganggu tumbuhan dimusnahkan, kemarin (15/10).

PROKAL.CO,

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia masuk ke Kaltara sangat besar. Balai Karantina Pertanian Tarakan (15/10) memusnahkan 10 ton media pembawa hama penyakit hewan dan organisme pengganggu tumbuhan. Didapati barang-barang tersebut masuk ke Indonesia melalui Kaltara tanpa dilengkapi sertifikat negara asal.

Plh Kepala Pusat Kepatuhan, Kerja Sama dan Informasi Perkarantinaan, Suryo Irianto mengatakan, daerah yang berbatasan dengan negara tetangga akan berpotensi dilintasi barang tersebut secara ilegal. Sebagian besar barang yang dimusnahkan tersebut didapati tidak memiliki sertifikat kesehatan.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan harus dilakukan tindakan karantina, pemeriksaan hingga pemusnahan. Jika tidak memiliki sertifikat karantina hewan 7 hari dan karantina tumbuhan 14 hari,” bebernya.

Kemudian, kebijakan Menteri Pertanian untuk importasi pangan strategis harus dilakukan tindakan pengawasan ketat. Termasuk beras, bawang merah, bawang putih dan bawang Bombay yang diimpor dari luar Indonesia, harus melalui pengawasan yang sangat ketat.

“Misalnya daging kerbau, yang masuk tanpa jaminan kesehatan dari negara asalnya maka berpotensi besar membawa hama penyakit hewan karantina (HPHK) terutama virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Tarakan, Akhmad Alfaraby menyebutkan, khusus di Tarakan untuk lalu lintas daging kerbau secara ilegal mengalami peningkatan. Di tahun 2018 terdapat 2 kali penahanan produk daging ilegal berjumlah 1,3 ton dan meningkat di tahun 2019 menjadi 7 kali penahanan sebanyak 3,9 ton.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:32

Bisa Jadi Lawan Kuat, Udin - Indrajit

TARAKAN – Sebelumnya H. Udin Hianggio sempat menyinggung nama Indrajit,…

Selasa, 07 Juli 2020 12:31

Perpanjang PSBB Tarakan, Bisa Ya dan Bisa Tidak

TARAKAN - Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap keempat…

Selasa, 07 Juli 2020 12:28

Tarakan Masih Zona Merah, PSBB Potensi Diperpanjang

TARAKAN – Kasus pasien sembuh dari Covid-19 di Tarakan bertambah…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:59

Hindari Penularan Covid, Gasebo Ditertibkan

Tarakan  -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama beberapa…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:51

Cerita dari Kecelakaan Speedboat Antasena, Penumpang Tak Sadar Ditarik dari Jendela

TANA TIDUNG - Usai mengalami kecelakaan 14 penumpang speedboat nonreguler…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:39

Selanjutnya Partai Demokrat ke Iraw?

TARAKAN – Partai Demokrat disebut-sebut salah satu partai yang dilobi…

Jumat, 03 Juli 2020 11:18

Alhamdullilah... Tiga Hari, di Tarakan 13 Pasien Sembuh

TARAKAN - Tiga hari berturut-turut terdapat pasien yang dinyatakan sembuh…

Jumat, 03 Juli 2020 09:21

“Pancasila Jangan Diganggu Lagi”

TARAKAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan dan sejumlah ormas…

Jumat, 03 Juli 2020 09:19

Sektor Perparkiran Alami Kebocoran PAD

TARAKAN - Meski telah diresmikan sejak Januari lalu, namun hingga…

Jumat, 03 Juli 2020 08:56

Sriwijaya Air Kembali Layani Rute Tarakan

TARAKAN – Mulai 1 Juli 2020, maskapai Sriwijaya Air akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers