MANAGED BY:
RABU
08 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 14 Oktober 2019 21:39
Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery
PANTAU: Kepala BKIPM Tarakan memantau proses hachtery kepiting milik Koperasi PNK. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM) Tarakan Umar mengunjungi instalasi pembenihan kepiting yang dibangun oleh Koperasi Produsen Nelayan Kaltara (PNK), kemarin (14/10). Diketahui instaslasi itu dibangun guna meningkatkan hasil mutu dari kepiting.

Selain itu, diharapkan juga bisa melestarikan habitat kepiting melalui budi daya. “Jadi semua hasil pembenihan ini benar-benar harus dalam pengawasan BKIPM,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya juga nanti akan memantau dan memastikan berapa bibit yang akan ditebar. Kemudian harus diketahui juga tingkat kematian bibit kepiting tersebut hingga berapa persen. “Setelah itu baru dipastikan nantinya ketika ada pengiriman kepiting, akan didapatkan angka pasti dari pembenihan dan jumlah yang dilepaskan itu sama,” bebernya.

Meski demikian, pihaknya juga belum bisa mendapatkan kepastian bahwa semua bibit kepiting yang dilepaskan nantinya merupakan kepiting bertelur. Sehingga pihaknya berharap adanya regulasi lagi untuk pengawasannya.

Ke depannya menghindari adanya modus pengakuan terhadap kepiting yang akan dikirim adalah kepiting hasil budi daya. Namun ternyata yang dikirim merupakan kepiting bertelur dari alam. Apalagi sampai saat ini Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) No. 56 Tahun 2016, melarang seluruh eksploitasi kepiting betina bertelur masih berlaku. Pihaknya juga selaku pelaksana dari regulasi tersebut memastikan akan tetap pada aturan yang ada.

“Untuk regulasi kepiting dari hasil pembenihan itu akan ada. Namun sampai saat ini hatchery yang ada masih dalam tahap uji coba,” ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:32

Bisa Jadi Lawan Kuat, Udin - Indrajit

TARAKAN – Sebelumnya H. Udin Hianggio sempat menyinggung nama Indrajit,…

Selasa, 07 Juli 2020 12:31

Perpanjang PSBB Tarakan, Bisa Ya dan Bisa Tidak

TARAKAN - Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap keempat…

Selasa, 07 Juli 2020 12:28

Tarakan Masih Zona Merah, PSBB Potensi Diperpanjang

TARAKAN – Kasus pasien sembuh dari Covid-19 di Tarakan bertambah…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:59

Hindari Penularan Covid, Gasebo Ditertibkan

Tarakan  -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama beberapa…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:51

Cerita dari Kecelakaan Speedboat Antasena, Penumpang Tak Sadar Ditarik dari Jendela

TANA TIDUNG - Usai mengalami kecelakaan 14 penumpang speedboat nonreguler…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:39

Selanjutnya Partai Demokrat ke Iraw?

TARAKAN – Partai Demokrat disebut-sebut salah satu partai yang dilobi…

Jumat, 03 Juli 2020 11:18

Alhamdullilah... Tiga Hari, di Tarakan 13 Pasien Sembuh

TARAKAN - Tiga hari berturut-turut terdapat pasien yang dinyatakan sembuh…

Jumat, 03 Juli 2020 09:21

“Pancasila Jangan Diganggu Lagi”

TARAKAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan dan sejumlah ormas…

Jumat, 03 Juli 2020 09:19

Sektor Perparkiran Alami Kebocoran PAD

TARAKAN - Meski telah diresmikan sejak Januari lalu, namun hingga…

Jumat, 03 Juli 2020 08:56

Sriwijaya Air Kembali Layani Rute Tarakan

TARAKAN – Mulai 1 Juli 2020, maskapai Sriwijaya Air akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers