MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 14 Oktober 2019 08:30
Bangayo, Kulineran Berbasis Non-tunai
LAUNCHING : Wali Kota Tarakan dr. Khairul dan KPw BI Kaltara Hendik Sudaryanto bersama sejumlah pejabat meresmikanPusat Wisata Kuliner Bangayo, Sabtu (12/10) malam.

PROKAL.CO,  TARAKAN - Keberadaan Pusat Wisata Kuliner Baya Ngakan Mayo (Bangayo) yang diresmikan, Sabtu (12/10) diharapkan bisa menjadi salah satu pendorong perekonomian Kaltara khususnya Tarakan. Di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB), Pusat Wisata Kuliner Bangayo bisa menjadi salah satu pilihan masyarakat Tarakan maupun wisatawan lokal dan mancanegara menikmati kuliner yang ada Tarakan.

Kepala KPw BI Kaltara Hendik Sudaryanto mengatakan, saat ini Kaltara dalam hal peningkatan di sektor perekonomiannya masih bergantung pada batu bara dan pertambang, dirinya menilai sebenarnya Kaltara memiliki potensi peningkatan perekonomian di sektor lainnya, salah satunya ada di sektor pariwisata.

“Sejalan dengan tugas BI untuk memajukan perkonomian daerah, kita menggandeng 17 bank yang ada di Tarakan untuk berkontribusi dengan adanya Pusat Wisata Kuliner Bangayo yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang ada di Bumi Paguntaka,” ujarnya.

Saat ini Pusat Wisata Kuliner Bangayo ditempati 22 pelaku UKM yang menjual makanan dan minuman bagi pengunjung yang datang, menariknya pelaku UKM dalam menjual makanan dan minuman menggunakan sistem pembayaran non-tunai.

“Di Kaltara, Pusat Wisata Kuliner Bangayo merupakan pusat wisata kuliner pertama yang menggunakan sistem pembayaran non tunai, disini ada non tunai berbasis dompet elektronik dan non tunai berbasis alat pembayaran menggunakan kartu,” bebernya.

“Lebih praktis dan efisien, cukup dengan scan (pindai) saja, sudah terbayarkan berapa pun nominal pembeliannya. Tidak seperti pembayaran tunai harus digenapkan lagi. Selain itu pembayaran sistem non-tunai juga sebagai upaya menekan tindakan kejahatan yang sering terjadi pada transaksi tunai,” ucapnya.

Selain itu keberadaan Pusat Wisata Kuliner Bangayo juga sejalan dengan visi wali kota dan wakil wali kota terpilih dr. Khairul-Effendhi Djuprianto dan mendukung konsep smart city.

“Kami harapkan keberadaannya tetap eksis terus, serta bisa menjadi salah satu ikon baru Kota Tarakan dan menjadi tempat hiburan masayarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Tarakan,” tuturnya.

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul mengatakan, masyarakat Tarakan tak perlu lagi bingung mencari referensi menikmati senggang. “Saya sedikit bingung juga ketika tamu dari luar Tarakan menanyakan tempat mana yang bisa dikunjungi untuk menghabiskan waktu pada malma hari, hal inilah yang membuat saya ingin membuat tempat wisata kuliner, karena selama ini tamu dari luar Tarakan hanya menghabiskan waktu kembali ke hotel,” ucapnya.

“Dengan support (dukungan) BI bersama 17 bank dan BUMN yang ada di Tarakan, tidak sampai 2 bulan akhirnya pusat wisata kuliner yang diberi nama Bangayo ini bisa terealisasi,” ucapnya.

Dalam pengelolaan Pusat Wisata Kuliner Bangayo dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata yang ditunjuk oleh BI. Di mana nanti segala hal yang ada di lokasi tersebut menjadi tanggung jawabnya termasuk pengelolaan sampah.

“Selain sebagai tempat wisata kuliner pada malam hari, pukul 01.00 WITA hingga pukul 05.30 WITA kawasan tersebut menjadi tempat aktifitas ekonomi lainnya yaitu tempat berjualan sayur yang dibatasi hingga pukul 06.00 WITA. Hingga batas waktu semuanya harus bersih dari sampah,” ujarnya.

Sementara itu salah satu pelaku UKM yang mengisi stan di kawasan tersebut, Ani menuturkan sangat terbantu dengan adanya stan yang diperuntukkan pelaku UKM di Pusat Wisata Kuliner Bangayo.

“Dibuatkannya tempat ini berarti kami diperhatikan sebagai pendorong perekonomian di Tarakan,” ujarnya.

Di hari pertama Pusat Wisata Kuliner Bangayo, makanan jualannya yakni nasi samil dan soto banjar habis terjual dibeli oleh pengunjung. “Masih banyak yang belum paham menggunakan pembayaran sistem non-tunai, sehingga banyak tadi menggunakan pembayaran tunai,” tuturnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa sistem pembayaran non tunai sangat praktis dan efisien dibandingkan pembayaran tunai. “Lebih mudah dibandingkan tunai, yang harus mengembalikan lagi jumlah uang dengan nominal tertentu, kadang nominal itu harus digenapkan lagi,” ucapnya.

Sementara salah satu pengunjung Pusat Wisata Kuliner Bangayo, Andri mengaku keberadaan pusat wisata kuliner kali ini bisa menjadi salah satu ikon baru di Bumi Paguntaka.

“Ini bisa menjadi referensi baru bagi orang yang berkunjung ke Tarakan untuk menghabiskan waktunya pada malam hari. Apalagi di sini memiliki kelebihan lain yakni pembayaran menggunakan sistem non tunai  yang lebih efisien dan praktis,” imbuhnya. (jnr/lim)

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 November 2019 14:52

Sport Center Terancam Mangkrak Lagi

TARAKAN – Lanjutan pembangunan Sport Center di Kampung Empat, Tarakan…

Jumat, 15 November 2019 15:03

Brimob Siap Amankan Pilkada 2020

TARAKAN - Suksesnya Pilpres dan Pileg serentak yang berlangsung tahun…

Jumat, 15 November 2019 15:01

Dewan Berharap Pemkot Sidak Rumah Makan

TARAKAN - Sebagian masyarakat masih kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg.…

Kamis, 14 November 2019 11:42

Aktivitas Pelabuhan Tengkayu I Dibatasi

TARAKAN – Proyek pembangunan Pelabuhan Tengkayu I (SDF) masih terus…

Rabu, 13 November 2019 13:28

Mau Hijrah, Ratusan Warga Hapus Tato, dari Seniman Hingga Ibu Rumah Tangga

TARAKAN - Selasa (12/11) sekira pukul 09.00 WITA, Gedung Komite…

Rabu, 13 November 2019 13:23

Besaran UMK Tarakan Diusulkan Rp 3,7 Juta

TARAKAN – Para buruh merasa lega, setelah pembahasan mengenai angka…

Rabu, 13 November 2019 13:00

Portal Digital Tengkayu I Berlaku Tarif per Jam

TARAKAN – Setelah terpasang, portal digital pada Pelabuhan Tengkayu I…

Rabu, 13 November 2019 12:56

Divonis MA 3 Tahun, Terpidana Menyerahkan Diri

TARAKAN - Menerima surat pemanggilan kedua, terpidana kasus korupsi kegiatan…

Selasa, 12 November 2019 14:16

DIKELUHKAN..!! Makanya Tarif Jasa Pengiriman Perlu Diatur

TARAKAN - Sistem baru dalam aktivitas pengiriman barang pada Pelabuhan…

Selasa, 12 November 2019 13:59

Kenaikan Hanya Berdampak pada Warga Mampu

TARAKAN - Kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*