MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 12 Oktober 2019 09:08
Selama 1,5 bulan ia selalu hadir saat memimpin operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bulungan. Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya harus digadaikan untuk memenuhi kebutuhan operasi penanganan karhutla.
Gadai KTP untuk Biaya Operasional dan Konsumsi Petugas

Cerita Penanganan Karhutla di Tanjung Selor (Bagian 3-Habis)

BERJUANG: Kepala BBPD Bulungan Ali Patokah (tengah) bersama Dandim 0903/Tsr Kolonel Inf Aswin Kartawijaya dan Kapolres Bulungan AKBP Andrias Nugroho Susanto saat memantau kondisi karhutla di Kecamatan Tanjung Palas Timur.

PROKAL.CO,  AKSINYA selama beberapa bulan terakhir menjadi buah bibir. Bagaimana tidak, dengan jabatan yang dimiliki tak membuatnya memilih berada di ruangan yang nyaman. Ia lebih memilih berada di lokasi karhutla dengan hawa panas. Tak hanya itu, tugasnya tidak dibedakan dengan personel lainnya. Semua tugas lapangan sudah dilakukan. Terkadang, ia harus bermalam di lokasi karhutla. Niat tulus dan perbuatannya begitu ikhlas.

Dia, Ali Patokah orang yang tak bisa diam ketika mendapati informasi terjadi karhutla. Uniform lapangan berwarna orange selalu disiapkan di kendaraan miliknya. Setiap operasi penanganan karhutla ia mendominasi memimpin personelnya. Dengan jabatan yang diemban sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan ia lebih memilih terjun langsung di lapangan dibanding menunggu informasi dari personelnya di lapangan.

Walaupun selama berada di lapangan selain harus mengerahkan tenaga dan pikiran, ia juga ikut membiayai hingga 30 kali operasi atau kegiatan dari dana pribadi miliknya. Ia tidak bisa lagi mengandalkan anggaran dari instansi yang ia pimpin. Sebab, selama satu tahun penganggaran hanya mampu mengcover enam kegiatan.

“Sejak awal sudah habis, sebab target setahun hanya enam kegiatan. Ternyata 30 kegiatan. Karena kami tidak tega mendengar informasi di manapun dan kapanpun ketika terjadi karhutla dan kami selalu siap,” ucapnya.

Setiap kali kegiatan ia mengerahkan setidaknya 20 hingga 26 orang. Kemudian dibagi menjadi tiga regu agar masing-masing delapan orang tiap regu dan dilakukan bergantian guna menjaga kondisi kesehatan. Dengan jumlah personel puluhan dikerahkan, kemudian enam armada setidaknya membutuhkan Rp 4 juta. Setiap kegiatan artinya pendanaan pribadi sudah mencapai Rp 60 juta dikeluarkan.

Hal itu untuk pembiayaan bahan bakar kendaraan dan konsumsi personel yang bertugas di lapangan. Dan sejauh ini diperkirakan 15 kegiatan ditanggung pribadi. Untuk mendapatkan kepercayaan agar mendapatkan konsumsi personel harus menyebutkan namanya.

“Caranya KTP saya ditinggal untuk mendapatkan konsumsi dan BBM atau bilang nanti Ali Patokah yang bayar. Terkadang juga anggota bawa makanan dari rumah masing-masing. Saya berdoa akan ada penggantinya,” kisahnya sembari tertawa.

Ia merasa dapat sedikit bernafas lega ketika adanya pertemuan dan pembahasan terkati persoalan karhutla. Di mana, dari pihak ketiga yakni perusahaan memberikan bantuan anggaran. Kemudian yang menjadi perhatian ke depannya yakni cuaca lebih ekstrem yang terjadi tahun ini.

Tentunya, persiapan sudah dilakukan mulai saat ini. Dengan mengupayakan dan memperjuangkan adanya bantuan pompa dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “BPBD sendiri mempersiapkan personel dengan diberikan pelatihan mengikuti peningkatan sumber daya manusia (SDM) atau diklat. Selain itu, berupaya meningkatkan peralatan di BPBD Bulungan,” jelasnya. (*/eza)


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 17:59

Listrik Padam 5 Jam Tanpa Pemberitahuan

TANJUNG SELOR – Warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Bulungan…

Rabu, 20 November 2019 17:57

Kasus Sabu 38 Kg Segera Disidangkan

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan kasus sabu seberat 38…

Rabu, 20 November 2019 17:55

9 Dokter Spesialis Didorong Ikut Tes CPNS

TANJUNG SELOR – Dari 300 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

Selasa, 19 November 2019 10:28

Penggunaan Suket Jadi Polemik

TANJUNG SELOR – Penggunaan surat keterangan (suket) sebagai pengganti Kartu…

Selasa, 19 November 2019 10:20

Formasi Dokter Spesialis Masih Kosong

TANJUNG SELOR - Jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 19 November 2019 10:17

Petugas Door to Door, Minta Masyarakat Ikut Aktif

Nyaris setiap pelaksanaan pesta demokrasi, data pemilih ganda menjadi momok…

Senin, 18 November 2019 17:47

Puluhan Pelamar CPNS Terkendala Akreditasi

TANJUNG SELOR – Beberapa kendala teknis dialami para pelamar calon…

Senin, 18 November 2019 17:43

Perbaikan Pelabuhan Feri Tak Kunjung Terealisasi

TANJUNG SELOR – Hingga mendekati masa berakhirnya kalender tahun 2019…

Senin, 18 November 2019 17:41

Puskesmas Long Beluah Minim Tenaga Dokter

TANJUNG SELOR – Kesehatan masih menjadi masalah yang selama ini…

Senin, 18 November 2019 17:38

Belajar di Tengah Malam dan Subuh Jadi Kunci Sukses

Vinda Irahmika, anak seorang petani dinobatkan sebagai peraih cum laude…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*